Blora

Rusak Parah, SMPN 1 Sambong Masuk Perhatian Kemendikdasmen

KABARCEPU.ID – Kondisi bangunan SMP Negeri 1 Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, yang mengalami kerusakan cukup serius, mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Mariman Darto, meninjau langsung kondisi sekolah tersebut pada Jumat, (30/1/2026).

Mariman menyebut bangunan SMPN 1 Sambong merupakan gedung lama yang berdiri sejak 1983, sehingga sejumlah bagian konstruksi mulai rapuh. “Kerusakan terjadi pada atap dan plafon yang ambrol, serta sejumlah titik lain yang dinilai berbahaya bagi keselamatan siswa maupun tenaga pendidik,” ujarnya.

Mariman meminta pihak sekolah untuk melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh ruang kelas guna memastikan keamanan bangunan sebelum digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Menurut Mariman, kondisi serupa juga berpotensi terjadi di sekolah-sekolah lain yang usianya sudah tua. Oleh karena itu, ia menilai perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan dan keamanan gedung pendidikan.

Mariman menegaskan kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang layak. Ia menyampaikan revitalisasi sekolah menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Rusak Parah SMPN 1 Sambong Masuk Perhatian Kemendikdasmen 2

KONTEN MENARIK UNTUK ANDA

“Revitalisasi SMPN 1 Sambong diharapkan dapat segera terwujud agar sekolah menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, berbudaya, serta mendukung komponen sekolah Adiwiyata,” katanya.

Menurutnya, revitalisasi sarana dan prasarana sekolah tersebut sangat penting untuk menjaga layanan pendidikan di wilayah tersebut. Kunjungan Mariman ke Blora mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai dan aman. Dia menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah berharap revitalisasi ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga mendukung pengembangan budaya. Selain itu, Mariman juga menekankan pentingnya peningkatan sanitasi sekolah sebagai bagian integral dari upaya penyediaan fasilitas belajar yang sehat.

Isu serupa kemungkinan juga terjadi di sekolah-sekolah tua lainnya di seluruh Indonesia, sehingga inspeksi keamanan komprehensif sangat diperlukan. Pemerintah berupaya memastikan semua sekolah memenuhi standar kelayakan dan keamanan yang ditetapkan.

Program ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan bangunan sekolah yang rusak dan tidak layak, memastikan setiap siswa memiliki akses ke lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Revitalisasi ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.***

KONTEN UNIK DARI SPONSOR UNTUK ANDA

BACA JUGA