Arsip Tag: Parade Musik

Penuhi Janji, Jamur Guncang Nglanjuk

KABARCEPU.ID – Parade Musik Merah Putih menyongsong Hari Kemerdekaan RI ke-72 di Lapangan Olah Raga Desa Nglanjuk, Minggu (13/8/2017) sangat meriah.

Masing-masing grup band menunjukkan kebolehannya di depan penggemarnya. Lapangan dipenuhi kawula muda yang haus hiburan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jamur Band benar-benar memenuhi janjinya memberikan hiburan segar bagi para penikmat musik.

“Janji kami terpenuhi. Hari ini Desa Nglanjuk serasa berguncang. Itulah dahsyatnya komunitas reggae,” ujar sang vocalist Jamur Band, Tommy, ketika ditemui kabarcepu.com seusai pentas.

Lagu-lagu yang tak asing lagi di telinga semacam Kong Kalikong, Kembali, Pesta Pantai, Ceng Ceng Po, dan Ngayogjokarto benar-benar menguras energi penonton dalam ber-jamming ria.

“Salam damai. Kita tunjukkan bahwa komunitas reggae itu cinta perdamaian,” teriak Tommy menyapa penonton yang berjubel.

Jamur Band yang digawangi Tommy (vocal), Yudha (perkusi), Nando (drum), Qohar (gitar 1), Momon (gitar 2), Ceking (bass), serta Candra (keyboard) ini seakan tahu persis kemauan penggemarnya.

Memenuhi request lagu menjadi salah satu cara membuat penonton semakin hanyut. Grup band beranggotakan anak muda kreatif ini menyatakan tak akan pernah berhenti untuk berkarya.

“Semampu yang kami bisa, kami akan terus meningkatkan skill dalam bermain musik. Karena inilah cara kami menunjukkan potensi diri,” ujar Tommy santai sambil membagikan sticker pada para penggemarnya. (*)

Siswanto: Musik Reggae Identitas Generasi Muda

KABARCEPU.ID – Siswanto, Bendahara Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesi (KNPI), menyatakan bahwa musik bergenere reggae menjadi identitas pemuda.

“Musik reggae, band adalah salah satu jenis musik yang menjadi identitas generasi muda,” ujarnya saat hadir di acara Parade Musik dalam rangka HUT RI ke-72 di Desa Nglanjuk Kecamatan Cepu, Minggu (13/8/2017).

Pria yang juga menjabat sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora ini, mengatakan bahwa, perubahan selalu diawali dari generasi muda.

“Generasi muda ditandai dengan generasi yang kreatif, inovatif dan siap terhadap dinamika kehidupan,” terangnya.

Menurutnya, bakat minat tersalurkan positif, maka akan menjadi pendidikan karakter yang baik bagi tumbuh kembang generasi muda. “Khususnya remaja,” ujarnya.

Siswanto beranggapan, jika Kecamatan Cepu dan Kecamatan Blora adalah wilayah yang menjadi pelpor perubahan. “Cepu dan Blora adalah dua kecamatan pelopor perubahan di Kabupaten Blora,” pungkasnya.

Saat itu, dirinya bersama istri juga ikut menyumbangkan sebuah lagu Pop yang berjudul “Aku bukan bang toyib”. (*).

Parade Musik Dibanjiri Penonton Anak-anak

KABARCEPU.ID – Parade Musik Merah Putih yang digelar di Lapangan Olah Raga Desa Nglanjuk, Cepu dibanjiri penonton anak-anak.

Acara musik yang digeber Minggu (13/8/2017) ini bersamaan dengan libur sekolah. “Hari ini kan libur sekolah, jadi aku bareng teman-teman bisa nonton pentas musik yang asyik ini,” ungkap Edi, salah seorang penonton.

Siswa Kelas 3 MI Assalam Nglanjuk ini mengaku senang di desanya ada parade musik seperti ini. “Ramai sekali, saya senang bisa nonton bareng-bareng,” katanya seraya menunjukkan ekspresi gembira.

Terlihat, puluhan anak-anak tampak bersemangat dan ceria menikmati musik gratis yang jarang sekali diadakan di desanya. Tanpa malu-malu, mereka asyik bergoyang mengikuti irama reggae yang easy listening. “Asyik bro. Kalo nggak goyang nggak asyik..,” ujar anak polos ini bersemangat.

Sambutan meriah penonton semakin membuat band pengisi panggung semakin bergairah menunjukkan keahliannya memainkan alat musik.

