KABARCEPU.ID – Yoga telah lama dikenal sebagai praktik yang bermanfaat bagi tubuh dan pikiran, meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, pernapasan, serta mengurangi stres.
Namun, jam ideal untuk berlatih sering menjadi perdebatan. Salah satu pertanyaan umum adalah: seberapa efektif melakukan yoga di malam hari?
Dilansir dari sejumlah sumber, berikut manfaat, potensi kekurangan, dan tips praktis agar sesi yoga malam Anda optimal.
Manfaat Yoga di Malam Hari
1. Membantu Relaksasi dan Kualitas Tidur
Yoga malam yang difokuskan pada pernapasan, peregangan lembut, dan pose restoratif dapat menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik dan meningkatkan respon parasimpatik—membuat tubuh lebih rileks. Latihan ini efektif untuk menurunkan kecemasan sebelum tidur dan memperbaiki kualitas tidur.
2. Mengurangi Ketegangan Otot setelah Aktivitas Sehari-hari
Setelah beraktivitas seharian—kerja, perjalanan, atau aktivitas fisik—otot dan sendi cenderung tegang. Yoga malam membantu meregangkan otot-otot yang kaku, meningkatkan sirkulasi, dan meredakan rasa pegal sehingga Anda merasa lebih nyaman saat beristirahat.
3. Menjadi Rutinitas Penutup Hari yang Konsisten
Melakukan yoga pada malam hari dapat menjadi ritual yang menandai transisi dari mode kerja ke mode istirahat. Rutinitas konsisten meningkatkan disiplin dan membantu tubuh mengasosiasikan praktik dengan relaksasi dan tidur yang lebih baik.
4. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kesejahteraan Emosional
Praktik meditasi singkat atau teknik pernapasan selama yoga malam membantu menenangkan pikiran, mengurangi overthinking, dan memperbaiki suasana hati sebelum tidur.
Pertimbangan dan Potensi Kekurangan
1. Intensitas Latihan
Melakukan yoga yang terlalu dinamis atau intens (seperti vinyasa cepat atau power yoga) tepat sebelum tidur dapat meningkatkan denyut jantung dan adrenalin, sehingga justru membuat sulit tidur. Untuk malam hari, pilihlah sesi dengan intensitas rendah hingga sedang.
2. Waktu Antara Makan dan Latihan
Berlatih segera setelah makan besar dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut. Sebaiknya beri jeda 1–2 jam setelah makan utama atau pilih gerakan yang lebih ringan jika berlatih dekat waktu makan.
3. Preferensi Individu dan Ritme Sirkadian
Beberapa orang merasa lebih energik di malam hari dan justru mendapatkan manfaat lebih dari sesi yang lebih aktif. Namun, bila tujuan utama adalah tidur cepat dan nyenyak, sesi yang menenangkan lebih disarankan. Kenali ritme tubuh Anda dan sesuaikan jadwal serta jenis latihan.
Tips Praktis untuk Yoga Malam yang Efektif
1. Pilih Jenis dan Durasi yang Tepat
– Fokus pada yoga restoratif, yin yoga, atau rangkaian peregangan lembut selama 20–45 menit.
– Hindari sesi intens dalam 1–2 jam sebelum tidur kecuali Anda tahu tubuh Anda bereaksi baik terhadapnya.
2. Sertakan Teknik Pernapasan dan Meditasi
Tambahkan pranayama sederhana (mis. pernapasan perut atau 4-4-6) dan 5–10 menit meditasi atau relaksasi berpandu untuk menenangkan pikiran.
3. Ciptakan Suasana yang Mendukung
Gunakan pencahayaan redup, musik lembut, atau aromaterapi ringan untuk membantu transisi ke suasana santai. Pastikan ruangan aman dan nyaman untuk melakukan pose lantai.
4. Jaga Konsistensi
Jadwalkan yoga malam beberapa kali seminggu untuk membangun kebiasaan dan melihat manfaat jangka panjang pada kualitas tidur dan kesejahteraan.
5. Perhatikan Sinyal Tubuh
Jika setelah yoga malam Anda tetap susah tidur atau malah merasa terlalu energik, coba sesuaikan durasi, intensitas, atau waktu pelaksanaan (mis. lebih awal di malam hari).
Melakukan yoga di malam hari efektif, terutama bila tujuan Anda adalah relaksasi, mengurangi ketegangan otot, dan memperbaiki kualitas tidur. Kunci efektivitas terletak pada pemilihan jenis latihan, intensitas yang sesuai, dan konsistensi. Dengan menyesuaikan praktik sesuai kebutuhan dan ritme tubuh, yoga malam dapat menjadi rutinitas penutup hari yang sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental.***













