Arsip Kategori: Nasional

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ini Kata Menbud dan Mensos

KABARCEPU.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh dari berbagai daerah dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Salah satu nama yang mendapat perhatian publik adalah Jenderal Besar TNI (Purn) H. M. Soeharto.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional didasarkan pada kajian sejarah yang panjang dan mendalam.

“Yang terkait dengan jasa-jasa Pak Harto, yang terkait dengan perjuangan Pak Harto dalam hal ini sudah dikaji, antara lain itu serangan umum 1 Maret, beliau ikut pertempuran di Ambarawa, ikut pertempuran lima hari di Semarang, menjadi Komandan Operasi Mandala perebutan Irian Barat, dan juga kiprah Presiden Soeharto dalam pembangunan lima tahunan, yang saya kira tadi juga sudah dibacakan, telah membantu di dalam pengentasan kemiskinan,” terang Fadli.

Fadli menegaskan, keputusan ini bukan diambil secara sepihak, melainkan melalui proses berjenjang dan melibatkan banyak pihak. Pengusulan nama dilakukan mulai dari tingkat kabupaten dan kota, kemudian dikaji oleh tim peneliti dan pengkaji gelar daerah sebelum diserahkan ke tingkat pusat di bawah koordinasi Kementerian Sosial.

“Tim tersebut terdiri dari akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan gubernur, sebelum akhirnya diajukan ke tim peneliti dan pengkaji gelar tingkat pusat di bawah koordinasi Kementerian Sosial,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, total ada 49 nama yang diajukan tahun ini, terdiri dari 40 nama baru dan 9 nama carry over dari tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, Dewan Gelar menyeleksi 24 nama prioritas, dan Presiden akhirnya menetapkan 10 tokoh untuk menerima gelar Pahlawan Nasional.

“Jasa-jasa mereka itu jelas, konkret, dan juga benar-benar merupakan aspirasi yang sudah terseleksi dengan tadi proses yang cukup panjang, bahkan diseminarkan, bahkan dibukukan. Mudah-mudahan ini tujuannya adalah bagaimana ke depan, ini jasa-jasa mereka, keteladanan mereka bisa menjadi pemberi semangat bagi kita,” ucapnya.

Menurut Fadli, bangsa Indonesia seharusnya memandang perjalanan sejarah secara utuh dan objektif, termasuk dalam menilai kiprah Soeharto di masa lalu.

“Bangsa Indonesia perlu memandang perjalanan sejarah secara utuh dan objektif,” tegasnya.

Pandangan senada disampaikan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf. Ia menilai penganugerahan gelar Pahlawan Nasional, termasuk kepada Soeharto, merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan tokoh bangsa di berbagai bidang.

“Jadi hari ini memang tadi seperti yang sudah disampaikan bahwa kita melihat jasa-jasa dari para tokoh-tokoh. Terutama juga para pendahulu-pendahulu kita,” ujar Syaifullah.

Syaifullah mengajak masyarakat untuk memandang sejarah secara bijak, dengan meneladani nilai perjuangan para pendahulu tanpa mengabaikan konteks zamannya.

“Bahwa masing-masing memiliki kekurangan sudah pasti. Tapi mari kita bersama-sama melihat ke depan ya. Semua generasi punya masa. Semua masa ada orangnya, ada prestasi, ada kelebihan, ada kekurangan. Marilah kita belajar untuk melihat jasa dari para pendahulu-pendahulu kita,” tutupnya.***

10 Tokoh Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional 2025, Siapa Saja Mereka?

KABARCEPU.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh dari berbagai daerah.

Upacara digelar khidmat di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025), sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025.

Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tertanggal 6 November 2025.

Gelar ini menjadi bentuk penghargaan negara atas jasa luar biasa para tokoh dalam mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Dalam upacara itu, Presiden Prabowo menyerahkan secara langsung piagam dan tanda kehormatan negara kepada para ahli waris penerima gelar.

Berikut daftar sepuluh tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional 2025:

1. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur
Tokoh bangsa dalam bidang perjuangan politik dan pendidikan Islam. Sepanjang hidupnya mengabdikan diri memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme di Indonesia.

2. Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto – Jawa Tengah
Pahlawan di bidang perjuangan. Presiden ke-2 RI ini dikenal sebagai Bapak Pembangunan melalui program REPELITA yang membawa Indonesia mencapai swasembada beras, menekan pertumbuhan penduduk, dan menurunkan angka kemiskinan, hingga mendapat pengakuan internasional dan dari lembaga PBB.

