Arsip Tag: Bupati Blora

ISTIMEWA! Bupati dan Wakil Bupati Blora Turun ke Sawah, Ikut PANEN RAYA Bareng Petani, Dimana?

KABARCEPU.ID – Panen Raya merupakan suatu anugerah bagi para Petani, terlebih jika panen tersebut mendapat perhatian dari Bupati dan Wakil Bupati Blora.

Tak hanya perhatian, Bupati dan Wakil Bupati Blora juga ikut turun ke sawah, bersama para Petani menikmati hasil Panen Raya.

Momen Panen Raya tersebut, menjadi hal yang istimewa ketika Bupati dan Wakil Bupati memanen padi bersama para Petani di sawah.

Hal ini merupakan bentuk perhatian serta kepedulian pemimpin terhadap masyarakatnya, karena peduli tak harus komisi.

Bupati H. Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, selaku pemimpin di Kabupaten Blora, memberikan kepedulian mereka dengan ikut merasakan suasana di sawah dalam Panen Raya tersebut.

bupati blora saat memanen padi
Bupati Blora, saat memanen padi di Desa Nglandeyan, Kedungtuban (foto: Tim Liputan Prokompim)

Panen Raya tersebut, digelar oleh para Petani Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Selasa, 7 Februari 2023.

Sementara itu, Petani Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban bersyukur BB tanaman padi yang menggunakan padi galur bebas hama.

Padi galur yang bernama Putra Blora (PB 01) itu hasil belajar otodidak seorang Petani Millenial Desa Nglandeyan yaitu, Hadi.

“Saya bisa menemukan padi galur ini karena belajar otodidak, lewat youtube. Kemudian prosesnya mulai pembenihan hingga panen, prosesnya mayoritas menggunakan organik,” ucap Hadi.

Hadi melanjutkan, ada beberapa efek ketika ia menggunakan proses yang mayoritas organik.

“Efeknya seperti bapak ibu lihat, padi ini bebas hama, kemudian tinggi-tinggi dan jumlah panen diperkirakan 10 ton per hektarnya,” lanjut Hadi saat panen raya padi galur Putra Blora (PB 01).

Disampaikannya, Hadi siap untuk menularkan apa yang telah ia dapat untuk masyarakat Blora secara luas.

wakil bupati blora saat memanen padi
Wakil Bupati Blora, saat memanen padi di Desa Nglandeyan, Kedungtuban (foto: Tim Liputan Prokompim)

Pada kesempatan yang sama, Bupati Blora H. Arief Rohman yang ikut secara langsung Panen Raya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Petani Millenial Nglandeyan.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi penghargaan setinggi-tingginya pada petani millenial khususnya mas Hadi yang sudah mendukung program kita terkait dengan ketahanan pangan,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, wilayah Kedungtuban adalah salah satu penyangga pangan kabupaten Blora, dimana pada akhir-akhir ini banyak fenomena gagal panen.

Sehingga pihaknya meminta dinas terkait untuk mengecek di lapangan.

Bupati Arief melanjutkan, apa yang telah dihasilkan oleh petani millenial Nglandeyan komitmen akan mengawal ke Kementerian Pertanian.

“Saya ingin mengawal ini, agar menjadi varietas andalan kita. Besok rencana kita akan Jakarta dan akan menghadap ke Kementerian Pertanian. Agar izin varietas dan hak paten bibit ini,” lanjut Bupati.

Selain Panen Raya, Bupati Arief juga membuka ruang diskusi bersama para petani, untuk mendengarkan aspirasi ataupun keluhan para petani Kedungtuban khususnya Desa Nglandeyan.

Turut ikut Panen Raya secara langsung selain Bupati dan Wakil Bupati Blora, juga perwakilan Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora, Forkompimcam Kedungtuban dan Kepala Desa se kecamatan Kedungtuban.***

SELAMAT! Akhirnya Dapat SK Pengangkatan, 215 Kepala SD di Blora Auto HAPPY

KABARCEPU.ID – Sebanyak 215 Kepala SD atau Sekolah Dasar di Blora menerima SK Pengangkatan pada Senin, 6 Februari 2023 dari Bupati Blora Arief Rohman.

