Arsip Tag: pemadam kebakaran

Bermain Sambil Belajar, Serunya Outing Class TK Islam Darussalam di Damkar Cepu

KABARCEPU.ID – Tawa riang dan wajah penuh penasaran menghiasi halaman Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Cepu, Jumat 21 Februari 2025.

Puluhan anak-anak TK Islam Darussalam tidak sedang bermain biasa. Mereka tengah asyik mengikuti outing class yang tak hanya seru, tapi juga penuh ilmu tentang pencegahan kebakaran.

Anak-anak TK Islam Darussalam terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka belajar mengenal lebih dekat profesi petugas pemadam kebakaran dan peralatan yang mereka gunakan.

Kepala Sekolah TK Islam Darussalam, Ambar, menyampaikan, dengan mengenalkan anak-anak pada peran penting petugas pemadam kebakaran.

“Kami berharap anak-anak bisa belajar lebih banyak tentang hal-hal yang aman dan berbahaya terkait api,” ujarnya.

Para wali murid juga merasakan kebahagiaan yang mendalam melihat anak-anak mereka begitu senang.

Alif Mutmainah, salah satu wali murid, bercerita tentang keceriaan anak-anak di lokasi Damkar. “Suasana semakin riang dan seru saat anak-anak senang bermain air sambil belajar mengenai tugas mulia para petugas pemadam kebakaran,” katanya.

Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada anak-anak tentang penanganan bencana alam, khususnya kebakaran.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan profesi petugas pemadam kebakaran dan peralatan yang mereka gunakan.

Korsleting Listrik Diduga Menjadi Peyebab Kebakaran di Desa Kalen, Blora

KABARCEPU.ID – Peristiwa kebakaran menimpa sebuah rumah kayu di Desa Kalen RT 1 RW 1 Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, pada Jumat, 7 Februari 2025,sekitar pukul 10.00 WIB.

Kebakaran ini diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Menurut laporan polisi yang diterima, kebakaran bermula ketika saksi mata, Wiji Agus, yang sedang menjaga toko pertamini di depan rumahnya, mencium bau seperti bahan kimia.

Setelah mencari sumber bau di dalam rumahnya dan tidak menemukan apa-apa, Wiji Agus keluar rumah dan melihat kepulan asap tebal.

Ia kemudian menyadari bahwa rumah milik Sukidjan, yang berada di sebelahnya, telah terbakar.

Saksi mata lainnya, Sigit Rika, yang juga merupakan tetangga korban, datang membantu Wiji Agus.

Mereka berdua kemudian masuk ke dalam rumah yang terbakar untuk menyelamatkan Sukidjan, yang saat itu masih berada di dalam rumah dan berusaha memadamkan api dengan air.

Warga lainnya juga turut membantu menyelamatkan barang-barang milik korban dan berusaha memadamkan api.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB setelah petugas pemadam kebakaran dari Cepu, Randublatung, dan PPSDM Migas Cepu tiba di lokasi.

Namun, rumah Sukidjan telah ludes terbakar dan sebagian rumah bagian dapur belakang milik Wiji Agus juga ikut terbakar.

Akibat kebakaran ini, Sukidjan dan keluarganya mengalami kerugian материаl sekitar Rp 200 juta.

Selain Sukidjan, rumah tersebut juga dihuni oleh dua keluarga lainnya, yaitu keluarga Wijiyanto dan keluarga Sandi Rismanto.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh penghuni rumah harus kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda mereka.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan warga sekitar, kebakaran diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang bersumber dari kamar milik cucu Sukidjan, Fiorentina Gema Astiqomah. Saat kejadian, kamar tersebut dalam keadaan kosong.

Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Kedungtuban, Satpol PP dan Damkar, serta Koramil Kedungtuban segera mendatangi lokasi kejadian.

Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat identitas korban dan saksi-saksi, serta menghubungi pemadam kebakaran.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran.

“Jika ada kabel yang terkelupas atau instalasi yang sudah tidak layak, segera lakukan perbaikan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” kata Kapolsek Kedungtuban, IPTU Setyo Hadi Pramono.
***

Bupati Blora Datangi Lokasi Kebakaran Pasar Induk Cepu, Pedagang Dapat Bantuan

KABARCEPU.ID – Bupati Arief Rohman meninjau langsung lokasi Pasar Induk Cepu yang terbakar pada Minggu pagi, 26 Januari 2025. Dalam kunjungannya, Bupati juga memberikan bantuan kepada para pedagang yang terdampak kebakaran.

1. Dukungan dan Empati Bupati Blora Kepada Korban Kebakaran

Dukungan dan Empati Bupati Blora Kepada Korban Kebakaran

Bupati Blora mengungkapkan keprihatinannya atas kebakaran yang terjadi. “Tentunya kita ikut prihatin atas kebakaran yang terjadi di Pasar Induk Cepu ini. Semoga korban kebakaran diberikan kesabaran dan ketabahan,” ucapnya saat meninjau lokasi.

