Arsip Tag: Pertamina

Kunjungi Rig di Sumur Darajingga Blora, Dirut Pertamina Drilling Tekankan Zero Accident

KABARCEPU.ID – Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) Avep Disasmita melakukan kunjungan kerja ke RIG PDSI#40.3/DS1500-E yang tengah beroperasi di sumur eksplorasi Darajingga (DRJ)-001di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah, wilayah kerja PT Pertamina EP Zona 11 Regional 4, Cepu, Kamis 1 Januari 2026.

Kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen manajemen dalam memastikan seluruh aktivitas pengeboran berjalan aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya peningkatan cadangan migas nasional.

Sumur eksplorasi DRJ-001 mulai ditajak pada 9 Oktober 2025 dengan target kedalaman mencapai 3.500 meter.

Di hadapan kru rig, Avep menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (HSSE) merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Menurutnya, keberhasilan operasi pengeboran harus selalu diukur dari sejauh mana seluruh pekerja dapat pulang dalam kondisi selamat dan sehat.

“Target operasi boleh tinggi, tantangan boleh berat, tetapi keselamatan tidak boleh dikompromikan. Zero Accident bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang harus kita jaga bersama setiap hari,” ujar Avep.

Ia mengingatkan seluruh pekerja untuk konsisten menerapkan prosedur kerja aman, menggunakan alat pelindung diri secara disiplin, serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi risiko di lingkungan kerja.

Avep juga menegaskan pentingnya budaya saling mengingatkan antarpekerja sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan kerja.

“Setiap perwira Pertamina Drilling memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk menjaga keselamatan. Jika melihat kondisi tidak aman, hentikan pekerjaan, laporkan, dan pastikan perbaikan dilakukan. Tidak ada pekerjaan yang begitu mendesak hingga harus mempertaruhkan nyawa,” katanya.

Capaian RIG PDSI#40.3/DS1500-E hingga 31 Desember 2025 pukul 00.00 WIB, total jam kerja selamat (safe man hours) telah mencapai 3.450.308 jam. Catatan ini mencerminkan konsistensi penerapan standar HSSE di RIG ini.

Menurut Avep, capaian tersebut harus menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas operasional di tahun 2026.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga Zero Accident akan berdampak langsung pada keandalan operasi, efisiensi biaya, dan keberlanjutan proyek.

“Operasi yang aman adalah operasi yang paling produktif. HSSE yang kuat memastikan proyek berjalan tepat waktu, efisien, dan memberikan nilai maksimal bagi perusahaan dan negara,” ujarnya.

Operasi pengeboran sumur DRJ-001 memiliki peran strategis dalam mendukung upaya Pertamina Group meningkatkan cadangan migas domestik sebagai bagian dari ketahanan energi nasional.

Rig Superintendent PDSI #40.3/DS1500-E, Agung Priambodo, mengapresiasi kunjungan manajemen yang dinilainya memberikan dorongan moral bagi kru di lapangan.

“Kehadiran manajemen menjadi penyemangat bagi kami untuk bekerja lebih disiplin, profesional, dan mengutamakan keselamatan,” ujar Agung.

Avep berpesan keselamatan kepada seluruh kru sebagai komitmen bersama di awal tahun 2026. “Saya ingin tahun 2026 kita awali dengan satu tekad: bekerja selamat dari hari pertama hingga hari terakhir. Jaga diri kita, jaga rekan kerja kita, dan jaga operasi ini agar terus memberi kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional,” tegas Avep.

Pertamina Drilling memastikan akan terus menjalankan operasi pengeboran yang selamat, efisien, dan berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjaga pasokan energi nasional. ***

Ramai Keluhan Motor Brebet Usai Isi Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina

KABARCEPU.ID – Ramai laporan pengendara di sejumlah wilayah Jawa Timur, mulai Malang Raya, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, hingga Sidoarjo, yang mengeluhkan mesin motor tersendat dan kehilangan tenaga (motor brebet) usai mengisi BBM jenis Pertalite, langsung direspons pemerintah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke SPBU 26 Pertamina Asrikaton, Pakis, Malang. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi di lapangan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat soal dugaan BBM tidak sesuai standar.

