KABARCEPU.ID – Di tengah maraknya minuman modern dan kekinian, Es Campur Jadul tetap mampu memikat hati masyarakat. Minuman tradisional ini menjadi salah satu menu andalan di Kedai Kopi Tepi Kali Megalrejo, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu. Berlokasi di tepi aliran sungai yang asri, kedai tersebut menjadi tempat favorit warga untuk bersantai sambil menikmati sajian tradisional yang menyegarkan.
Pemilik sekaligus peracik Es Campur Jadul, Susiloningsih atau yang akrab disapa Mbak Ning, mengatakan minuman yang dijualnya dibuat dengan mempertahankan cita rasa tradisional yang telah dikenal masyarakat sejak dahulu.
“Es Campur Jadul ini berisi cendol, cincau, roti, tape singkong, kacang hijau, susu, sirup, dan santan. Semua bahan dipadukan sehingga menghasilkan rasa yang segar, manis, dan gurih,” ujar Mbak Ning.
Menurut Mbak Ning, menikmati Es Campur Jadul tidak hanya sekadar melepas dahaga, tetapi juga menghadirkan kenangan masa lalu. Ia menilai banyak pelanggan yang datang karena ingin bernostalgia dengan jajanan yang pernah mereka nikmati saat kecil.
“Menikmati Es Campur Jadul ini serasa mengenang masa lalu. Banyak pelanggan yang datang ke sini karena teringat masa kecilnya ketika menikmati es campur di pinggir kali,” katanya.
Mbak Ning yang merupakan ibu dari dua anak itu menuturkan bahwa minuman tradisional tersebut disukai oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Bahkan, tidak sedikit warga lanjut usia yang datang khusus untuk menikmati sajian tersebut.
“Es yang saya jual ini disukai semua kalangan masyarakat. Banyak sekali kaum lansia yang datang ke sini hanya untuk menikmati Es Campur Jadul karena rasanya mengingatkan mereka pada masa lalu,” ungkapnya.
Selain menyegarkan, Es Campur Jadul juga cukup mengenyangkan karena berisi berbagai bahan yang melimpah. Perpaduan tape singkong, kacang hijau, cendol, dan cincau memberikan sensasi rasa khas, sementara susu, sirup, dan santan menambah kenikmatan dalam setiap tegukan.
Kedai Kopi Tepi Kali Megalrejo buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga sore hari. Suasana yang nyaman di tepi kali menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ingin menikmati waktu santai bersama keluarga maupun sahabat.
Mbak Ning berharap Es Campur Jadul tetap diminati masyarakat dan mampu menjadi salah satu upaya melestarikan kuliner tradisional di tengah derasnya perkembangan minuman modern.
“Semoga Es Campur Jadul ini tetap dicintai masyarakat dan bisa menjadi pengingat akan kenangan indah masa kecil yang sederhana namun berkesan,” pungkasnya.***





