KABARCEPU.ID – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah serta kebutuhan pengembangan fasilitas olahraga menjadi perhatian dalam kegiatan serap aspirasi anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya bersama anggota Komisi A DPRD Kabupaten Blora, Galuh Saraswati di Balai Desa Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Senin (26/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Galuh menyoroti manfaat program BSPS yang dinilai tidak hanya membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian layak, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa.
Menurut Galuh, program bedah rumah merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman.
“Program BSPS ini sangat membantu masyarakat. Tidak hanya membuat rumah warga menjadi lebih layak huni, tetapi juga menggerakkan perekonomian di desa karena ada pembelian material bangunan dan tenaga kerja yang dilibatkan,” ujar Galuh.
Ia menjelaskan, bantuan BSPS pada 2026 mencapai Rp20 juta per unit rumah, dengan alokasi Rp17,5 juta untuk material bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk material bangunan dan biaya tenaga kerja agar digunakan sesuai peruntukannya.
Galuh mengungkapkan, pada Oktober 2026, pelaksanaan program BSPS di wilayah Cepu telah menyasar 26 rumah, sedangkan di wilayah Ngloram sebanyak 10 rumah.
Adapun secara keseluruhan, program BSPS 2026 di Kabupaten Blora menyasar 2.560 rumah warga. Hingga Oktober 2026, sebanyak 1.209 rumah telah memasuki tahap pekerjaan fisik.
“Kami berharap program BSPS ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Masih ada warga yang memerlukan bantuan agar rumahnya menjadi lebih layak, sehingga program seperti ini perlu terus didorong,” katanya.

Perjuangkan Fasilitas Olahraga untuk Anak Muda
Selain program perumahan, Galuh turut menyampaikan aspirasi mengenai pengembangan fasilitas olahraga, khususnya lapangan futsal dan lapangan voli. Ia menilai minat generasi muda di Cepu terhadap olahraga sangat besar, tetapi belum sepenuhnya didukung sarana yang memadai.
“Kalau bicara olahraga, anak-anak muda di sini antusiasmenya luar biasa. Karang taruna juga aktif. Namun, terkadang mereka terkendala fasilitas. Karena itu, kami berharap ada perhatian untuk pengembangan lapangan futsal dan lapangan voli,” ungkapnya.
Menurut Galuh, ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai penting untuk mendukung aktivitas positif generasi muda sekaligus memperkuat kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.
Ia berharap aspirasi tersebut dapat menjadi bahan pembahasan dan koordinasi dengan pemerintah maupun pihak terkait agar kebutuhan fasilitas olahraga di wilayah Cepu memperoleh perhatian dalam program pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Galuh juga menyampaikan terima kasih kepada Mas Danang beserta tim yang hadir untuk bertemu langsung dengan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Terima kasih kepada Mas Danang dan tim yang sudah berkenan hadir di dapil saya, khususnya di Cepu. Mumpung ada anggota DPR RI di sini, mari kita manfaatkan pertemuan ini untuk bertukar pikiran dan menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Harapannya, ke depan ada hal-hal baik yang bisa kita perjuangkan bersama,” tuturnya.
Mas Danang Ajak Warga Terbuka Menyampaikan Aspirasi
Sementara itu, Danang Wicaksana Sulistya atau yang akrab disapa Mas Danang mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan persoalan dan kebutuhan pembangunan kepada wakil rakyat, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia menegaskan, aspirasi masyarakat perlu disampaikan secara terbuka agar dapat menjadi bahan perjuangan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
Sebagai anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra yang mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah III, meliputi Blora, Rembang, Pati, dan Grobogan, Danang menyatakan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Ia berharap komunikasi yang terjalin melalui kegiatan serap aspirasi dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk keberlanjutan program BSPS dan pengembangan sarana olahraga.
Melalui kolaborasi tersebut, aspirasi warga Karangboyo dan masyarakat Cepu diharapkan dapat diperjuangkan melalui koordinasi serta pengusulan program pembangunan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora Lenova Chandra, Adiria dari Komisi C DPRD Blora, Ika Dewi dari Komisi D DPRD Blora, Lurah Karangboyo Sri Kartini, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda Karangboyo, Kecamatan Cepu.***





