Blora  

Gelar Wayang, Pemkab Blora Sosialisasikan Hasil Pembangunan

CEPU – Pemeritah Kabupaten Blora melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) mensosialisasikan hasil-hasil pembangunan melalui pagelaran wayang kulit karena dinilai efektif  dan komunikatif.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora, Sugiyono, mengatakan selain untuk memberi hiburan kepada warga masyarakat, pagelaran wayang kulit yang dihelat di halaman Hotel Arra Amandaru Cepu, Jumat (22/6) mengambil tema sosialisasi hasil-hasil pembangunan Kabupaten Blora tahun 2018 di wilayah setempat.

Dinkominfo, menurut Sugiyono, selain di kecamatan Cepu, akan menggelar wayang kulit dengan agenda yang sama di Kecamatan Randublatung tanggal 29 Juni 2018 di kompleks pasar setempat.
“Siapa saja bisa memanfaatkan pertunjukan wayang kulit untuk berbagi sosialisasi. Kami harapkan tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan, serta diparesiasi masyarakat khususnya terkait capaian dan rencana pembangunan,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, melalui pergelaran wayang kulit, diharapkan terjalin silaturahmi antara pemerintah  dan masyarakat. “Sehingga bisa menyampaikan harapan juga kritik yang membangun melalui dialog interaktif,” ujarnya.
Pagelaran wayang kulit kali ini menampilkan dalang Ki Sigid Ariyanto dari Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dengan mengambil lakon “Semar Bangun Kahyangan”.

Di tempat yang sama, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE, MSi mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya mengapresiasi dan mendukung terselenggaranya acara pelestarian seni tradisi di Kabupaten Blora. Ia meminta, agar acara yang sama digelar di setiap kecamatan. 
“Kami berharap, acara yang sama digelar di 16 Kecamatan, tidak hanya di dua kecamatan saja. Ini merupakan upaya pelestarian seni tradisi,” ucapnya.
Acara dimulai pukul 20.30 WIB dengan ditandai penyerahan tokoh wayang oleh Sekda Blora Komang Gede Irawadi kepada Ki  Dalang Sigid Ariyanto.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Ignatius Ary Soesanto mengemukakan sosialisasi hasil-hasil pembangunan tahun 2018 melalui pagelaran wayang kulit di kecamatan Cepu tahun 2018 antara lain mencakup pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, taman kota, gedung pelayanan masyarakat serta dimulainya pembangunan di kawasan lapangan terbang Ngloram. 

“Capaian pembangunan ini perlu disampaikan kepada masyarakat agar diketahui dan ikut peduli merawat serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui pagelaran wayang kulit,” ujarnya. (*)
KONTEN MENARIK UNTUK ANDA

KONTEN PILIHAN UNTUK ANDA