“Saya bersama Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) yang bertanggung jawab untuk mengecek kualitas BBM. Kami baru saja menyelesaikan pengecekan di pompa bensin di sini di SPBU 26 Malang. Berdasarkan hasil sampel yang ada dinyatakan kualitas minyaknya sesuai standar dan baik untuk digunakan,” ujar Bahlil usai pengecekan, Rabu (29/10/2025).

Bahlil menambahkan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan di Malang. Kementerian ESDM bersama Lemigas juga menurunkan tim untuk mengecek sejumlah SPBU lain di Jawa Timur, termasuk di Gresik, Surabaya, dan Lamongan.

“Pemeriksaan dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat,” katanya.

Ia menuturkan beberapa SPBU di wilayah Surabaya, Gresik, dan Lamongan yang diduga bermasalah juga tengah diperiksa.

“Untuk beberapa SPBU mencurigakan atau ditengarai yang melaporkan ada campuran udara di Surabaya kemudian di Gresik dan Lamongan, tim juga sudah turun dan besok akan dirapatkan bersama hasil pemeriksaan seluruh SPBU pada jam 11,” tutur Bahlil.

Ia menegaskan, pemerintah akan bersikap tegas terhadap pihak mana pun yang terbukti melakukan pelanggaran dalam penyaluran dan pengelolaan BBM.

“Kalau benar ada sesuatu kejadian dan itu dilakukan oleh Pertamina maka kita pemerintah tidak segan-segan juga untuk memberikan sanksi tegas kepada Pertamina,” tegasnya.

Selain memeriksa mutu bahan bakar, pemeriksaan juga dilakukan terhadap pelaksanaan standar operasional pelayanan di SPBU. Tujuannya, memastikan BBM yang dikonsumsi masyarakat sesuai kualifikasi yang berlaku.

Sementara itu, di tempat terpisah, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman melaporkan hasil pemeriksaan di sejumlah SPBU Gresik dan Surabaya.

“Kami telah melakukan uji kualitas BBM melalui uji pasta air dan uji visual. Hasil uji di dua SPBU menunjukkan tidak ditemukan kandungan udara dalam BBM,” ujarnya.

“Dari hasil pengujian, seluruh sampel menunjukkan kondisi baik dan memenuhi standar. Prosedur pemeriksaan ini juga rutin dilakukan di setiap SPBU sebelum operasional untuk memastikan kualitas BBM yang akan dikonsumsi masyarakat,” jelas Laode.

Dari pihak Pertamina, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menegaskan, hasil uji laboratorium juga menunjukkan produk Pertalite dari Terminal BBM Tuban dan Surabaya masih memenuhi standar mutu yang berlaku.

Meski begitu, Pertamina Patra Niaga tetap melanjutkan penyelidikan di tingkat SPBU untuk memastikan kualitas BBM sepanjang jalur distribusi.

Ia menegaskan komitmen Pertamina dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan laporan di luar wilayah posko, Pertamina menyediakan berbagai kanal pelaporan resmi, yaitu di SPBU terakhir tempat pembelian BBM atau menghubungi Pertamina Contact Center 135 melalui telfon, email, dan DM media sosial,” tutupnya.***

Pertamina Bakal Eksplorasi Sumur Dara Jingga Blora, Pemkab Dukung Penuh

KABARCEPU.ID – Pemerintah Kabupaten Blora menyambut baik upaya pengeboran sumur eksplorasi yang dilakukan oleh Pertamina yang ada di Sumur Dara Jingga (DRJ)-001, di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.

Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini yang hadir dalam acara Doa Bersama dalam rangka Tajak pengeboran Sumur Eksplorasi Dara Jingga Desa Mendenrejo, Kec Kradenan, Selasa (30/9/2025), berharap agar nantinya pengeboran tersebut kedepannya dapat memberikan kontribusi bagi ketahanan energi nasional dan juga berdampak positif bagi daerah dan masyarakat sekitar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, saya menyambut baik kegiatan eksploitasi ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan ketahanan energi nasional. Potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Kabupaten Blora, apabila dikelola secara bijak dan bertanggung jawab, akan memberikan manfaat yang besar tidak hanya bagi negara dan daerah, namun juga bagi masyarakat, khususnya Mendenrejo dan pada umumnya warga masyarakat Blora,” terang Wabup.