2. Inventarisasi dan Pendataan Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Induk Cepu

Inventarisasi dan Pendataan Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Induk Cepu

Bupati meminta agar dinas terkait segera menginventarisir dan mendata jumlah pedagang yang terdampak serta kerugiannya. “Ini total semua ada 80 dan yang terdampak ada 28. Semoga nanti segera bisa kita carikan solusinya,” jelas Bupati.

3. Kronologis Kejadian Kabakaran Pasar Induk Cepu

Kronologis Kejadian Kabakaran Pasar Induk Cepu

Camat Cepu, Endah Ekawati, menjelaskan kronologis kejadian kebakaran. “Kronologisnya jam 5 pagi ada informasi kebakaran di Pasar Induk Cepu,” ungkapnya.

4. Kios yang Terbakar di Pasar Induk Cepu

Kios yang Terbakar di Pasar Induk Cepu

Kios yang terbakar merupakan bangunan lama yang dibangun pada tahun 1988 dan terbuat dari kayu. Dari 80 kios, 28 di antaranya aktif digunakan oleh pedagang.

Dari 80 kios yang terbakar, sebagian digunakan untuk gudang penyimpanan dan hanya beberapa kios yang aktif digunakan oleh pedagang. “Kios lama sudah tidak dipakai kok, hanya dipakai beberapa gudang dan kios untuk grosiran,” tambah Eka.

5. Tidak Ada Korban Jiwa dalam Peristiwa Kebakaran

Tidak Ada Korban Jiwa dalam Peristiwa Kebakaran Pasar Induk Cepu

Camat Endah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Tidak ada korban jiwa. Kondisi pasar biasanya buka agak siang. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” pungkasnya.

Api Berkobar di Cepu, Aksi Heroik Korban Kebakaran Selamatkan Kendaraan hingga Ternak

KABARCEPU.ID –  Tragedi kebakaran menimpa satu unit rumah milik Sukir, warga RT 1 RW 7 Dukuh Nglebok, Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Jumat sekitar pukul 03.00 WIB.

Kebakaran tersebut diduga berasal dari tabung elpiji saat istri korban, Ina, hendak membuat kopi.

Api yang berasal dari tabung elpiji tersebut dengan cepat menyebar dan melahap rumah Sukir.

Bahkan, api juga menyambar rumah milik Jamir yang berada di sebelah rumah korban.

Akibat dari kebakaran ini, Sukir menderita luka bakar di sekujur tubuhnya, sementara istrinya menderita luka bakar di tangan dan kaki.

1. Aksi Heroik Korban Kebakaran Saat Api Berkobar

Aksi Heroik Korban Kebakaran Saat Api Berkobar

Meskipun dalam kondisi terbakar di sekujur tubuhnya, Sukir menunjukkan aksi heroik dengan mengeluarkan mobil dan motornya dari dalam rumah yang terbakar.

Tidak hanya itu, ia juga berhasil menyelamatkan empat ekor sapi yang berada di kandang dengan memotong tali pengikatnya.

Saat ini, kedua korban sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit PKU Muhammadiyah Cepu dan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.

Warga yang melihat peristiwa tersebut segera berusaha memadamkan api menggunakan pasir dan air.

2. Kronologi Kejadian Menurut Saksi Mata

Kronologi Kejadian Menueut Saksi Mata

Menurut salah satu tetangga korban, Mahdi, 65 tahun, ia sedang tidur ketika mendengar suara warga yang meminta tolong karena terjadi kebakaran.

“Ketika saya ke lokasi, api sudah membesar,” ujar Mahdi saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat, 24 Januari 2025.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.15 WIB.

Anggota Polsek Cepu yang menerima laporan segera terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian jutaan rupiah.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait dengan peristiwa kebakaran tersebut. ***

Tempat Penimbunan Solar di Cepu Terbakar

KABARCEPU.ID – Kebakaran hebat terjadi Dukuh Sorogo Kelurahan Ngelo Kecamatan Cepu, Blora, pada 9 Oktober 2024 sekira pukul 19.00 WIB.

Menurut warga Sekitar, Nenes, kebakaran berasal tempat penimbunas solar. Kemudian dengan cepat api membesar dan menyambar banguman sekitarnya.

“Tadi kejadiannya habis isyak. Kalau solar memang apinya besar seperti itu,” kata dia.

Berdasarkan laporan dari Pos Damkar Cepu Satpol PP Blora, tiga bangunan ruko, hangus terbakar.

Peristiwa ini diduga berasal dadi tempat penimbunan solar di lokasi kejadian.

Saat itu, pemilik rumah bernama Hendri, sedang memindahkan solar menggunakan mesin pompa.

Lantaran ada percikan api dari pompa yang terlalu panas memicu kebakaran yang kemudian merembet ke bangunan sekitar.

“Rumah milik Hendri, warung kopi milik Wito, dan bengkel las milik Sholikin menjadi korban dari kebakaran ini,” kata Kasi Tratib Kecamatan Cepu, Listyo Winarno dalam laporan yang disampaikan Tim Damkar Pos Cepu.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka ringan dalam kejadian ini. Kerugian materi masih dalam proses pendataan.

