Arsip Tag: Beasiswa

Pasti Lolos! ini 7 Tips Menghadapi Wawancara Beasiswa

KABARCEPU.ID – Wawancara sering menjadi tahap penentuan dalam proses seleksi beasiswa. Pada fase ini, mahasiswa tidak hanya dinilai dari prestasi akademik, tetapi juga dari cara berpikir, sikap, hingga kesiapan diri untuk menerima tanggung jawab sebagai penerima beasiswa.

Tak sedikit pelamar yang gugur di tahap ini karena kurang persiapan. Padahal, wawancara beasiswa umumnya dirancang untuk menggali potensi, motivasi, dan kesesuaian kandidat dengan visi pemberi beasiswa. Oleh karena itu, persiapan yang matang menjadi kunci utama.

Agar peluang lolos semakin besar, ada sejumlah tips yang bisa diterapkan sebelum dan saat menghadapi wawancara beasiswa. Berikut tips wawancara beasiswa yang bisa dicoba:

1. Lakukan riset sebelum wawancara
Cari tahu informasi tentang kampus, jurusan, atau lembaga pemberi beasiswa. Pahami keunggulan, program unggulan, hingga visi-misinya. Pengetahuan ini akan membantu kamu menjawab pertanyaan dengan lebih terarah.

2. Pahami tujuan dan motivasi pribadi
Pastikan kamu memahami alasan mendaftar beasiswa tersebut. Pewawancara biasanya tertarik pada tujuan jangka panjang dan dampak yang ingin kamu berikan setelah menerima beasiswa.

3. Berpakaian rapi dan sopan
Penampilan mencerminkan keseriusan. Gunakan pakaian yang bersih, rapi, dan sesuai dengan suasana wawancara. Hindari busana yang terlalu mencolok atau santai.

4. Jaga postur tubuh dan bahasa tubuh
Duduk tegap, jangan menyilangkan tangan, dan tunjukkan gestur yang sopan. Bahasa tubuh yang baik akan memberi kesan percaya diri dan profesional.

5. Usahakan menjaga kontak mata
Kontak mata saat berbicara menunjukkan ketenangan dan kepercayaan diri. Ini juga membantu membangun komunikasi yang lebih baik dengan pewawancara.

6. Berani mengajukan pertanyaan
Saat diberi kesempatan, ajukan pertanyaan yang relevan dan berbobot. Hal ini menandakan kamu aktif, kritis, dan benar-benar tertarik pada program beasiswa tersebut.

7. Tetap tenang dan percaya diri
Jawab pertanyaan dengan jujur dan jelas. Tidak perlu terburu-buru atau menghafal jawaban. Sikap tenang dan percaya diri akan membuat kamu terlihat lebih meyakinkan.

Itulah tujuh tips wawancara beasiswa yang bisa menjadi panduan agar tampil lebih siap, percaya diri, dan berpeluang lolos seleksi. Semoga sukses!

Catat! 7 Pertanyaan Wawancara Beasiswa yang Paling Sering Muncul

KABARCEPU.ID – Mendaftar program beasiswa untuk melanjutkan studi bukan sekadar mengumpulkan berkas. Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari administrasi, pemilihan universitas tujuan, rencana studi dalam bentuk esai, hingga dokumen pendukung lainnya.

Seluruh tahapan ini menuntut ketelitian sekaligus komitmen yang kuat dari para pendaftar.

Di antara berbagai proses seleksi, tahap wawancara kerap menjadi momen paling menegangkan. Pada sesi ini, pewawancara tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga kepribadian, cara berpikir, serta kesiapan kandidat dalam menjalani program beasiswa yang ditawarkan.

Agar lebih siap menghadapi sesi tersebut, penting bagi calon penerima beasiswa untuk mengetahui jenis pertanyaan yang sering diajukan.

Berikut rangkuman pertanyaan wawancara beasiswa yang kerap muncul dan perlu dipersiapkan dengan matang:

1. Silakan perkenalkan diri Anda
Pertanyaan pembuka ini bertujuan mengenal latar belakang Anda secara singkat. Pewawancara biasanya ingin melihat cara Anda menyampaikan informasi dengan runtut dan percaya diri.