3. Marsinah – Jawa Timur
Pahlawan di bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan. Sosok simbol keberanian moral rakyat biasa dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan keadilan.

4. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat
Pahlawan di bidang hukum dan politik. Gagasannya tentang konsep negara kepulauan menjadi dasar bagi Deklarasi Djuanda tahun 1953.

5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat
Pahlawan di bidang pendidikan Islam. Ulama, pendidik, dan pejuang kemerdekaan yang memelopori pendidikan perempuan Islam di Indonesia dan Asia Tenggara.

6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Jawa Tengah
Pahlawan di bidang perjuangan bersenjata. Karier militernya dimulai sejak TKR di masa perang kemerdekaan, dan ia memimpin pasukannya dalam berbagai pertempuran penting.

7. Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat
Pahlawan di bidang pendidikan dan diplomasi. Dikenal lewat pembangunan Istana Bima, sekolah agama dan umum, masjid besar, Bandara Sultan Muhammad Salahuddin, kitab Nurul Mubin, serta berbagai infrastruktur lainnya.

8. Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur
Pahlawan di bidang pendidikan Islam. Pemikirannya tentang pendidikan pesantren dan gagasan “Hubbul Wathan Minal Iman” (cinta tanah air bagian dari iman) menjadi fondasi perjuangan santri melawan kolonialisme.

9. Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara
Pahlawan di bidang perjuangan bersenjata. Dikenal sebagai “Napoleon dari Batak”, ia memimpin Pasukan Raya di Simalungun dalam perjuangan melawan kolonialisme Belanda.

10. Zainal Abidin Syah – Maluku Utara
Pahlawan di bidang politik dan diplomasi. Berperan penting mempertahankan kedaulatan wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua Barat, agar tetap menjadi bagian dari NKRI.

Upacara penganugerahan berlangsung dalam suasana penuh haru dan kebanggaan. Para ahli waris hadir menerima langsung tanda kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto.

Setelah penyerahan piagam dan tanda jasa, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo kepada para ahli waris, disusul tamu undangan lainnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para pimpinan lembaga tinggi negara, menteri Kabinet Merah Putih, ketua umum partai politik, pimpinan organisasi keagamaan, perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi.***

Nominalnya Rp900 Ribu, Begini Cara Cek BLT Kesra Melalui Laptop dan Ponsel

KABARCEPU.ID – Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) yang diluncurkan pemerintah pada 17 Oktober 2025 menjadi angin segar bagi masyarakat kecil di berbagai daerah.

Bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, tetapi juga menumbuhkan kembali rasa optimisme bagi masyarakat

Melansir dari Sekretariat Kabinet RI, salah satu penerima bantuan, Wiwik, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah yang telah menyalurkan BLT Kesra.

Dengan penuh haru, ia menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran menteri yang telah menginisiasi program ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih saya sebanyak-banyaknya sama Bapak Presiden khususnya, bapak menteri-menteri, dan bapak ibu sekalian yang membantu saya,” ucapnya.

Bagi Wiwik, bantuan ini bukan sekadar uang tunai, melainkan wujud nyata kepedulian negara terhadap rakyat dan kehadiran BLT Kesra menjadi penopang penting bagi kebutuhan sehari-hari. “Khusus Bapak Presiden semoga seterusnya seperti ini membantu kami yang sangat kekurangan,” tuturnya.

Dalam ucapannya, Ia turut menyelipkan doa dan ucapan selamat kepada Presiden Prabowo yang berulang tahun pada hari ini. Meski belum berkesempatan bertemu langsung, Wiwik mengaku bangga dan terharu karena merasa diperhatikan oleh pemimpinnya.

“Saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun Bapak Presiden. Semoga diberikan keberkahan, selalu dalam lindungan Allah Swt.,” katanya.

BLT Kesra merupakan bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah sebesar Rp900 ribu untuk periode Oktober–Desember 2025. Program ini disasarkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk menjaga daya beli.

Untuk mengecek penerima BLT Kesra 2025 dapat melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos di ponsel. Sistem akan menampilkan penerima BLT Kesra 2025, termasuk jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “tidak terdapat peserta/PM”.

Cara Cek BLT Kesra Melalui Laptop:

  • 1. Kunjungi website resmi Kemensos https://cekbansos.kemensos.go.id.
  • 2. Lengkapi domisili Anda meliputi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • 3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  • 4. Ketik kode verifikasi.
  • 5. Klik tombol “Cari Data” untuk melihat status penerima dan informasi BLT Kesra.