Disampaikan, Pemerintah Kabupaten Blora senantiasa mendukung upaya tersebut, yang diharapkan juga dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun sosial budaya.

Namun demikian, Wakil Bupati juga menegaskan bahwa dalam kegiatan tersebut harus dilakukan sesuai dengan ketentuan, serta memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja.

“Saya perlu menegaskan bahwa kegiatan pengeboran ini harus senantiasa memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja. SKK Migas dan Pertamina EP sebagai pelaksana, kami harap betul-betul menjalankan proses ini dengan tingkat risiko yang terkendali dan prosedur yang ketat sesuai peraturan yang berlaku.” harapnya.

Lanjutnya ditegaskan, kepada seluruh pihak yang terkait terlibat dalam kegiatan ini, agar senantiasa mematuhi peraturan dan prosedur teknis, menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, ramah lingkungan dan memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar.

Disampaikan, Wabup juga berharap agar masyarakat untuk dapat mendukung program tersebut. Sekaligus berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenaranya.

“Jadi untuk penduduk Mendenrejo, saya sangat berharap bahwa kegiatan ini harus didukung. Karena apa keberhasilan disini adalah keberhasilan oleh desa Mendenrejo yang utama. Apabila ada isu atau kabar yang tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, segera lakukan klarifikasi dan kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.

Diungkapkannya, sudah selayaknya kita mendukung kegiatan eksploriasi ini. Karena ini adalah bagian dari kepentingan nasional untuk kemajuan daerah dan tentunya demi kesejahteraan bersama.

“Saya hadir mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung dan mendoakan agar proses pengeboran eksploitasi sumur Dara Jingga DRJ-001 ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan tanpa kendala sukses untuk kedepannya,” papar Hj Sri Setyorini.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik dan memberikan hasil yang optimal. Mari kita jaga bersama keseimbangan antara kemanfaatan dan sumber daya alam dan kelestarian lingkungan. Jadikanlah momentum ini sebagai langkah yang nyata untuk membangun masa depan Blora lebih sejahtera serta memberikan konstribusi nyata bagi ketahanan energi nasional,” jelasnya.

Pertamina Bakal Eksplorasi Sumur Dara Jingga Blora Pemkab Dukung Penuh 2

Sementara itu, Vice President Exploration Pertamina Regional 4, Dedy Yusman, mengungkapkan bahwa peresmian tersebut merupakan langkah penting bagi Pertamina EP, khususnya untuk memenuhi energi nasional. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan masyarakat yang mensupport.

“Tentu dalam perjalanan ke depan kita harapkan bagi kelancaran dalam operasi, kami sangat memerlukan dukungan dari Bapak Ibu semua,” harapnya.

Dedy berharap agar kegiatan ini operasi berjalan lancar, mencapai hasil terbaik, dan mendapatkan temuan, sehingga bisa diproduksikan ekonomis bermanfaat untuk masyarakat sekitar, dan tentu juga menjadi pendapatan untuk pemda Kabupaten Blora tentunya kedepannya.

“Kemudian sekali lagi kami mohon dukungan semua pihak, dari dinas sampai ke masyarakat untuk kesuksesan dalam operasi pembeloran sampai selesai nantinya. Insya Allah dalam waktu dua atau tiga bulan ke depan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ami Hermawati, Perwakilan SKK Migas Jabanusa menyampaikan bahwa kegiatan pengeboran sumur eksplorasi tersebut dalam usaha pencarian dan peningkatan produksi minyak dan gas bumi untuk mewujudkan ketahanan energi nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pihaknya menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, hingga masyarakat yang senantiasa bekerja sama mendukung kegiatan pengeboran eksplorasi ini berjalan, kolaborasi dan sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan kita bersama.