Penyerahan Surat Keputusan atau SK Pengangkatan kepada 215 Kepala SD atau Sekolah Dasar se-Kabupaten Blora, dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

215 Kepala SD tersebut, menerima SK Pengangkatan yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Kepegawaian Daerah.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, secara simbolis menyerahkan SK Pengangkatan maupun mutasi Kepala Sekolah Dasar tersebut kepada tiga perwakilan.

Bupati Blora yang lebih akrab disapa mas Arief itu, ajak 215 Kepala SD yang tersebar se-Blora untuk sesarengan mbangun pendidikan di Kabupaten Blora.

“Menjadi pemimpin itu harus terus bergerak untuk melakukan perubahan. Dan itu dimulai dari diri sendiri, dan saat ini juga. Mari Sesarengan Mbangun pendidikan di Kabupaten Blora,” tandasnya.

Dikemukakan, saat ini banyak pekerjaan rumah di Kabupaten Blora, khususnya bidang pendidikan.

“PR kita ini banyak, terkhusus bidang pendidikan. Tidak mungkin saya dan Bu Wakil bisa menyelesaikan tanpa bapak ibu semua,” ungkapnya.

SK Pengangkatan 215 Kepala SD di Blora
215 Kepala SD di Blora menerima SK Pengangkatan (foto: Tim Liputan Prokompim)

Bupati menambahkan bahwa, agar meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM, meningkatkan angka harapan sekolah dan meningkatkan kompetensi guru yang bisa berdampak pada lingkungan belajar sekolah.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya mengucapkan selamat kepada bapak ibu sekalian atas amanah dan tugas barunya. Berikan pelayanan pendidikan sebaik mungkin kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan indeks pendidikan,” ucap Bupati Arief.

Kepada 215 Kepala SD yang menerima SK, Bupati meminta untuk melakukan inovasi-inovasi yang kreatif.

“Setelah menerima SK ini, saya minta untuk bapak ibu mempunyai perencanaan yang inovatif ya, agar minat anak-anak kita tinggi untuk sekolah di SD Negeri,” lanjut Bupati Arief.

Bupati meyampaikan bahwa, dalam perencanaan program sekolah harus melibatkan semua pihak, baik kepala sekolah, guru beserta staf, komite sekolah, dan orang tua siswa.

“Termasuk perencanaan program Baca Tulis Al Qur’an (BTA) untuk siswa. Ini program khusus untuk siswa yang beragama Islam, agama lain bisa menyesuaikan,” ujar Bupati.

Turut hadir dalam penyerahan SK Pengangkatan adalah, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Kepala Dinas Pendidikan Aunur Rofiq dan Kepala BKD Heru Eko Wiyono.***

Temui Mensesneg, Bupati Blora Diminta Dorong Pembangunan Kawasan Cepu Raya

KABARCEPU.ID – Lobi-lobi ke Pemerintah Pusat terus dilakukan Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., untuk mendapatkan dukungan percepatan pembangunan daerah, khususnya Kawasan Cepu Raya.

Terbaru, Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini sowan ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc, bersama Gus Miftah.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu 31 Desember 2022, Mas Arief mengaku bahwa pertemuannya dengan Mensesneg dan Gus Miftah itu terjadi Jumat sore 30 Desember 2022 kemarin di Jakarta.

“Alhamdulillah kemarin sore berkesempatan diskusi bersama Pak Menteri Sekretaris Negara, Prof. Pratikno dan Gus Miftah. Kita dapat ilmu, wawasan, pencerahan, tentang pembangunan banyak hal. Salah satunya ide Prof Pratikno tentang Pembangunan Kawasan Cepu Raya, sinergi Dolokgede Bojonegoro dengan Cepu Blora, yang sangat briliant dan menarik sekali untuk ditindaklanjuti demi percepatan pembangunan kawasan perbatasan Jateng – Jatim,” ungkap Mas Arief.

Selain gagasan tersebut, pihaknya juga menyampaikan bahwa mereka bertiga juga sempat membahas kelanjutan tahapan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko yang akan membendung Sungai Bengawan Solo di perbatasan Mendenrejo Blora dengan Ngelo Bojonegoro.

