KABARCEPU.ID – Program pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kini telah selesai 100 persen, menjadi tonggak penting dalam peningkatan infrastruktur daerah tersebut.
Infrastruktur ini hadir sebagai solusi strategis untuk mengatasi kendala mobilitas yang selama ini dihadapi oleh masyarakat setempat, dengan menawarkan aksesibilitas yang jauh lebih efisien dan terjamin keamanannya.
Jembatan Garuda yang berada di Sungai Ndoyo, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ini menjadi penghubung strategis antara Desa Kapuan dan Desa Cabean.
Jembatan tersebut dibangun dengan ukuran panjang 12 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 3,5 meter. Kehadiran jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses pelayanan kesehatan.
Selain menjadi penghubung antar desa, Jembatan Garuda juga mendukung konektivitas menuju Bandara Ngloram Cepu sehingga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Cepu dan sekitarnya.
Sebanyak 3.048 jiwa tercatat menjadi penerima manfaat langsung dari pembangunan jembatan ini. Warga kini dapat melintas dengan lebih aman, nyaman, dan efisien, terutama saat musim hujan yang sebelumnya kerap menghambat akses transportasi.
Hariyono Kepala Desa Kapuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas selesainya pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah melalui Program Jembatan Garuda ini. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat kami karena menjadi akses utama penghubung Desa Kapuan dengan Desa Cabean serta jalur menuju Bandara Ngloram. Semoga keberadaan jembatan ini membawa manfaat besar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Desa Kapuan, Rabu (13/5/2026).
Dengan beroperasinya Jembatan Garuda ini secara penuh, diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi lokal melalui kelancaran distribusi barang dan jasa, sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga desa dan sekitarnya.***