“Dan disini kami juga selalu berpesan agar koordinasi dengan masyarakat terus dijalin dengan sebaik-baiknya. Kita menjadi tetangga yang baik untuk masyarakat, dan kita memberikan multiplier effect untuk masyarakat juga,” terangnya.

“Harapan kami kegiatan pengeboran ini dapat berjalan lancar, aman dan tepat waktu. Serta ramah lingkungan. Semoga hasil yang diperoleh menjadi berkah. Dan menambah ketahanan energi nasional. Serta memberi kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Bersama Forkopimda Blora, dan sejumlah Kepala OPD, VP Exploration PT Pertamina EP Regional 4, perwakilan dari SKK Migas Jabanusa, GM PT Pertamina EP Regional 4 Zona 11, Forkopimcam Kradenan, dan seluruh peserta melantunkan doa Bersama.

Sekaligus dilakukan prosesi pemotongan tumpeng. Pada acara tersebut Pertamina juga menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu setempat.***

Bersama Pertamina dan UGM, Bupati Blora Resmikan Embung Watu Macan

KABARCEPU.IDBupati Blora H. Arief Rohman,bersama Pertamina dan Universitas Gadjah Mada (UGM) meresmikan Embung Watu Macan yang berlokasi di Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kamis (25/9/2025).

Peresmian Embung yang merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina ini, turut dihadiri Kepala Pusdiklat Kementerian Kehutanan, Direktur Pembangunan Sarpras Kementerian Desa PDTT, Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, Bupati Ngawi, Wakil Rektor UGM, serta Dekan Fakultas Kehutanan UGM.

Embung seluas 1,84 hektar dengan kapasitas tampung mencapai 10.000 m³ ini dibangun atas inisiatif Pertamina berkolaborasi dengan UGM. Fasilitas ini diharapkan dapat mengairi sekitar 30 hektar sawah dan kebun, sekaligus mendukung pengembangan 40.000 hingga 50.000 pohon buah, seperti durian dan kelengkeng.

Proyek ini ditargetkan memberi manfaat langsung bagi sekitar 175 keluarga, termasuk 450 KK di Desa Megeri, Kabupaten Blora, dan 625 KK di Desa Selopuro, Kabupaten Ngawi. Bupati Arief Rohman menyampaikan rasa syukurnya atas terwujudnya Embung Watu Macan.

“Saya merasa seperti mimpi. Dulu saat saya ke sini bersama Mas Pratomo, belum ada apa-apa. Sekarang sudah berdiri embung sebagus ini. Harapannya, keberadaan embung ini bisa menjadi prototype percontohan agar bermanfaat untuk masyarakat,” ucap Bupati.

Bersama Pertamina dan UGM Bupati Blora Resmikan Embung Watu Macan 2

Ia juga menyinggung pembangunan Bendungan Karangnongko yang sedang berjalan. Menurutnya, Pemkab Blora tengah melobi UGM agar masyarakat terdampak pembangunan bendungan dapat direlokasi ke kawasan sekitar, sehingga tetap menjaga sejarah dan ikatan sosial warga.

“Pada prinsipnya, Pemkab Blora akan mendukung penuh program ini. Kami siap bersinergi dengan Pertamina agar manfaatnya semakin luas, termasuk dalam pengembangan akses jalan dan potensi wisata,” tambahnya.

Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menegaskan bahwa Embung Watu Macan hadir untuk menjawab persoalan air di wilayah yang rawan kekeringan.

“Dengan kapasitas 10.000 m³, embung ini akan menunjang kebutuhan pertanian, agroforestri, hingga pengembangan pariwisata. Harapannya, kawasan ini bisa berkembang menjadi eko-eduwisata, yang menggabungkan keindahan alam dengan edukasi tentang konservasi dan kearifan lokal,” jelasnya.

Menurutnya, hasil riset UGM terkait tanaman yang sesuai untuk kawasan ini, seperti durian dan kelengkeng, akan menjadi penguat ekosistem ekonomi baru berbasis pertanian dan wisata.***

Harapan Bupati Blora Usai Terjadi Semburan di Lapangan Migas Kedinding

KABARCEPU.ID – Bupati Blora, Arief Rohman, berharap KSO Pertamina EP – KVELL Blora Energi (KBE) segera malakukan eksplorasi dan produksi, usai terjadinya semburan di Lapangan Migas Kedinding Desa Ngraho Kecamatan Kedungtuban.