Cara Cek BLT Kesra Melalui HP:

  • 1. Unduh aplikasi SIKS-NG Online melalui Google Play Store atau App Store.
  • 2. Login dengan nomor ponsel atau username yang terdaftar, lalu masukkan kata sandi yang diterima melalui SMS.
  • 3. Buka menu bantuan yang tersedia, termasuk opsi “BLT”.
  • 4. Cek informasi pencairan. Apabila tertera saldo bantuan sebesar Rp300 ribu maka berarti pencairan sedang berlangsung.
  • 5. Setelah verifikasi berhasil, Kemensos akan mengeluarkan Surat Perintah Membayar (SPM).

Program BLT Kesra dirancang pemerintah sebagai bagian dari paket ekonomi nasional untuk menjaga daya beli masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Melalui BLT ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat dan memastikan bahwa kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas utama.***

Diluar BLT Reguler, BLT Kesra Disalurkan Langsung Tanpa Ribet Tepat Sasaran

KABARCEPU.ID – Pemerintah secara resmi mengumumkan program paket ekonomi nasional salah satunya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).

Program paket ekonomi ini diluncurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Melansir dari Sekretariat Kabinet RI, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan arahan Presiden untuk pemberian BLT Kesra dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2025.

“Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, BLT Kesra menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional (DSEN). Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kementerian Sosial kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako.

Untuk penyaluran BLT Kesra, Menko Airlangga mengatakan bahwa penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) untuk 18,3 juta keluarga. Penyaluran juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta keluarga.

Terpisah, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa BLT Kesra disalurkan dengan cepat, aman, dan manusiawi serta tanpa perlu lagi antre berjam-jam di kantor pos berkat sistem digital yang diterapkan pemerintah.

Upaya ini, lanjutnya dikatakan, adalah bentuk komitmen pemerintah memberikan kemudahan kepada para penerima bantuan serta menjamin BLT Kesra sampai tepat sasaran, termasuk ke wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

“Sekarang penerima bansos tidak harus antre mengular karena sudah menggunakan sistem undangan, dan pelayanannya pun cepat,” ujar Meutya Hafid saat meninjau Kantor Layanan Pos Universal (LPU) Blahkiuh, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (02/11/2025).

Lebih lanjut, ia mnegatakan, pemerintah juga memastikan bahwa setiap penerima bantuan akan mendapatkan haknya, termasuk bagi yang tidak bisa hadir sendiri di titik pembagian BLT Kesra.

“Tidak boleh ada satu pun yang tidak sampai kepada keluarga penerima manfaat. Termasuk tadi kalau orangnya tidak dapat hadir karena satu dan lain hal, bantuan akan diantar sampai ke rumahnya langsung,” tegas Meutya.

Dikatakan, dari total 35 juta keluarga penerima manfaat, sekitar 17 hingga 18 juta keluarga akan menerima bantuan melalui jaringan PT Pos Indonesia.

Oleh sebab itu, dengan jumlah penerima bantuan yang besar ini membuat PT Pos Indonesia harus memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi untuk membuat proses menjadi lebih efisien serta mempercepat layanan kepada masyarakat.

“Dengan skala sebesar 35 juta penerima, layanan pos harus terus memperkuat sistem digital agar distribusi bantuan berlangsung efisien dan tanpa hambatan,” jelasnya.

“PT Pos Indonesia harus memberikan pelayanan yang cepat sekaligus penuh empati kepada para keluarga penerima manfaat,” tambahnya.

Program BLT Kesra yang diluncurkan pemerintah pada 17 Oktober 2025 menjadi angin segar bagi masyarakat kecil di berbagai daerah. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu tetapi juga menumbuhkan kembali rasa optimisme bagi masyarakat.

Program BLT Kesra dirancang pemerintah sebagai bagian dari paket ekonomi nasional untuk menjaga daya beli masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

Melalui BLT Kesra, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat dan memastikan bahwa kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas utama.***

BLT Kesra 2025: Menkomdigi Pastikan Tepat Sasaran dan Tanpa Antrean

KABARCEPU.ID – Jutaan keluarga kini bisa menerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) dengan cepat, aman, dan manusiawi serta tanpa perlu lagi antre berjam-jam di kantor pos berkat sistem digital yang diterapkan pemerintah.