” Ya termasuk membahas kelanjutan tahapan pembangunan bendung gerak Karangnongko yang akan tetap dilanjutkan tahapannya. Serta perjuangan pembangunan Jalan Randublatung ke Getas sampe perbatasan Ngawi kawasan KHDTK UGM agar dapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Semoga berhasil. Mohon doa nya dari warga masyarakat Blora,” lanjut Bupati.

Untuk diketahui pembangunan Bendung Karangnongko sudah lama direncanakan Pemerintah Pusat. Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Muawanah pun sudah pernah meninjau bersama bakal lokasi pembangunannya tahun lalu. Bendung Karangnongko ini nantinya akan bermanfaat untuk pengendali banjir wilayah hilir dan untuk irigasi pertanian di 3 Kabupaten yakni Blora, Bojonegoro dan Ngawi.

Sedangkan pembangunan jalan tembus Randublatung – Getas hingga Ngawi yang melintasi kawasan KHDTK Getas UGM Yogyakarta juga terus Mas Arief upayakan agar dapat dibantu Pusat. Pasalnya saat ini kondisinya rusak parah. Jika dapat dibangun sinergi dengan pemerintah Pusat, jalan ini akan menjadi akses pertumbuhan ekonomi di Blora bagian Selatan yang saat ini menjadi kantong kemiskinan.***

Safari Subuh di Sonokidul, Bupati Dicurhati Warga Soal Jalan, Pupuk Hingga BBM

KABARCEPU.ID – Saat Safari Subuh di Desa Sonokidul, Kecamatan Kunduran, Jumat (11/11/2022), Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dicurhati warga soal jalan, pupuk  hingga BBM.

Cukup antusias warga mengikuti Safari Subuh yang dilaksanakan di Masjid Jami Al Hidayah Sonokidul itu. Mulai masyarakat desa, tokoh agama, para Kades wilayah Kecamatan Kunduran, Forkopimcam, hingga para Kepala OPD terkait  Serta Baznas Kabupaten Blora hadir di acara itu.

Usai sholat bersama, Bupati membuka ruang dialog dengan masyarakat dan petani. DI sesi inilah, Bupati Arief dicurhati warga terkait masalah pembangunan jalan, kelangkaan pupuk bersubsidi, hingga sulitnya membeli BBM untuk alat mesin pertanian.

Seperti yang disampaikan Ahmad Sutarjan, warga Dukuh Temas, Desa Sonokidul.  Dia meminta Bupati untuk melakukan perbaikan jalan sementara sambil menunggu anggaran pembangunan selanjutnya. Karena saat ini jalan kabupaten ruas Kodokan -Temas – Sonokidul kondisinya rusak parah.

“Rowobungkul – Kemiri – Kodokan tahun ini alhamdulillah sudah dibangun. Tinggal Kodokan sampai Sonokidul ini yang kabarnya belum teranggarkan. Kami mohon untuk sementara diurug grosok dulu Pak Bupati, biar anak sekolah kalau berangkat tidak khawatir jatuh. Sambil menunggu kelanjutan pembetonan jalannya,” ucapnya.

Tidak hanya soal jalan, Sutarjan  juga meminta Bupati untuk menertibkan penjualan pupuk bersubsidi yang harganya diatas HET dan sulit diperoleh.

“Kita sebagai petani serba susah. Pupuk subsidi sulit dibeli, malah kadang ada yang jualan keliling dengan harga tinggi. Kalau menemui penjual keliling seperti ini disuruh melaporkan, ya malah kita beli Pak, karena butuh. Tolong beri kami solusi,” lanjut Ahmad Sutarjan.

Mewakili para petani di Desa Sonokidul, dia juga mengeluhkan sulitnya membeli BBM bersubsidi jenis solar di SPBU. Karena hanya dibatasi maksimal 10 liter, dan tidak boleh beli pagi hari.

“Masalah solar juga kami merasa dipersulit Pak. Ini mumpung ada Pak Bupati jadi kita sampaikan unek unek kami. Kami hanya dibatasi beli maksimal 10 liter, padahal kebutuhan untuk garap sawah sampai 15 liter sekali nraktor. Ditambah lagi beli setelah subuh tidak dilayani, alasannya pengawas datangnya jam tujuh pagi. Padahal kita para petani kerja di sawah kan setelah subuh. Mosok harus nunggu sampai matahari panas baru dilayani, tolong Pak,” keluhnya.

