KABARCEPU.ID – Pemerintah Kabupaten Blora bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menggenjot penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) guna mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur daerah.
Ini dilakukan, menyusul realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Blora yang berhasil melampaui target hingga 104 persen.
Dalam rapat koordinasi di Setda Blora, pada Selasa 14 Juli 2026, Bupati Arief Rohman menekankan bahwa PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) memiliki peran vital karena berkaitan langsung dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui skema opsen pajak.
“Ini penting karena muaranya adalah untuk pembangunan di Kabupaten Blora. Yang sudah bayar kami ucapkan terima kasih, yang belum ayo kita bayar bersama,” ajaknya.
Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, mengapresiasi capaian PBB Blora yang luar biasa dan berharap PKB dapat menyusul.
“Pajak yang kita dapatkan akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan jalan, irigasi, dan infrastruktur lainnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Blora dan Bapenda Jateng menyerahkan apresiasi Program Gebyar Hadiah Samsat 2026 kepada lima wajib pajak taat asal Kabupaten Blora.
Mereka adalah Sofyan (Bogorejo), Suparno (Todanan), Siti Wiji Lestari (Ngawen), Warsi (Kradenan), dan Afrida Aftikasyari (Randublatung).
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan demi kemajuan daerah. (red)