Perihal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat meninjau Kantor Layanan Pos Universal (LPU) Blahkiuh, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (02/11/2025).

Menkomdigi Meutya Hafid mengatakan upaya ini adalah bentuk komitmen pemerintah memberikan kemudahan kepada para penerima bantuan serta menjamin BLT Kesra sampai tepat sasaran, termasuk ke wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

“Sekarang penerima bansos tidak harus antre mengular karena sudah menggunakan sistem undangan, dan pelayanannya pun cepat,” ujar Meutya.

Dikatakan, pemerintah juga memastikan bahwa setiap penerima bantuan akan mendapatkan haknya, termasuk bagi yang tidak bisa hadir sendiri di titik pembagian BLT Kesra.

“Tidak boleh ada satu pun yang tidak sampai kepada keluarga penerima manfaat. Termasuk tadi kalau orangnya tidak dapat hadir karena satu dan lain hal, bantuan akan diantar sampai ke rumahnya langsung,” tegasnya.

Dari total 35 juta keluarga penerima manfaat, sekitar 17 hingga 18 juta keluarga akan menerima bantuan melalui jaringan PT Pos Indonesia.

Jumlah penerima bantuan yang besar ini membuat PT Pos Indonesia harus memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi untuk membuat proses menjadi lebih efisien serta mempercepat layanan kepada masyarakat.

“Dengan skala sebesar 35 juta penerima, layanan pos harus terus memperkuat sistem digital agar distribusi bantuan berlangsung efisien dan tanpa hambatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Meutya juga berpesan kepada PT Pos Indonesia memberikan pelayanan yang cepat sekaligus penuh empati kepada para keluarga penerima manfaat.

“Kita harus terus menyapa dengan penuh empati, melayani dengan hati,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris mengatakan PT Pos Indonesia telah bertransformasi dari pengirim surat menjadi perusahaan logistik modern dan penyedia layanan keuangan, termasuk penyalur bantuan sosial pemerintah dengan memanfaatkan teknologi digital.

Haris menjelaskan, dengan sistem yang terintegrasi, penerima bantuan cukup mendatangi Kantor Pos dengan membawa surat undangan dengan barcode khusus yang dikirimkan ke alamat masing-masing dan identitas pribadi untuk menerima BLT.

“Nanti petugas kami akan mengecek melalui aplikasi, jika sesuai, BLT akan langsung dibayarkan,” ujarnya.***

Cara Daftar Bansos BPNT Online Lewat HP, Gampang Banget!

KABARCEPU.ID – Bantuan Sosial Pangan Non Tunai atau Bansos BPNT merupakan program pemerintah yang diberikan setiap bulan kepada Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Bantuan ini disalurkan non tunai melalui akun elektronik dan hanya bisa digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warong atau pedagang yang bekerja sama dengan bank.

Sebelum bisa menerima BPNT, masyarakat harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). DTKS mencatat penduduk dengan status kesejahteraan rendah, seperti penerima BPNT, PKH, BLT, dan Program Indonesia Pintar (PIP). Data ini juga menjadi acuan berbagai bantuan sosial pemerintah.

Bagi yang ingin mendaftar BPNT secara online, prosesnya bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos di smartphone. Berikut langkah-langkahnya, dikutip dari Dinas Sosial Aceh:

– Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store.
– Buka aplikasi, pilih Buat Akun Baru untuk registrasi.
– Masukkan data diri, termasuk Nomor Kartu Keluarga (KK), NIK, dan nama lengkap.
– Unggah foto KTP dan swafoto memegang KTP.
– Pastikan wajah terlihat jelas, tanpa masker atau aksesori yang menutupi.
– Periksa kembali data, lalu pilih Buat Akun Baru.
– Verifikasi akun melalui email yang dikirim Kemensos.
– Setelah berhasil, buka aplikasi, pilih Daftar Usulan, dan isi data sesuai petunjuk.
– Pilih jenis bantuan BPNT dan lengkapi persyaratan.
– Kemensos akan melakukan verifikasi. Jika disetujui, pengguna akan menerima notifikasi.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program bantuan sosial yang memberikan bantuan non-tunai kepada keluarga penerima manfaat (KPM) untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong atau toko yang bekerja sama dengan pemerintah.