Mendengar keluhan itu, Bupati Arief yang hadir bersama Wakil Bupati Tri Yuli dan Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4),  langsung memberikan tanggapan dengan lugas.

“Soal pupuk, memang kuota pupuk bersubsidi dari Pusat terus berkurang karena kondisi keuangan sedang tidak baik-baik saja. Maka harus ada alternatif lain untuk pupuk, salah satunya mencoba pertanian organik seperti yang mulai dikembangkan di Sonokidul ini,” ucap Bupati.

Selain itu, menurut Bupati , pengawasan penjualan pupuk bersubsidi juga harus dilakukan bersama. Pihaknya meminta agar para petani tidak mengumpulkan Kartu Tani yang berisi kuota pupuk bersubsidi di pengecer atau agen. Untuk menghindari penyalahgunaan.

“Biasanya petani takut Kartu Taninya hilang atau lupa password, sehingga dikumpulkan di pengecer atau agen. Padahal jika passwordnya tidak diganti, bisa dimanfaatkan agen atau pengecer untuk digesek duluan. Semoga ini tidak terjadi. Oleh sebab itu kedepan jika takut kartunya hilang, dikumpulkan saja di kelompok tani atau gapoktan. Jangan di agen atau pengecer pupuk. Akan kita adakan rapat untuk mengundang seluruh gapoktan,” ujar Bupati.

Begitu juga dengan BBM, dikemukakan Bupati Arief, pihaknya meminta Wakil Bupati untuk mengundang seluruh pengusaha SPBU dan dinas terkait untuk membahas kemudahan petani dalam mendapatkan solar.

“Dulu mengurus surat ijin beli solar yang ada di Dinas kabupaten, sudah kita delegasikan cukup ke Kantor Kecamatan masing-masing. Kini jika masih dipersulit waktu pembeliannya, maka nanti kita minta Bu Wabup mengumpulkan seluruh pengusaha SPBU agar bisa memberikan solusi kepada petani. Sedangkan soal kuota, karena ini ketentuan dari Pusat maka coba akan kita komunikasikan dengan Pusat. Semoga ada kebijakan yang pro petani,” tambah Bupati.

“Satu lagi tentang jalan. Memang saat ini PR pembangunan jalan kabupaten kita sangat banyak di 16 Kecamatan. Nanti biar disurvei Dinas PUPR dulu nggih Pak, mana saja yang butuh digrosok. Kita komitmen untuk pembangunan jalan kabupaten ini dilakukan bertahap berkelanjutan,” ujar Bupati Arief.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan dari Baznas untuk Takmir Masjid Sonokidul, bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu. Serta jalan jalan pagi melihat hasil pembangunan jalan kabupaten di Desa Sonokidul.***

Bupati Blora Imbau Puskesmas Jangan Pilih-pilih Pasien

KABARCEPU.ID – Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada hari Jumat (11/11/2022), melakukan kunjungan sekaligus pembinaan ASN di Puskesmas Sonokidul, Kecamatan Kunduran. Dalam kesempatan itu, Bupati berbaur dengan seluruh nakes yang sedang melaksanakan senam pagi di halaman Puskesmas.

Setelah mengikuti senam bersama, Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini sempat memberikan pengarahan dan pembinaan untuk Kepala Puskesmas dan seluruh nakes. Bupati meminta agar Puskesmas bisa terus melakukan inovasi dan tidak membeda-bedakan pasien berdasarkan status ekonominya.

“Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di Kecamatan harus terus berinovasi. Tantangan kedepan semakian besar, jika tidak mau berinovasi, Puskesmas akan tertinggal. Karena banyak rumah sakit dan klinik swasta yang bermunculan,” ujar Bupati.

