KABARCEPU.ID – Baru-baru ini, TasteAtlas, panduan daring kuliner dunia yang berbasis di Kroasia, merilis daftar Top 100 Salad Terbaik di Dunia Tahun 2026.
Tidak tanggung-tanggung, enam kuliner berbasis sayuran khas Nusantara berhasil menembus kurasi ketat tersebut, membuktikan bahwa cita rasa lokal memiliki daya saing yang kuat di kancah global.
Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk apresiasi terhadap teknik pengolahan tradisional dan kompleksitas rasa bumbu kacang yang menjadi ciri khas salad ala Indonesia.
Dilansir dari TasteAtlas, berikut adalah enam kuliner Nusantara yang berhasil mencatatkan namanya dalam daftar bergengsi tersebut (Top 100 Salad Terbaik di Dunia Tahun 2026):
1. Pecel – JAWA TIMUR
Pecel berhasil menembus posisi sepuluh besar dunia, menempati peringkat ke-7. Hidangan asal Jawa ini dinilai unggul karena keseimbangan nutrisi dan kedalaman rasa pada sambal kacangnya. Perpaduan sayuran hijau yang segar dengan aroma daun jeruk dan kencur pada bumbunya memberikan sensasi rasa yang unik dan eksotis bagi lidah internasional.
2. Ketoprak – JAKARTA
Berada di posisi ke-18, Ketoprak menjadi wakil dari Jakarta yang sangat diminati. Tekstur kontras antara bihun yang lembut, tahu goreng, ketupat, serta siraman saus kacang yang kental dan gurih menjadi poin utama. Penambahan bawang goreng dan kerupuk memberikan dimensi tekstur “crunchy” yang sering dicari dalam sebuah hidangan salad modern.
3. Gado-Gado – JAKARTA
Gado-gado, yang sering dijuluki sebagai “Salad-nya Indonesia,” konsisten mempertahankan posisinya di kancah internasional dengan menempati urutan ke-30. Keanekaragaman isi, mulai dari sayuran rebus, telur, hingga tempe, menjadikannya hidangan yang lengkap secara nutrisi dan kaya akan rasa.
4. Rujak Cingur – SURABAYA
Masuknya Rujak Cingur di peringkat ke-81 menunjukkan bahwa profil rasa yang berani pun dapat diterima oleh pasar global. Kehadiran cingur (moncong sapi) yang kenyal serta penggunaan petis udang memberikan karakter rasa yang kuat, autentik, dan tidak ditemukan pada salad dari negara manapun.
5. Asinan – BETAWI/BOGOR
Di peringkat ke-92, Asinan (baik varian Betawi maupun Bogor) memikat para kritikus kuliner dengan kesegarannya. Perpaduan antara rasa asam, manis, dan pedas dari kuah cuka serta tekstur sayuran atau buah yang renyah menjadikan Asinan sebagai hidangan pembuka yang sangat menyegarkan dalam kategori salad.
6. Karedok – JAWA BARAT
Melengkapi daftar ini, Karedok asal Jawa Barat menempati posisi ke-98. Berbeda dengan Pecel atau Gado-Gado, Karedok menggunakan sayuran mentah sepenuhnya. Hal ini memberikan nilai tambah dari sisi kesehatan dan kesegaran alami, yang sejalan dengan tren gaya hidup sehat global saat ini.
Keberhasilan enam kuliner ini masuk ke dalam daftar Top 100 Salad Terbaik di Dunia 2026 adalah sebuah kemenangan besar bagi diplomasi kuliner Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa bahan-bahan sederhana jika diolah dengan bumbu tradisional yang kaya, mampu menghasilkan hidangan kelas dunia.
Pencapaian ini diharapkan dapat mendorong para pelaku industri kuliner tanah air untuk terus menjaga kualitas dan autentisitas rasa, serta semakin bersemangat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui meja makan internasional.***