BPNT bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga miskin dan memberdayakan warung kecil, dengan nominal bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan yang diberikan setiap tiga bulan atau Rp600 ribu sekali pencairan.***

Cair! Begini Cara Cek BPNT November 2025 Lewat HP

KABARCEPU.ID – Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) selalu ditunggu setiap bulan. Program pemerintah ini disalurkan non tunai melalui akun elektronik dan hanya bisa digunakan untuk belanja bahan pangan di e-Warong atau pedagang yang bekerja sama dengan bank.

Untuk memastikan BPNT November 2025 sudah cair atau belum, masyarakat bisa mengeceknya secara online melalui website maupun aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos.

Jadwal Pencairan BPNT 2025
Melansir laman Badan Pangan, pencairan BPNT dilakukan tiap triwulan, bukan per bulan tetap. Berikut pembagiannya:

Tahap 1: Januari, Februari, Maret
Tahap 2: April, Mei, Juni
Tahap 3: Juli, Agustus, September
Tahap 4: Oktober, November, Desember

Proses pencairan biasanya bergulir, mulai pekan pertama hingga keempat tiap bulan. Jadi, penerima disarankan untuk mengecek secara rutin agar mengetahui kapan dana masuk ke rekening.

Cara Cek BPNT November 2025

1. Via Website Resmi
– Buka link https://cekbansos.kemensos.go.id/
– Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
– Masukkan nama sesuai KTP
– Ketik huruf kode yang muncul
– Klik Cari Data
– Sistem akan menampilkan status penerima bantuan dengan keterangan “Ya” atau “Tidak”. Jika bukan penerima, akan muncul “Tidak Terdapat Peserta/PM”.

2. Via Aplikasi Resmi
– Unduh Cek Bansos di Play Store
– Buka aplikasi dan pilih Buat Akun untuk pengguna baru
– Isi data lengkap: nama, NIK, alamat, email, password
– Unggah swafoto memegang KTP
– Klik Buat Akun Baru dan lakukan verifikasi email jika diminta
– Setelah login, buka menu Profil untuk melihat jenis bantuan yang diterima

Nominal Bansos BPNT 2025
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 43,6 triliun untuk 20 juta KPM. Setiap penerima mendapat Rp 200 ribu per bulan, sehingga per triwulan (tiga bulan) totalnya Rp 600 ribu. Dana ini dikirim langsung ke rekening KKS dan bisa dicairkan melalui bank Himbara.

Selain itu, ada tambahan dari program BLT Kesra senilai Rp 900 ribu untuk periode Oktober–Desember.***

Begini Sikap Presiden dan Kapolri Soal Ledakan di SMAN 72 Jakarta

KABARCEPU.ID – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta Utara pada Jumat, 7 November 2025 siang.

Presiden juga memerintahkan agar penanganan korban dilakukan secepat dan sebaik mungkin.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Ini merupakan hal yang tidak kita inginkan. Beliau tadi pertama bereaksi untuk memprioritaskan ke korban, penanganan korban,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi kepada awak media.

Prasetyo menambahkan, Presiden juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Ia mengimbau agar warga lebih peduli terhadap situasi di sekitar rumah dan sekolah.

“Marilah kita sekali lagi saling waspada, saling peduli terhadap lingkungan, peduli terhadap sekitar kita. Jika ada hal-hal yang dirasa mencurigakan atau berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak baik, mari kita semakin peduli baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan perkembangan terkini penanganan pascaledakan. Menurutnya, seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis, dan situasi kini terkendali.

“Jumlah korban di awal kurang lebih mencapai 50 atau 60, tapi saat ini alhamdulillah sudah dibuatkan posko dan korbannya sudah bisa berangsur-angsur pulang, dan ada dua orang yang saat ini sedang dilaksanakan operasi,” ujar Listyo.

Kapolri memastikan tidak ada korban meninggal dunia. Dua orang korban masih menjalani operasi di rumah sakit. Selain itu, polisi juga sudah mengidentifikasi satu pelaku tak terduga yang kini tengah didalami motif serta latar belakangnya.

“Sementara untuk pelaku tak terduga, saat ini sudah kita dapatkan. Anggota sedang melakukan pendalaman terkait identitas pelaku, lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang saat ini sedang kita dalami,” kata Kapolri.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk senjata mainan dan tulisan-tulisan yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut.

“Kita menemukan jenis senjatanya senjata mainan, ada tulisan-tulisan tertentu dan itu juga menjadi bagian yang kita dalami untuk mendalami motif, termasuk bagaimana yang bersangkutan kemudian merakit dan melakukan aksinya,” jelas Listyo. ***