2. Mengapa Anda memilih beasiswa ini?
Pertanyaan ini menguji motivasi dan pemahaman Anda terhadap program beasiswa. Jawaban yang baik menunjukkan kesesuaian antara tujuan pribadi dan visi pemberi beasiswa.

3. Mengapa memilih universitas dan program studi tersebut?
Pewawancara ingin mengetahui sejauh mana perencanaan studi Anda. Pastikan jawaban didukung alasan akademik dan rencana masa depan yang jelas.

4. Apa rencana Anda setelah menyelesaikan studi?
Melalui pertanyaan ini, pewawancara menilai kontribusi jangka panjang yang ingin Anda berikan, baik untuk masyarakat, institusi, maupun negara.

5. Apa kelebihan (strong point) dan kekurangan (weak point) Anda?
Jawablah secara jujur dan seimbang. Untuk kekurangan, sertakan upaya yang telah atau sedang Anda lakukan untuk memperbaikinya.

6. Tantangan terbesar apa yang pernah Anda hadapi dan bagaimana cara mengatasinya?
Pertanyaan ini menggali ketangguhan mental dan kemampuan problem solving Anda dalam menghadapi situasi sulit.

7. Apakah ada pertanyaan untuk kami?
Kesempatan ini sebaiknya dimanfaatkan untuk menunjukkan ketertarikan dan keseriusan Anda. Ajukan pertanyaan yang relevan dan mencerminkan pemahaman terhadap program beasiswa.

Itulah rangkuman pertanyaan wawancara beasiswa yang sering muncul dan perlu dipersiapkan sejak awal agar Anda bisa tampil lebih tenang, terarah, dan meyakinkan di hadapan pewawancara. Semoga sukses!

Cara Menyusun Esai Beasiswa yang Kuat dan Meyakinkan

KABARCEPU.ID – Berburu beasiswa kini bukan sekadar soal nilai akademik. Di tengah ketatnya persaingan, esai justru menjadi “wajah” utama yang memperkenalkan siapa anda di mata tim seleksi. Lewat tulisan inilah panitia menilai cara berpikir, visi masa depan, hingga keseriusan anda mengikuti program beasiswa yang dituju.

Tak sedikit pendaftar yang sebenarnya punya prestasi dan potensi besar, tetapi gagal menyampaikannya secara tepat dalam esai. Akibatnya, keunggulan tersebut tak terbaca maksimal. Padahal, esai yang ditulis dengan strategi matang bisa menjadi pembeda yang menentukan.

Karena itu, memahami cara menyusun esai yang jitu dan menggugah menjadi hal wajib bagi para pemburu beasiswa.

Mengutip laman Kemendikdasmen, berikut ini sejumlah tips menulis esai beasiswa agar lebih terarah, meyakinkan, dan relevan dengan harapan tim seleksi.

Berikut tips menulis esai beasiswa yang efektif:

1. Jangan menunggu akhir waktu pendaftaran
Hindari menulis esai di hari-hari terakhir pendaftaran. Idealnya, persiapan dilakukan jauh-jauh hari agar konsep tulisan bisa dipikirkan secara matang. Dengan waktu yang cukup, anda dapat menyusun alur cerita dengan baik dan memastikan tidak ada prestasi, keterampilan, pengalaman, atau keunikan diri yang terlewat. Jika memungkinkan, konsultasikan esai dengan teman atau orang yang pernah sukses meraih beasiswa.

2. Kenali profil tim seleksi beasiswa
Cari tahu siapa saja yang terlibat dalam tim seleksi. Informasi ini biasanya tersedia di website resmi penyedia beasiswa. Dengan mengenali latar belakang keilmuan mereka, anda bisa menyesuaikan sudut pandang penulisan esai. Jelaskan bahwa kepribadian, nilai, dan kemampuan anda sejalan dengan kriteria yang mereka cari, tanpa terkesan dibuat-buat.

3. Tulis topik yang benar-benar anda kuasai
Memilih topik sesuai minat dan kemampuan akan memudahkan anda menyusun argumen yang kuat dan meyakinkan. Namun, jangan lupa mengaitkannya dengan program studi yang dipilih. Hubungan antara minat pribadi dan rencana akademik akan membantu tim seleksi melihat keseriusan serta semangat anda dalam menjalani studi ke depan.