“Alhamdulillah sekarang sudah mampet, dan kita akan antisipasi ke depan agar lebih aman,” katanya.

Sebagaimana diketahui, banyaknya material semburan dari sumur, mengindikasikan potensi Migas yang cukup besar di lapangan tersebut.

Arief akan mengkoordinasikan lebih lanjut agar dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Itu wilayah kerja sama operasional (KSO) dengan Kvell. Nanti kita koordinasi supaya bisa segera dieksplorasi dan menghasilkan PAD bagi daerah,” ujarnya.

Sebagaiman diketahui, terjadinya semburan sumur di lapangan Migas Kedinding, membuat warga setempat terkejut.

Sebelumnya semburan pertama dan kedua di sumur tua Kedinding 10 hanya mengeluarkan gas, air dan lumpur. Namun semburan ketiga ini, mengeluarkan minyak mentah ( lanthung).

Jaraknya hanya berkisar 50 meter dari semburan awal. Semburan ketiga tersebut terjadi pada Kamis 13 Februari 2025, sekira pukul 22.15 WIB. Akibatnya, minyak pun mengalir ke sungai yang tidak jauh dari lokasi.

Salah satu warga Dukuh Kedinding Desa Ngraho, Yanto, 36 tahun, mengungkapkan, dirinya mengumpulkan minyak yang mengalir ke sungai dengan cara di bendung menggunakan pohon pisang.

Selanjutnya, minyak tersebut diambil dengan menggunakan kain dan kemudian dimasukkan ke jerigen kapasitas 35 liter.

“Sejak jam 9 pagi sampai jam 11 tadi sudah dapat 3 jeriken. Tadi ada yang telepon saya, mau dibeli. Satu jeriken dihargai 200 ribu, ” ujar Yanto saat ditemui wartawan di sungai, Jumat 14 Februari 2025.

Dia menyampaikan, sebelumnya peristiwa serupa juga pernah terjadi pada tahun 2004 silam. “Setahu saya, peristiwa tersebut sudah 3 kali. Bahkan saat Aceh tsumami 2004, sumur ini juga kontak,” ujarnya.

Dikatakannya, sumur yang mengeluarkan minyak itu pernah dibor oleh warga untuk mencari sumber air. Dan ternyata yang keluar malah minyak.

“Dulu dibor untuk mencari air. Ternyata yang keluar malah minyak dan kemudian ditutup,” katanya.

Sementara itu, dalam keterangan resmi yang diterima wartawan dari PT KBE, menyatakan, untuk keselamatan bersama, KSO Pertamina EP – KSO KVELL Blora Energi juga sudah melakukan pengukuran gas pada area kejadian dan hasilnya tidak terdapat gas H2S atau 0 ppm, serta melakukan penanggulangan dengan pembuatan jalur manual menuju penampungan untuk mencegah aliran fluida masuk ke sungai.

“Kami melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk penanganan aliran ini, baik pemerintah desa, kecamatan, TNI, Polri serta Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan Kabupaten Blora. Semua berfokus pada penanganan bersama,” jelas Dedi Rinaldi, General Manager KSO Pertamina EP – KSO KVELL Blora Energi.

Harga BBM 1 februari 2025, Harga Pertamax Naik Menjadi Rp12.900

KABARCEPU.IDHarga BBM 1 Februari 2025, telah mengalami kenaikan.

Pertamina secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM tersebut pada 31 Januari 2025 malam.

Kenaikan harha BBM ini, sebagai bagian dari implementasi Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

PT Pertamina (Persero) juga telah melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum.

Untuk diketahui, Kebijakan ini merupakan perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Rincian Penyesuaian Harga BBM di Seluruh Indonesia

Penyesuaian harga ini diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia dengan perbedaan harga sesuai dengan kondisi pasar dan kebijakan daerah.

Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat:

  • PERTAMAX: Rp12.900
  • PERTAMAX TURBO: Rp14.000
  • PERTAMAX GREEN 95: Rp13.700
  • DEXLITE: Rp14.600
  • PERTAMINA DEX: Rp14.800
  • PERTAMAX DI PERTASHOP: Rp12.800

Provinsi Sumatera Utara:

  • PERTAMAX: Rp13.200
  • PERTAMAX TURBO: Rp14.350
  • DEXLITE: Rp14.950
  • PERTAMINA DEX: Rp15.150
  • PERTAMAX DI PERTASHOP: Rp13.100

Provinsi Lain (misalnya Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, Lampung):

  • PERTAMAX: Rp13.500 atau Rp13.200,
  • PERTAMAX TURBO: Rp14.650 atau Rp14.350
  • DEXLITE: Berkisar antara Rp14.950 hingga Rp15.250
  • PERTAMINA DEX: Berkisar antara Rp15.150 hingga Rp15.450
  • PERTAMAX DI PERTASHOP: Berkisar antara Rp13.100 hingga Rp13.400

Selain itu, penyesuaian harga juga mencakup wilayah Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam, dengan tarif yang disesuaikan, misalnya di FTZ Batam harga PERTAMAX sebesar Rp12.300 dan PERTAMAX DI PERTASHOP Rp12.200.

***

Resmi dari Pertamina! Harga BBM Jenis ini Naik Per 1 Februari 2025

KABARCEPU.ID – PT Pertamina (Persero) telah resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum sebagai bagian dari implementasi Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Kebijakan ini merupakan perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Rincian Penyesuaian Harga BBM di Seluruh Indonesia

Penyesuaian harga ini diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia dengan perbedaan harga sesuai dengan kondisi pasar dan kebijakan daerah.

Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat:

  • PERTAMAX: Rp12.900
  • PERTAMAX TURBO: Rp14.000
  • PERTAMAX GREEN 95: Rp13.700
  • DEXLITE: Rp14.600
  • PERTAMINA DEX: Rp14.800
  • PERTAMAX DI PERTASHOP: Rp12.800

Provinsi Sumatera Utara:

  • PERTAMAX: Rp13.200
  • PERTAMAX TURBO: Rp14.350
  • DEXLITE: Rp14.950
  • PERTAMINA DEX: Rp15.150
  • PERTAMAX DI PERTASHOP: Rp13.100

Provinsi Lain (misalnya Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, Lampung):

  • PERTAMAX: Rp13.500 atau Rp13.200,
  • PERTAMAX TURBO: Rp14.650 atau Rp14.350
  • DEXLITE: Berkisar antara Rp14.950 hingga Rp15.250
  • PERTAMINA DEX: Berkisar antara Rp15.150 hingga Rp15.450
  • PERTAMAX DI PERTASHOP: Berkisar antara Rp13.100 hingga Rp13.400

Selain itu, penyesuaian harga juga mencakup wilayah Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam, dengan tarif yang disesuaikan, misalnya di FTZ Batam harga PERTAMAX sebesar Rp12.300 dan PERTAMAX DI PERTASHOP Rp12.200.

***

Program Si Imut My Darling dan Wismandi Bawa PEPC Zona 12 ke Puncak ICSA 2024

KABARCEPU.ID – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 kembali mencetak prestasi membanggakan, dengan meraih penghargaan Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 (ICSA).

Penghargaan ini diraih melalui dua program unggulan, yakni Si Imut My Darling (Integrasi Ikan Maggot Unggas dan Ternak Bersama Masyarakat Sadar Lingkungan) dan Wismandi (Wirausaha Muda Mandiri Berdikari).

Kedua program tersebut dinilai berhasil menjawab tantangan sosial dan lingkungan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.

Untuk diketahui, penghargaan diterima langsung oleh Manager Communication, Relations & CID PEPC Rahmat Drajat di Bali, Kamis 21 November 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat menyampaikan bahwa program Si Imut My Darling dan Wismandi merupakan program yang dirancang bersama pemangku kepentingan.

Dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di sekitar wilayah operasi perusahaan, khususnya sampah dan lapangan kerja untuk kelompok pemuda.

