KABARCEPU.ID – Menjelang peringatan HUT ke-81 RI, pelaku usaha konveksi kaos custom dan seragam harus menghadapi situasi yang kurang menguntungan.
Meski pesanan masuk lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa, kondisi tahun 2026 ini terasa jauh berbeda, tidak seramai tahun lalu. Sebab, pesanan skala besar jarang dijumpai.
Menurut pemilik Zhi Sablon Desa Nglebur Kecamatan Jiken, Andika, penurunan omset cukup drastis yang dirasakan pengusaha konveksi lokal, bisa mencapai 50 persen jika dibandingkan dengan musim kemerdekaan tahun sebelumnya.
Penyebab utama sepinya pesanan ini, kata dia, karena minimnya kegiatan perlombaan di tingkat desa. “Di wilayah Nglebur, Bleboh, dan Janjang misalnya, ketiga desa yang saling bertetangga ini kompak tidak mengadakan perlombaan sama sekali dari pihak pemerintah desanya,” kata Andika, Rabu 13 Agustus 2026.
Meskipun acara Agustusan atau karnaval tetap berjalan, pelaksanaannya dibuat lebih sederhana. Hal ini, menurut dia, membuat antusiasme masyarakat untuk memesan seragam atau kaos custom menjadi berkurang.
Kondisi ini, menurut Andika, tidak hanya dialami oleh dirinya saja. Obrolan di antara sesama pelaku usaha dari berbagai desa dan kecamatan, hampir semua mengeluhkan hal yang sama.
Hanya ada beberapa desa mandiri yang masyarakatnya masih memiliki antusiasme tinggi, namun secara keseluruhan, jumlah pesanan tetap menurun dibanding tahun lalu.
Padahal dari segi produksi, lanjut Andika, para pelaku usaha mengaku sama sekali tidak menemui kendala, baik dari segi tenaga kerja maupun ketersediaan bahan.
Stok bahan baku tahun ini terbilang aman dan melimpah. Kondisi ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu yang sempat diwarnai kelangkaan kain untuk warna-warna cerah yang tidak umum.
Untuk tahun ini, bahan baku warna populer seperti hitam, putih, dan merah tersedia dalam jumlah yang sangat mencukupi, sehingga proses pengerjaan pesanan berjalan sangat lancar.
“Satu-satunya hambatan yang dihadapi para perajin kaos saat ini murni karena menurunnya permintaan pasar yang menyusut hingga setengahnya,” ungkapnya. (red)


