4. Jujur, fokus, dan tidak bertele-tele
Sampaikan cerita secara lugas dan jujur. Fokuskan esai pada kontribusi yang relevan dengan program studi serta rencana masa depan anda. Jelaskan visi, misi, dan strategi secara konkret, termasuk langkah-langkah yang akan diambil. Tim seleksi umumnya mencari kandidat yang mampu menggambarkan arah hidupnya dengan jelas dan realistis.

5. Hindari kesalahan penulisan
Kesalahan ejaan, tata bahasa, atau tanda baca bisa mengurangi kualitas esai. Selalu cek dan ricek tulisan anda sebelum dikirimkan. Gunakan kalimat yang efektif, mudah dipahami, dan konsisten dalam penggunaan bahasa, termasuk saat memakai istilah asing.

Itulah beberapa strategi menulis esai beasiswa yang bisa anda terapkan. Selamat mencoba

7 Cara Mempersiapkan Beasiswa Luar Negeri Sejak Dini

KABARCEPU.ID – Bagi banyak orang, melanjutkan studi ke luar negeri bukan sekadar impian, melainkan tujuan hidup yang ingin diwujudkan. Selain membuka peluang akademik yang lebih luas, pengalaman belajar di negara lain juga menawarkan nilai tambah dari sisi budaya, jaringan global, hingga pengembangan diri.

Namun, biaya pendidikan dan hidup di luar negeri sering kali menjadi tantangan utama. Di sinilah beasiswa hadir sebagai solusi. Meski terdengar menjanjikan, proses meraih beasiswa luar negeri bukan perkara instan. Dibutuhkan persiapan matang, strategi yang tepat, dan konsistensi sejak jauh hari.

Lantas, apa saja langkah penting yang perlu disiapkan agar peluang mendapatkan beasiswa luar negeri semakin terbuka? Berikut rangkuman hal-hal mendasar yang perlu anda perhatikan sebelum mengajukan beasiswa impian.

1. Tentukan Tujuan dan Beasiswa yang Diinginkan
Langkah paling awal adalah menentukan arah. Anda perlu mengetahui negara tujuan, jenjang pendidikan, serta jenis beasiswa yang ingin dilamar. Setiap negara dan penyedia beasiswa memiliki karakteristik, persyaratan, serta fokus yang berbeda. Dengan tujuan yang jelas, proses persiapan akan lebih terarah dan efisien.

2. Persiapkan Kemampuan Bahasa Sejak Dini
Bahasa menjadi salah satu kunci utama dalam seleksi beasiswa luar negeri. Umumnya, kemampuan bahasa Inggris dibuktikan melalui TOEFL atau IELTS. Namun, untuk negara tertentu, kemampuan bahasa lokal juga menjadi nilai tambah. Persiapan bahasa sebaiknya dilakukan jauh sebelum pendaftaran agar anda memiliki waktu untuk mencapai skor yang kompetitif.

3. Perkuat Prestasi Akademik dan Nonakademik
Nilai akademik yang baik tetap menjadi pondasi penting. Meski demikian, banyak penyedia beasiswa juga menilai keaktifan nonakademik, seperti organisasi, kegiatan sosial, penelitian, atau prestasi lainnya. Kombinasi keduanya menunjukkan bahwa anda adalah kandidat yang seimbang dan berpotensi memberi dampak.

4. Susun Motivation Letter yang Meyakinkan
Motivation letter sering disebut sebagai “wajah” pelamar. Di sinilah anda menjelaskan alasan memilih bidang studi, tujuan masa depan, serta kontribusi yang ingin diberikan setelah lulus. Gunakan bahasa yang jujur, terstruktur, dan personal, tanpa berlebihan. Cerita yang autentik biasanya lebih mudah meninggalkan kesan.

5. Bangun Relasi dan Cari Informasi
Relasi bisa datang dari mana saja, mulai dari alumni penerima beasiswa, dosen, hingga komunitas pendidikan. Informasi dari mereka sering kali sangat membantu, baik terkait tips seleksi maupun rekomendasi kampus. Selain itu, surat rekomendasi yang kuat juga biasanya lahir dari relasi yang terjaga dengan baik.