“Sebagai industri hulu migas, kehadiran kami tidak semata untuk mendukung ketersediaan energi negeri, tapi kami juga berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pemangku kepentingan melalui program yang kami rancang untuk menyelesaikan permasalahan baik sosial maupun lingkungan,” ujar Rahmat.

Ia mengatakan perusahaan memiliki komitmen untuk mewujudkan kinerja keberlanjutan melalui program yang dilaksanakan dengan kerangka Environmental, Social and Governance (ESG).

Juga berkontribusi dalam pencapaian agenda internasional Sustainable Development Goals (SDGs) utamanya tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, tujuan 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab dan tujuan 17 Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan.

Si Imut My Darling: Mengubah Sampah Rumah Tangga Menjadi Bernilai Ekonomi

Si Imut My Darling yang meraih penghargaan bronze dalam kategori Best Practice in Circular Economy, merupakan program yang bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global dan pemberdayaan ekonomi lokal dari sampah rumah.

Program yang dilaksanakan di Desa Sendangharjo, Ngasem, Kabupaten Bojonegoro tersebut berangkat dari beberapa permasalahan. Diantaranya tingginya sampah organik yang dihasilkan dari rumah tangga dan ketiadaan bank sampah.

Sampah organik yang dihasilkan tiga pasar tradisional desa di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro sebesar 1.800 Kg (data Desember 2023), dan produksi sampah domestik non-B3 di Lapangan JTB sebesar 23.800 Kg (data Desember 2023).

Dari permasalahan tersebut, dilaksanakan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat sadar lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan Bank Sampah, dan penerapan Biokonversi BSF (Black Soldier Fly).

Program ini berawal dari Gerakan pilah sampah yang dilakukan BSM-KH (Bank Sampah Mandiri Keluarga Harapan).

Sampah organik dikembangkan menjadi budidaya maggot dengan teknologi alami lalat black soldier flay yang menghasilkan pakan ternak dan pupuk.

Dari program tersebut, menghasilkan dampak lingkungan berupa 23 ton sampah dikelola, 17,4 ton sampah organik dimanfaatkan menjadi media budidaya maggot, dan 340 Rumah tangga melakukan pemilahan sampah secara mandiri.

Program ini juga menghasilkan dampak ekonomi Rp 4,7 juta/bulan omset penjualan magot dan olahan maggot, Rp 3,5 juta/bulan penghematan operasional kendaraan pengangkut sampah dengan memanfaatkan hasil olahan sampah plastik dengan mesin pyrolysis dan Rp 47,9 pendapatan bank sampah dalam enam bulan.

Wismandi: Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Usaha Ayam Petelur

Sedangkan Program Wismandi merupakan pemberdayaan ekonomi melalui budidaya ayam petelur di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

Pada tahun ketiga program tersebut telah berhasil menembus omzet Rp73,78 juta per bulan atau Rp 884,2 juta per tahun. Dari jumlah tersebut rata-rata dapat menjual telur sebanyak 2.500 butir lebih atau hampir 150 kilogram telur setiap harinya.

Di awal program, PEPC memfasilitasi pelatihan budidaya ayam petelur dan bibit ayam sekitar 2000 ekor.

Di tahun kedua dilakukan pengembangan program dengan pembangunan kandang baru yang menampung ayam sebanyak sekitar 1200 ekor.

Keberhasilan ini kemudian juga menginspirasi individu di luar kelompok binaan untuk melakukan usaha ayam petelur juga.

“Kami bersyukur program ini telah memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa di sekitar wilayah operasi untuk menciptakan kemandirian dan mendapatkan penghargaan tertinggi yakni Gold dari dewan juri dalam kategori Best Practice in Community Development,” tambah Rahmat.

Penghargaan ini menegaskan akan pentingnya peran sektor industri dalam mendukung terwujudnya tujuan pembangunan secara berkelanjutan, terutama dalam hal keseimbangan lingkungan, ekologis, dinamika sosial, dan ekonomi.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban penghargaan ini, PEPC Zona 12 akan terus bekerja sama dengan pemangku kepentingan dan seluruh pihak untuk memperkuat agenda program yang berkelanjutan.***