“Termasuk pelayanan untuk warga miskin dan kurang mampu. Jangan hanya karena miskin, lalu dikesampingkan. Didahulukan yang punya uang. Jangan ya..!! Semuanya harus dilayani sepenuh hati. Pelayanan itu yang utama. Sing penting dimasukkan dulu untuk diproses. Masalah tidak ada biaya, itu urusan belakangan. Kita ada Baznas dan sebagainya yang bisa untuk mengcover itu,” tegas Bupati.

“Jangan pilih pilih pasien, semuanya harus mendapatkan kualitas pelayanan yang baik, yang sama,” tambah Bupati.

Dirinya juga meminta seluruh nakes bisa mengutamakan senyum, ketulusan hati dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien.

“Kalau menghadapi pasien jangan mrengut. Perbanyak senyum, masak kalah sama Indomaret. Jangan ya, jangan kalah dengan Indomaret. Kita ingin ketika ada pasien yang berobat ke Puskesmas, semuanya bisa sembuh cukup di Puskesmas aja, jangan sampai dirujuk ke RS. Kekurangan SDM atau fasilitas alat kesehatan tolong didata dan diajukan ke Dinas (Dinkes),” pungkas Bupati.

Menurut Bupati, ini tidak hanya berlaku untuk Puskesmas Sonokidul saja. Namun juga seluruh Puskesmas se Kabupaten Blora.

Usai menyampaikan arahannya, Bupati lantas berkeliling melihat sejumlah fasilitas kesehatan di beberapa poli dalam Puskesmas Sonokidul, didampingi Kepala Puskesmas, dr. Elsanita Happy Florita.

“Dadakan dikunjungi Pak Bupati. Semalam baru dikabari, tidak ada persiapan khusus apapun. Hanya senam bersama saja dan keliling, memberikan pembinaan kepada kami. Terimakasih Pak Bupati atas rawuhnya. Ini menjadi penyemangat kami untuk lebih baik kedepannya. InshaAllah Puskesmas Sonokidul kedepan siap menjadi lebih baik,” kata dr. Elsanita.***

Majukan Budaya, Bupati Blora Jalin Kerja Sama dengan Mangkunegaran

KABARCEPU.ID – Bupati Blora, Arief Rohman datangi Puro Mangkunegaran di Kota Surakarta,  Selasa (13/9/2022). Dia datang bersama istri, Ainia Shalichah. Kedatangannya,  disambut languang oleh Raja Mangkunegara X, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo.

“Alhamdulillah bisa silahturahmi dengan Kanjeng Mangkunegara X, Bhre Sudjiwo. Sosok Raja muda  yang cerdas, pintar, visioner, dan penuh semangat dalam melakukan inovasi pelestarian budaya,” kata Bupati Blora Arief Rohman.

Disampaikan, dia bersama Raja Mangkunegara X sepakat untuk sinergi kerjasama pemajuan Kebudayaan tradisional khas daerah masing-masing.

“Beliau tertarik dengan Blora, yang sebagian wilayah kita ternyata dahulu juga masuk Mangkunegaran,” ujarnya.

Arief mengaku, sempat menyerahkan buku tentang potensi Blora dan menyampiakan kepada raja  berbagai potensi seni budaya. “Mulai Barongan, Tayub, Sedulur Sikep Samin, Wayang Kulit, dan lainnya,” ungkapnya.

Ternyata, kata dia,  Kangjeng Gusti Mangkunegara X mendukung pengembangan budaya tersebut. Ia berencana  membuat konsep event budaya bersama.

“InshaAllah kalau ada kesempatan, beliau akan kita undang ke Blora pada rangkaian Hari Jadi di bulan Desember mendatang untuk bersama sama nguri-uri budaya,” jelas Bupati.

Sementaranya itu, Kanjeng GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, merasa senang dapat menerima kunjungan Bupati Blora. Meskipun baru kali pertama bertemu Bupati Arief Rohman, pihaknya dapat menerima dengan baik layaknya saudara.

“Maturnuwun Pak Bupati atas kunjungannya kesini. Kebetulan saya belum pernah ke Blora. InsyaAllah saya akan lakukan kunjungan balasan ke Blora. Kalau ke Thailand saja saya sempatkan, ke Blora yang lebih dekat pasti akan saya usahakan. Ditunggu undangannya Pak Bupati,” ucap Kanjeng GPH Bhre Sudjiwo.