6. Siapkan Dokumen Lebih Awal
Dokumen seperti transkrip nilai, ijazah, sertifikat bahasa, hingga surat rekomendasi sering kali membutuhkan waktu untuk diproses. Menyiapkannya lebih awal akan mengurangi risiko keterlambatan dan memberi anda ruang untuk mengecek ulang kelengkapan berkas.

7. Jangan Takut Gagal, Terus Mencoba
Tidak semua usaha langsung berbuah hasil. Gagal di satu beasiswa bukan akhir segalanya. Jadikan penolakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan. Banyak penerima beasiswa justru lolos setelah mencoba lebih dari satu kali.

Itulah gambaran langkah-langkah penting yang bisa anda siapkan untuk meraih beasiswa luar negeri idaman.

Catat! 7 Cara Tips agar Peluang Beasiswa Makin Besar

KABARCEPU.ID – Beasiswa masih menjadi salah satu jalan favorit bagi banyak pelajar dan mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya. Bukan hanya soal bantuan finansial, beasiswa juga kerap dianggap sebagai pengakuan atas prestasi dan potensi diri.

Namun, persaingan mendapatkan beasiswa kini semakin ketat. Setiap tahun, ribuan pendaftar berlomba-lomba memenuhi kriteria yang ditetapkan penyelenggara, mulai dari nilai akademik hingga rekam jejak kegiatan nonakademik.

Karena itu, persiapan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Semakin dini mempersiapkan diri, semakin besar peluang untuk lolos. Berikut tujuh langkah yang bisa dilakukan agar mimpi meraih beasiswa makin realistis.

1. Rajin Mencari Informasi Sejak Awal
Informasi adalah kunci. Pelajar disarankan aktif mencari info beasiswa dari berbagai sumber, seperti situs resmi kampus, media online, media sosial, hingga komunitas pendidikan. Dengan memahami jenis dan jadwal beasiswa sejak awal, persiapan bisa dilakukan lebih terarah.

2. Pahami Syarat dan Ketentuan
Setiap beasiswa memiliki kriteria berbeda. Ada yang menekankan prestasi akademik, ada pula yang fokus pada kepemimpinan atau kondisi ekonomi. Memahami persyaratan sejak awal akan membantu menentukan strategi dan target beasiswa yang paling sesuai.

3. Siapkan Dokumen Penting Lebih Awal
Dokumen seperti rapor, transkrip nilai, sertifikat, surat rekomendasi, hingga dokumen identitas sebaiknya disiapkan jauh-jauh hari. Selain menghindari panik saat deadline, dokumen yang rapi juga mencerminkan kesiapan dan profesionalisme pelamar.

4. Aktif di Kegiatan Ekstrakurikuler
Nilai akademik penting, tetapi bukan satu-satunya penilaian. Keterlibatan dalam organisasi, lomba, kegiatan sosial, atau komunitas menunjukkan kemampuan kepemimpinan, kerja tim, dan kepedulian sosial—nilai plus di mata pemberi beasiswa.

5. Asah Kemampuan Menulis Esai
Esai sering menjadi penentu utama. Lewat tulisan, pelamar dituntut mampu menceritakan visi, motivasi, dan rencana masa depan secara jujur dan meyakinkan. Latihan menulis secara rutin akan membantu menyusun esai yang kuat dan personal.

6. Latihan Wawancara Secara Konsisten
Tahap wawancara kerap menjadi momok. Padahal, kepercayaan diri dan cara menyampaikan gagasan bisa dilatih. Cobalah simulasi wawancara dengan teman atau mentor agar lebih siap menghadapi pertanyaan kritis.

7. Jaga Reputasi Digital
Jejak digital kini tak luput dari perhatian. Unggahan di media sosial sebaiknya tetap dijaga agar mencerminkan sikap positif dan bertanggung jawab. Reputasi digital yang baik bisa menjadi nilai tambah, sementara konten negatif berpotensi menjadi batu sandungan.

Itulah tujuh langkah sederhana namun penting yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan diri meraih beasiswa. Semoga bermanfaat!

MERAPAT! Kemenag Buka Program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB 2024, CEK Syarat dan Ketentuannya Berikut

KABARCEPU.ID – Program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB 2024 resmi dibuka Kementerian Agama atau Kemenag.