“Terima kasih buat anak-anak yang ikut mengapresiasi musik kami. Kami bangga, dan kami akan terus bermusik untuk menghibur mereka,” ujar Ceking, bassist Jamur Band. (*)

Punk Rock Dan Reggae Sedot Perhatian Warga Nglanjuk

KABARCEPU.ID – Sebanyak 10 grup band yang bergenre Punk Rock dan Reggae menunjukkan kebolehannya dalam parade musik Desa Nglanjuk pada peringatan peringtan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan RI ke-72 yang digelar di lapangan olah raga Desa Nglanjuk, Kecamatan Cepu, Minggu (13/8/2017).

Grup band tersebut antara lain,  Jamur (Cepu), Jabat Tangan (Ngawi), BlangXSka (Cepu), Rastafals (Bojonegoro), Happy Working (Blora), Osteo Porosis (Cepu). Selanjutnya Randha Royal (Cepu), Dark Horse (Blora), Broken Steel (Cepu), serta Foresta Boys (Blora).

Sontak, parade musik tersebut menyedot masyarakat Nglanjuk dan sekitarnya. Pasalnya, baru pertama kali ini event band digelar di Desa Nglanjuk.

Penonton yang berasal dari berbagai daerah sekitar, berjingkrak-jingkrak saat drumb digebug dan grup band menyanyikan lagu bergenere Punk Rock.

Begitu pula, rastaman (red-penggemar musik reggae ), sontak berkumpul dan memadati lapangan saat alunan lagu reggae  mulai dinyanyikan.

“Ini baru baru pertama kalinya diadakan di Desa Nglanjuk,” kata Kepala Desa Nglanjuk, Wiji.

Menurut ketua panitia pelaksana, Suyatno, event tersebut merupakan wadah  bagi para pemuda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Di Cepu khususnya, banyak pemuda yang memiliki potensi bermusik. Sehingga, event ini tepat bagi mereka yang selama ini hanya berlatih saja tanpa ditunjukkan kepada masyarakat luas,” ujarnya. (*)

Parade Musik akan Digelar di Nglanjuk

KABARCEPU.ID – Event besar bertajuk Parade Musik Merah Putih akan digelar di Lapangan Olah Raga Nglanjuk, Minggu (13/8/17).

Parade yang akan menampilkan 10 grup band anak muda berbakat ini dipastikan akan menjadi tontonan menarik bagi kawula muda. “Ini ajang kreativitas anak muda berbakat, sekaligus menggali potensi mereka,” ungkap ketua panitia pelaksana, Suyatno.

Menurut Suyatno, kreativitas kawula muda Kota Cepu belakangan semakin menonjol, khususnya di bidang musik.

“Potensi inilah yang perlu digali dan ditampung. Event Parade Musik Merah Putih menjadi wadah berekspresi. Lewat cara inilah kami memotivasi kawula muda untuk menunjukkan bakatnya,” beber pria yang juga berprofesi sebagai pendidik di SMK Muhammadiyah 1 Cepu ini.

Dia menambahkan, acara yang akan digelar mulai pukul 09.00 hingga berakhir pukul 16.30 WIB tersebut akan diikuti 10 grup band dari berbagai kota.

Band yang telah siap menunjukkan kebolehannya yaitu Jamur (Cepu), Jabat Tangan (Ngawi), BlangXSka (Cepu), Rastafals (Bojonegoro), Happy Working (Blora), Osteo Porosis (Cepu). Selanjutnya Randha Royal (Cepu), Dark Horse (Blora), Broken Steel (Cepu), serta Foresta Boys (Blora).

10 grup band tersebut telah menyatakan siap menunjukkan kemampuan bermusiknya sekaligus memberikan hiburan segar bagi masyarakat. Genre musik yang berbeda akan memberikan nuansa hiburan yang menarik.

“Mereka bukan hanya menghibur, tetapi mereka memberikan pilihan yang menarik,” kata Suyatno ketika ditemui KabarCepu disela-sela persiapan acara.

Nglanjuk dipilih menjadi tempat menggelar event karena letaknya yang strategis dan mudah terjangkau. “Nglanjuk adalah tempat yang paling cocok untuk event ini,” tegas Suyatno.

Dia mengatakan, Parade Musik Merah Putih yang akan dibanjiri ribuan anggota komunitas penggemar musik reggae dan pop ini akan menjadi agenda menarik mencari hiburan.

“Semoga bisa mengobati kerinduan para penggemar musik yang telah lama menantikannya,” ujarnya bangga.***