Sebanyak tiga unit Damkar dikerahkan untuk menjinakkan api. Diantaranya, Damkar Pos Cepu Satpol PP Blora, Damkar PPSDM Migas, dan Damkar Pertamina, serta dibantu oleh relawan dan warga sekitar.

Ini Penyebab Kebakaran Rumah di Karangjati Blora

KABARCEPU.ID – Kebakaran rumah terjadi di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, pada Selasa 8 Oktober 2024 sore.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan berhasil dipadamkan satu jam kemudian.

Kebakaran bermula dari sisa pembakaran yang tidak diawasi dan ditinggalkan, sehingga api merambat dan menghanguskan rumah milik Wartono, 44 tahun, serta dua ekor kambing miliknya di lorong 1A, RT 7/RW 3, Dukuh Nglawiyan, Kelurahan Karangjati.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora yang menerima laporan dari warga segera bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu tangki pemadam dan dua tangki suplai air.

Api berhasil dijinakkan dalam waktu satu jam, dengan bantuan warga sekitar yang turut serta membantu proses pemadaman.

Setelah situasi dinyatakan aman, tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Blora, Damkar Mako Kabupaten Blora, Polsek Blora, serta Kamboja Rescue, meninggalkan lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil cukup besar dengan rumah Wartono yang hampir seluruhnya terbakar serta hewan ternak yang ikut musnah.

BPBD Kabupaten Blora mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati dan waspada saat melakukan aktivitas yang melibatkan api, terutama di musim kemarau yang berisiko tinggi memicu kebakaran. ***

Kebakaran Gudang Penggilingan Padi Blora, Kerugian Capai puluhan Juta Rupiah

KABARCEPU.ID – Sebuah gudang penggilingan padi di Jalan Raya Blora-Rembang, tepatnya di Desa Sitirejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, terbakar pada Senin 6 Mei 2024 pagi. Api diduga berasal dari mesin penggilingan padi.

Peristiwa kebakaran di Blora tersebut diketahui sekitar pukul 09.00 WIB oleh sejumlah pekerja yang sedang beraktivitas di gudang.

Salah satu pekerja bernama Kusaini menyampaikan, awalnya mesinnya mati, kemudian dinyalakan kembali. Tanpa disangka, api langsung keluar besar dari mesin penggilingan padi.

Kebakaran ini membuat para pekerja panik. Mereka berhamburan keluar gudang untuk menyelamatkan ratusan karung padi yang masih ada di dalam.

“Kami langsung panik dan mengeluarkan semua padi dari gudang. Ada juga yang berusaha memadamkan api dengan air. Padi yang dekat dengan mesin terbakar, sedangkan yang lain masih aman,” ujar Kusaini.

Akibat kejadian ini, sejumlah mesin penggilingan padi hangus terbakar. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. “Kerugiannya mencapai puluhan juta rupiah,” kata Kusaini.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Blora, Mimintari, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.00 WIB. Sebanyak 2 unit mobil damkar dan 2 unit mobil supply BPBD dikerahkan ke lokasi.

“Laporan masuk jam 9 pagi. Setelah menerima laporan, saya langsung kerahkan 2 unit mobil damkar dan 2 mobil supply BPBD ke lokasi. Ada 13 personel yang diterjunkan. Alhamdulillah, api sudah padam,” ujar Mimintari.

***

Kebakaran Sampah dan Limbah Kayu di Ngawen Blora Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

KABARCEPU.ID – KebakaranKebakaran sampah dan limbah kayu terjadi di tempat pembuangan sampah warga di belakang SMK Muhammadiyah Ngawen, Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, pada Minggu 5 Mei 2024 sekitar pukul 19.30 WIB.

Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan pemadam kebakaran dari Pos Kecamatan Ngawen dan BPBD Kabupaten Blora.

Menurut keterangan Camat Ngawen, M. Zainuri, kebakaran berawal dari pembakaran sampah kering oleh warga setempat, di tempat pembuangan sampah.

Kemudaian warga tersebut meninggalkan lokasi saat api masih menyala.

Sekitar pukul 19.30 WIB, diketahui warga yang sedang lewat melihat api membesar dan membakar tumpukan sampah, limbah kayu, dan bambu bekas pembangunan SMK Muhammadiyah Ngawen.

Kmudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pemadam Kebakaran di Kecamatan Ngawen.

“Petugas pemadam kebakaran dari Pos Kecamatan Ngawen, Blora, dan BPBD Kabupaten Blora segera datang ke lokasi dan berhasil memadamkan api,” jelas Zainuri.

Zainuri menambahkan, penyebab kebakaran diduga karena pembakaran sampah kering yang tidak diawasi sehingga menjalar ke tumpukan sampah, limbah kayu, dan bambu bekas pembangunan SMK Muhammadiyah Ngawen.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian materiil pun nihil.

Zainuri mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah.

“Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran,” pesannya. ***