Kemenag resmi membuka program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB 2024 dengan kuota sebanyak 1000 santri.

Pendaftaran program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB 2024 Kemenag berlangsung pada tanggal 3 hingga 13 Juli 2024.

Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag, Waryono Abdul Ghofur menuturkan, pendaftaran PBSB 2024 dilakukan secara online.

“PBSB ini peluang bagi para santri di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, kami mengundang para santri untuk mengambil kesempatan dan mendaftarkan diri dengan melengkapi persyaratan yang sudah ditentukan,” ucap Waryono, Selasa (2/7/2024) di Jakarta.

Waryono menyampaikan bahwa PBSB tahun 2024 ini dibuka pada pilihan 35 perguruan tinggi mitra dan 97 program studi melalui skema pemanfaatan Dana Abadi Pesantren (DAP).

Ditargetkan, 1000 santri dapat melanjutkan studi ke jenjang Strata satu (S1), Strata dua (S2), dan Strata tiga (S3) melalui PBSB 2024 ini.

Terkait proses pendaftaran beasiswa, Waryono menyampaikan, dapat dilakukan melalui aplikasi Pusaka Kementerian Agama atau melalui laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/pbsb.

Pilihan program studi yang ditawarkan dan dapat dipilih oleh santri di antaranya mulai dari rumpun keilmuan Keagamaan, Manajemen, Pendidikan, Sains dan Teknologi, Kedokteran, Kesehatan, Ekonomi, dan Sosial Humaniora.

Berikut jadwal pelaksanaan, persyaratan umum, dan ketentuan tambahan pada PBSB 2024 Kemenag:

Jadwal pelaksanaan:

  1. Periode Pendaftaran PBSB Online: 3 – 13 Juli 2024.
  2. Seleksi Tahap 1 (Seleksi Administrasi): 3 – 15 Juli 2024.
  3. Pengumuman Kelayakan Mengikuti Seleksi Tahap 2 (Tes Berbasis Elektronik): 17 Juli 2024.
  4. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Tes Berbasis Elektronik: 18 Juli 2024.
  5. Pelaksanaan Seleksi Tahap 2 (Tes Berbasis Elektronik): 20 Juli 2024.
  6. Pengumuman Kelayakan Mengikuti Seleksi PBSB Tahap 3 (Tes Wawancara/Tes Lisan Online): 24 Juli 2024.
  7. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Seleksi PBSB Tahap 3 (Tes Wawancara/Tes Lisan Online): 26 Juli 2024.
  8. Periode Pelaksanaan Seleksi Tahap 3 (Tes Wawancara/Tes Lisan Online): 28 – 31 Juli 2024 (Menyesuaikan Jumlah Peserta).
  9. Pengumuman Kelulusan PBSB 2023: 7 Agustus 2024.
  10. Pendaftaran Ulang Pada Perguruan Tinggi Mitra PBSB: Sesuai kalender akademik PTM masing-masing.
  11. Masa Perkuliahan Pada Perguruan Tinggi Mitra PBSB: Sesuai kalender akademik PTM masing-masing.
  12. Pencairan dan Penyaluran Dana PBSB: September – Oktober 2024.

Persyaratan Umum:

  1. Santri Warga Negara Indonesia.
  2. Santri asal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama, dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP) dan aktif melakukan pemutakhiran data pada EMIS Ditjen Pendidikan Islam.
  3. Santri asal dari Satuan Pendidikan PDF/SPM/PKPPS/Ma’had Aly dan/atau MAS/MAN/SMA/SMK yang diselenggarakan dan/atau terintegrasi dan/atau berada di lingkungan Pesantren dan/atau menjadi bagian dari Pesantren.
  4. Santri mukim minimal 3 (tiga) tahun berturut-turut, dibuktikan dengan Surat Keterangan yang ditandatangani oleh pimpinan Pesantren.
  5. Memiliki akhlaq terpuji dan layak mengikuti seleksi PBSB direkomendasikan oleh Pimpinan Pesantren dibuktikan dengan Surat Rekomendasi dari Pimpinan Pesantren Asal Santri.
  6. Memiliki kemampuan berbahasa Arab.
  7. Memiliki kemampuan membaca dan memahami Kitab Kuning.
  8. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
  9. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi beragama, nasionalisme, patriotisme serta integritas.
  10. Memiliki prestasi akademik dan non akademik dengan melampirkan nilai raport 1 (satu) tahun terakhir, piagam atau sertifikat.