Menurutnya yang menjadi pembeda dan daya tarik dari setiap daerah adalah budayanya. Sehingga dia mendorong masing-masing daerah untuk aktif melestarikan kekayaan budayanya. Sebagai daya tarik wisata yang bisa ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat termasuk Blora.

“Saya sepakat dengan Pak Bupati tentang pelestarian budaya daerah. Mangkunegaran siap mendukung untuk berkolaborasi dan sinergi. Blora dengan kekhasannya harus bisa dikenal, begitu juga dengan Mangkunegaran. Bersama sama merawat budaya nenek moyang leluhur kita,” lanjutnya.***

Bupati Blora Bagi-Bagi Bendera Merah Putih ke Warga di Car Free Day Sambut HUT RI Ke 77

KABARCEPU.ID – Dalam rangka mendukung gerakan pemasangan 10 Juta bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke -77, Bupati Blora,  H. Arief Rohman, S.IP, M,Si bagi-bagi bendera merah putih kepada masyarakat Blora saat Car Free Day, di Alun-Alun Blora, Minggu (31/7/2022).

Di kesempatan itu, Bupati Arief Rohman mengajak masyarakat Blora untuk mengibarkan bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekan Republik Indonesia ke -77. “Hari ini kita mencanangkan pemasangan bendera merah putih ya, mulai satu Agustus,” ungkap Bupati Arief.

Selain masyarakat, Bupati  juga menghimbau agar seluruh instansi yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora untuk mengibarkan bendera merah putih. “Seluruh instansi, seluruh sekolah juga kami himbau untuk mengibarkan bendera merah putih.

Diharapkan, dengan mengibarkan bendera merah putih tersebut dapat mengingatkan perjuangan-perjuangan dalam meraih kemerdekaan Bangsa ini. Sekaligus agar dapat meningkatkan rasa kecintaan pada tanah air, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pencanangan dengan pemasangan bendera merah putih di sekeliling Alun-Alun Blora itu, dilakukan Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Ketua PKK, dan berbagai pihak lainnya turut melakukan.

Agus (26),  salah satu pengunjung Car Free Day, menyambut baik ajakan Bupati untuk mengibarkan bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT ke 77 Kemerdekan Republik Indonesia. “Tentu, saya pasti memasang bendera merah putih bulan Agustus, saya kibarkan di halaman depan rumah saya,” ucapnya.

Acara pencanangan sekaligus penyerahan bendera merah putih dihadiri oleh Kapolres Blora, Ketua PN Blora, perwakilan Forkopimda, Sekda Blora, Ketua TP PKK, Kepala OPD, Forum Anak, Genre, Pramuka, dan berbagai pihak lainnya.***

S3 Pengaruhi Kesembuhan Pasien

KABARCEPU.ID – Senyum, Salam, dan Sapa (S3)secara psikologis sangat berpengaruh terhadap proses kesembuhan pasien.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Blora, Jawa Tengah, Djoko Nugroho pada Resepsi Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-53 Tahun 2017, Senin (13/11/2017), di Hotel Arra Amandaru Cepu.

Dia menekankan kepada seluruh tenaga medis Kabupaten Blora untuk berubah menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Senyum, salam dan sapa. Tiga hal ini sangat penting dalam hal pelayanan kepada publik, termasuk pelayanan kesehatan. Saya minta kepada seluruh tenaga medis, baik itu perawat, bidan maupun dokter, termasuk karyawan/ karyawati Rumah Sakit dan Puskesmas untuk memperhatikan tiga hal tersebut,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kokok, sapaan akrabnya, menambahkan, kepada seluruh masyarakat Blora untuk memperhatikan gizi bagi anak-anak.

“Jangan ada lagi gizi buruk di Kabupaten Blora, karena gizi merupakan investasi bangsa. Bangsa kita tidak akan pernah maju apabila generasi mudanya sakit-sakitan,” ujarnya.

Bupati Blora juga mengucapkan selamat Hari Kesehatan Nasional Ke-53 kepada seluruh jajaran kesehatan Kabupaten Blora sekaligus memberikan apresiasi yang besar kepada seluruh tenaga medis Kabupaten Blora yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.***