Kelengkapan Dokumen Persyaratan:

A. Jalur Reguler
1. Pilihan Program Sarjana (S1):

  1. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4.
  2. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  3. Jika santri belum memiliki KTP, dapat digantikan dengan Scan Akte Kelahiran.
  4. Scan Kartu Keluarga.
  5. Scan Asli Raport Halaman Identitas Santri dan Halaman Nilai 1 (satu) Tahun Terakhir.
  6. Scan Asli Salinan Ijazah Telah Dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus SPM/PDF/PKPPS/MAS/MAN/SMA/SMK.
  7. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada).
  8. Scan Asli Surat Keterangan Mukim ditandatangani oleh pimpinan Pesantren.
  9. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal santri ditandatangani oleh pimpinan Pesantren.
  10. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
  11. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
  12. Scan Asli Surat Keterangan Santri Mampu Membaca dan Memahami Kitab Fathul Qarib Bagi Pendaftar pada Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah.
  13. Scan Asli Surat Pernyataan Bersedia Mematuhi Peraturan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.

2. Pilihan Program Magister (S2):

  1. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4.
  2. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  3. Scan Akte Kelahiran.
  4. Scan Kartu Keluarga.
  5. Scan Asli Salinan Ijazah S1 dan sederajat telah dilegalisir.
  6. Scan Asli Salinan Transkrip nilai jenjang S1 dan sederajat telah dilegalisir.
    Proposal rencana penelitian untuk tesis.
  7. Scan Asli Surat Izin dari pimpinan Pesantren atau guru besar atau dosen atau atasan langsung bagi yang sudah bekerja.
  8. Daftar publikasi karya ilmiah telah diterbitkan (jika ada).
  9. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada).
  10. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal pendaftar ditandatangani oleh pimpinan Pesantren.
  11. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
  12. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
  13. Scan Asli Surat Keterangan Santri Mampu Membaca dan Memahami Kitab Fathul Qarib Bagi Pendaftar pada Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah.
  14. Scan Asli Surat Pernyataan Bersedia Mematuhi Peraturan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.

B. Jalur LOA
1. Pilihan Program Sarjana (S1):

  1. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4.
  2. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  3. Jika santri belum memiliki KTP, bisa digantikan dengan Scan Akte Kelahiran.
    Scan Kartu Keluarga.
  4. Scan Asli Raport Halaman Identitas Santri dan Halaman Nilai 1 (satu) Tahun Terakhir.
  5. Scan Asli Salinan Ijazah Yang Telah Dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus SPM/PDF/PKPPS/MAS/MAN/SMA/SMK.
  6. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada).
  7. Scan Asli LOA Unconditional/Surat yang menyatakan dan menerangkan bahwa pendaftar telah diterima tanpa syarat pada PTM.
  8. Scan Asli Surat Keterangan Mukim ditandatangani oleh pimpinan Pesantren.
  9. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal santri ditandatangani oleh pimpinan Pesantren.
  10. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
  11. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
  12. Scan Asli Surat Keterangan Santri Mampu Membaca dan Memahami Kitab Fathul Qarib Bagi Pendaftar pada Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah.
  13. Scan Asli Surat Pernyataan Bersedia Mematuhi Peraturan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.

2. Pilihan Program Magister (S2):

  1. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4.
  2. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  3. Scan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir.
  4. Scan Kartu Keluarga.
  5. Paspor (Jika ada) bagi pendaftar Program Double Degree dan Pilihan Studi S2 di Universitas Yordania.
  6. Sertifikat Bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) bagi pendaftar bagi pendaftar Program Double Degree dan Pilihan Studi S2 di Universitas Yordania (Jika ada).
  7. Scan Asli Salinan Ijazah S1 dan sederajat telah dilegalisir.
  8. Scan Asli Salinan Transkrip nilai jenjang S1 dan sederajat telah dilegalisir.
  9. Proposal rencana penelitian untuk tesis.
  10. Scan Asli Surat Izin dari pimpinan Pesantren atau guru besar atau dosen atau atasan langsung bagi yang sudah bekerja;Booklet PBSB Tahun 2024.
  11. Daftar publikasi karya ilmiah telah diterbitkan (jika ada).
  12. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada).
  13. Scan Asli LOA Unconditional/Surat yang menyatakan dan menerangkan bahwa pendaftar telah diterima tanpa syarat pada PTM.
  14. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal santri ditandatangani oleh pimpinan Pesantren.
  15. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
  16. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
  17. Scan Asli Surat Keterangan Santri Mampu Membaca dan Memahami Kitab Fathul Qarib Bagi Pendaftar pada Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah.
  18. Scan Asli Surat Pernyataan Bersedia Mematuhi Peraturan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.

3. Pilihan Program Doktoral (S3):

  1. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4.
  2. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  3. Scan Akte Kelahiran.
  4. Scan Kartu Keluarga.
  5. Scan Asli Salinan Ijazah S2 dan sederajat telah dilegalisir.
  6. Scan Asli Salinan Transkrip nilai jenjang S2 dan sederajat telah dilegalisir.
  7. Proposal rencana penelitian untuk disertasi.
  8. Scan Asli Surat Izin dari pimpinan Pesantren atau guru besar atau dosen atau atasan langsung bagi yang sudah bekerja.
    Daftar publikasi karya ilmiah telah diterbitkan (jika ada).
  9. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada).
  10. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal pendaftar ditandatangani oleh pimpinan Pesantren (format terlampir).
  11. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan (format terlampir).
  12. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan (format terlampir).

PBSB 2024 merupakan program beasiswa yang masuk tahun kedua atas kerja sama Kementerian Agama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Kolaborasi ini berupa pengelolaan dan pendanaan beasiswa gelar yang bersumber dari Dana Abadi Pesantren (DAP) bagi santri lulusan Pondok Pesantren, Dayah, Surau, Meunasah, atau sebutan lain yang setara.

“PBSB ini dirancang untuk memberikan peluang yang lebih luas bagi lulusan satuan pendidikan yang terintegrasi dengan Pesantren, dalam rangka mengembangkan minat bakat dan penguasaan disiplin keilmuan serta dalam rangka pengabdian kepada Pesantren,” tandas Waryono.***

Anak SMA Merapat! Ada Beasiswa Kuliah S1 Luar Negeri dari Kemendikbudristek, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

KABARCEPU.ID – Beasiswa kuliah S1 di luar negeri bagi siswa SMA Sederajat dari Kemendikbudristek atau Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemendikbudristek kembali membuka program beasiswa kuliah S1 ke luar negeri yang diperuntukkan bagi siswa-siswi SMA Sederajat.

Bagi siswa SMA Sederajat, Kemendikbudristek membuka kesempatan untuk mendapat beasiswa kuliah S1 ke luar negeri.

Beasiswa dari Kemendikbudristek ini terbuka terutama siswa yang berprestasi di tingkat nasional atau internasional pada ajang olimpiade, lomba, kompetisi atau festival.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kemendikbudristek kembali membuka Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju (BIM) gelombang IV.

Bagi para siswa kelas menengah yang ingin mendaftar dibuka kesempatan mulai 10 Oktober 2023 hingga 6 November 2023.

Beasiswa Indonesia Maju 2023 merupakan program beasiswa yang diberikan kepada siswa berprestasi di bidang akademik dan nonakademik.

Program Beasiswa Indonesia Maju 2023 ini dikelola di bawah Pusat Prestasi Nasional atau Puspernas.

Bagi siswa SMA sederajat yang ingin kuliah S1 di luar negeri, dapat mengikuti program Beasiswa Indonesia Maju 2023 tersebut.

Ada 114 kampus luar negeri yang bekerja sama dalam program Beasiswa Indonesia Maju.

Kampus tersebut berada di Amerika Serikat, Tiongkok, Swiss, Belanda, Kanada, Jepang, Prancis, Belarus, Finlandia, Norwegia, Jerman, Taiwan, Hong Kong, Korsel, Italia, Singapura, dan Australia.

Peluang ini terbuka terutama siswa yang berprestasi di tingkat nasional atau internasional pada ajang olimpiade, lomba, kompetisi atau festival serta kewirausahaan.

Berikut ini syarat mendaftar Beasiswa Indonesia Maju 2023 atau Beasiswa Kuliah S1 di Luar Negeri dari Kemendikbudristek:

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Siswa kelas XI SMA/SMK/MA/sederajat seluruh Indonesia yang berprestasi di ajang olimpiade, lomba, kompetisi,  festival tingkat nasional atau internasional.

3.Berasal dari orang tua yang berkewarganegaraan Indonesia.

4. Memiliki kemampuan bidang akademik yang baik.

5. Memiliki prestasi pada ajang talenta dan/atau nonajang talenta, yakni:

– Sains, riset, teknologi, dan inovasi,

– Bidang seni, budaya, dan bahasa,

– Bidang olahraga dan kesehatan jasmani,

– Bidang vokasi dan kewirausahaan.

6. Memiliki integritas kebangsaan sebagai Pelajar Pancasila untuk calon pemimpin masa depan bangsa.

7. Tidak sedang mendapatkan beasiswa dari sumber lainnya dengan peruntukan komponen biaya yang sama.

8. Mempunyai kefasihan berbahasa Inggris dan/atau bahasa asing lainnya sesuai dengan negara tujuan studi.

8. Bagi siswa penyandang disabilitas wajib menyertakan jenis kekhususannya dari spesialis atau dokter ahli yang sesuai dengan ketunaannya.

9. Sehat jasmani dan rohani.

10. Mendapat dukungan dari orang tua dan sekolah untuk bisa mengikuti program BIM persiapan S1 Luar Negeri.

11. Mendapat dukungan dari orang tua dan sekolah untuk bisa mengikuti program BIM persiapan S1 Luar Negeri.

12. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online pada laman https://bim-pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/.

13. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program persiapan dengan baik.

Informasi lainnya adalah beasiswa ini ditujukan bagi peserta didik kelas XI SMA/SMK/MA/sederajat pada tahun ajaran 2023/2024.

Untuk prestasi ajang talenta, setidaknya tercatat sebagai finalis atau pemenang pada lomba/kompetisi/festival tingkat nasional dan/atau internasional dalam empat bidang pengembangan talenta (sains, riset, teknologi, dan inovasi; seni, bahasa, dan literasi; vokasi dan kewirausahaan; serta olahraga dan kesehatan jasmani) pada tiga tahun terakhir yang diselenggarakan/difasilitasi baik oleh Pusat Prestasi Nasional maupun di luar Pusat Prestasi Nasional.

Karena itu, untuk prestasi non-ajang talenta dikurasi terlebih dulu oleh Puspresnas.

Berikut ini cara mendaftar Beasiswa Indonesia Maju 2023 atau Beasiswa Kuliah S1 Luar Negeri dari Kemendikbudristek:

1. Mengakses laman https://bim-pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/.

2. Melengkapi dokumen yang dibutuhkan untuk diunggah di aplikasi pendaftaran.

3. Pastikan mendapat email notifikasi yang telah terdaftar.

4. Bagi peserta didik berprestasi dari ajang talenta non Puspresnas/BPTI dan non-ajang talenta wajib mendaftarkan prestasi pada laman kurasi Puspernas Kemendikbudristek http://kurasi-pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/.

Jadwal Seleksi Beasiswa Indonesia Maju 2023:

1. Sosialisasi pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju 2023: 9 Oktober 2023.

2. Pembukaan pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju 2023: 10 Oktober 2023.

3. Penutupan Pengajuan Kurasi untuk Pendaftaran BIM Program Persiapan Sarjana Luar Negeri Angkatan 4: 27 Oktober 2023.

4. Penutupan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju 2023: 6 November 2023.

5. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Prestasi: 17 November 2023.

6. Seleksi Substansi dan Wawancara: 6 November 2023.

7. Pengumuman Hasil Seleksi Substansi dan Wawancara: November 2023.

8. Mulai Tahap Pembinaan: Desember 2023.

Informasi terkait kelengkapan berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar Beasiswa Indonesia Maju 2023, dapat dilihat pada tautan Booklet Beasiswa Indonesia Maju 2023 dalam laman pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id.***