Bagikan Tas, Wulan “Diserbu” Anak-anak

Sri2Bwulan2B252822529

Cepu – Dalam kunjungannya ke Cepu, anggota DPR RI Sri Wulan mendapat sambutan meriah anak-anak. Mereka tampak bersuka cita ketika mendapat kesempatan bisa menjawab pertanyaan yang diajukan anggota Komisi IX DPR RI tersebut.

“Saya bisa, saya bisa…,” teriak anak-anak berusaha menarik perhatian.
Ketika di Pondok Pesantren Al-Istighfar Tambakwatu, Karangboyo, Wulan lebih banyak mengetes kemampuan anak-anak dalam menghafalkan doa.

“Yang hafal doa sebelum makan, saya kasih hadiah tas,” ujar Wulan. Anak-anak pun bersemangat mengacungkan jari agar ditunjuk untuk menjawab.

Wulan tampak senang melihat anak-anak mampu menghafalkan doa-doa yang ditanyakannya. Diapun terlihat puas mendengar jawaban anak-anak polos tersebut.

Puluhan tas dan ratusan bingkisan biskuit dibagikan untuk anak-anak yang hari itu terlihat gembira dan bersemangat menerima bingkisan.

Seusai acara dari Pondok Pesantren Al-Istighfar, kunjungan Wulan dilanjutkan ke Panti Asuhan Al-Hikmah dan An-Nisa di Balun. Pada kesempatan itu juga dibagikan bingkisan biskuit sebagai makanan tambahan bagi anak-anak penghuni panti.

Di tempat terpisah, murid-murid SD Negeri 1 Tambakromo “menyerbu” Wulan demi mendapatkan hadiah tas. Mereka tampak antusias dan bersemangat menyambut wakil rakyat yang duduk di Senayan tersebut.

“Saya bisa, Bu,” ujar mereka serempak ketika diminta menyanyikan lagu Garuda Pancasila.

Kegembiraan mereka semakin bertambah ketika anggota Komisi IX DPR RI ini membagikan tas sekolah dan ratusan bingkisan biskuit.

“Semoga bisa menambah semangat kalian dalam menuntut ilmu. Rajinlah belajar, agar menjadi anak yang bisa dibanggakan,” pesan Wulan mengakhiri acara. (*)

Ponpes Al-Istighfar Dikunjungi Anggota DPR RI

KABARCEPU.ID – Anggota DPR RI, Sri Wulan berkunjung di Pondok Pesantren Al-Istighfar Tambakwatu, Karangboyo, Minggu (10/09/2017). Dalam kunjungannya, anggota Komisi IX ini memotivasi santri dengan mengajukan beberapa pertanyaan.

Antusias sekali anak-anak menyambut wakil rakyat yang berangkat dari Dapil Jateng III tersebut. Pada kesempatan itu, Wulan lebih banyak memotivasi anak-anak untuk lebih giat dalam mencari ilmu.

“Semoga diantara kalian kelak ada yang bisa menggantikan saya di Senayan,” ujar Wulan menyemangati para santri. “Amiin,” jawab para santri serentak seraya berdesakan ingin lebih dekat dengan wanita berjilbab tersebut.

Pentingnya pendidikan agama juga menjadi sorotan wanita asal Jakenan, Pati tersebut. “Jangan sampai pendidikan formal itu mengalahkan pendidikan agama,” kata Wulan.

“Dan, anak-anak membutuhkan pendidikan itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” imbuh wanita cantik ini sambil berharap kehadirannya bisa memberikan manfaat.

Sementara itu pengasuh Pondok Pesantren Al-Istighfar Tambakwatu, Kyai Hasanudin Mustofa, menyambut baik kehadiran Sri Wulan sebagai anggota DPR RI.

“Saya senang dan berterima kasih karena di tempat sederhana ini mendapat kunjungan orang penting dari Senayan Jakarta,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Baik Wulan maupun Kyai Hasan sepakat untuk memperhatikan dan memberikan pendidikan keagamaan kepada anak-anak demi kemajuan bangsa. Kedua belah pihak berharap adanya kerja sama yang berkelanjutan.

“Semoga bisa memberikan kemanfaatan dan berkelanjutan,” ujar Wulan di hadapan para pengajar. (*)

Habib Syech Akan Hadir di Cepu

KABARCEPU.ID – Ulama kharismatik Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf akan hadir di Kota Cepu. Kehadiran tokoh besar ini dalam rangka gema sholawat akbar yang diselenggarakan Paguyuban Pedagang Pasar Induk Cepu. “Ini acara rutin yang kami agendakan setiap tahun,” ungkap ketua penyelenggara, H Prawito.

Menurut Prawito, gema sholawat akbar tersebut akan dihelat Senin (11/09/2017) di Halaman Terminal Bus Cepu. “Acara akan dimulai pukul 19.00 WIB. Diperkirakan akan banyak diikuti ribuan jamaah dan pedagang dari luar kota,” ujarnya.

Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin Kampung Sidoarjo Cepu ini menambahkan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban, acara besar tersebut akan dijaga beberapa elemen masyarakat. “Akan dijaga Banser, Pagar Nusa, dan Pasukan Orange dari Kampung Pitulikur,” jelasnya.

Kehadiran Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di kota minyak ini adalah yang ketiga kalinya. “Ini kehadiran beliau yang ketiga kalinya. Pertama kali kami menghadirkan beliau Tahun 2014, kemudian 2015. Dan tahun ini pedagang Pasar Induk menginginkan untuk menghadirkannya lagi,” terang pria asal Desa Jimbung Kecamatan Kedungtuban ini.

Gema sholawat akbar yang akan diikuti ribuan jamaah ini akan menjadi ajang silaturahim antar umat Islam. “Kami berharap acara akan sukses dan berjalan lancar. Rencana acara gema sholawat akbar ini juga akan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Blora serta Ketua DPRD Blora,” pungkas Prawito. (*)

Tanah Dan Air Jipang Untuk Indonesia

3 9 tanah2Bair2Bcepu

Cepu – Pelaksanaan Gowes Pesona Nusantara 2017 diwarnai dengan prosesi upacara pengambilan tanah dari makam Gedong Ageng Desa Jipang Kecamatan Cepu. Serta air dari desa setempat. Prosesi pengambilan tersebut dimaksudkan sebagai keterwakilan daerah penyelenggara gowes yang akan dijadikan satu dengan tanah dan air lainnya yang berasal dari 90 Kabupaten/Kota se-ndonesia.

Setelah diambil dari Jipang, tanah yang ditempatkan di dalam kendil dan air yang ditempatkan di dalam kendi kecil dibawa Kepala Desa Jipang, Ngadi beserta istrinya ke lokasi finish Gowes Pesona Nusantara 2017 di Taman Tuk Buntung. Kemudian diserahkan kepada Bupati Djoko Nugroho untuk selanjutnya diberikan kepada Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora RI Bayu Rahadian, dan dibawa ke Magelang.

“Tanah dan air dari petilasan Kerajaan Jipang ini mewakili Kabupaten Blora untuk dibawa ke Magelang dan disatukan dengan tanah dan air dari daerah lainnya. Ini melambangkan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia, dengan harapan para pemuda Indonesia senantiasa bersatu melalui olahraga,” ucap Bupati Djoko Nugroho setelah menerima tanah dan air dari Kades Jipang dan memberikan ke  Bayu Rahadian, Minggu (3/9/2017).

Bayu Rahadian, yang menerima tanah dan air kebangsaan dari Bupati langsung memberikan tanggapan. Ia berterimakasih kepada Kabupaten Blora dan berjanji akan membawa tanah air kebangsaan dari Blora menuju Magelang untuk disatukan dalam acara Hari Olahraga Nasional 2017, 9 September nanti.

“Tanah dan air kebangsaan dari Jipang, Kabupaten Blora ini akan disatukan di lembah Tidar Megelang bersama dengan tanah dan air dari berbagai wilayah se Indonesia. Dengan harapan Bangsa Indonesia tetap bersatu dengan tanah air yang sama untuk selamanya. Semoga ini bisa menjadi spirit untuk para pemuda bangsa,” ucapnya singkat.

Gowes Pesona Nusantara Sukes Digelar Di Cepu

3 9 gowes

Cepu – Dalam rangka menyambut  Hari Olahraga Nasional, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora, selenggarakan event Gowes Pesona Nusantara 2017. Dipusatkan di Kecamatan Cepu, Minggu (3/9/2017) berjalan sukses.

Mengambil start di kawasan 0 Kilometer Pertamina Mentul Kecamatan Cepu, Gowes Pesona Nusantara 2017 diberangkatkan langsung oleh Bupati Djoko Nugroho bersama didampingi Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora RI Bayu Rahadian.

Sebanyak 6.000 tiket yang telah cetak, ludes terjual dengan harga Rp15.000. Tampak, bukan hanya dari Kabupaten Blora saja, Kabupaten Bojonegoro dan Tuban Jawa Timur. Semuanya berbaur menjadi satu untuk berolahraga bersama, gowes keliling Cepu baik on road maupun off road.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya sebelum pemberangkatan menyatakan senang dan bangga karena telah dipercaya menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara kegiatan Gowes Pesona Nusantara 2017 yang dilaksanakan di 90 kota/kabupaten se Indonesia.

“Hari ini di Jawa Tengah ada 5 kabupaten/kota yang melaksanakan event Gowes Pesona Nusantara. Namun dari kelima wilayah itu, saya yakin Kabupaten Blora yang paling meriah dan paling banyak pesertanya,” ucap Bupati.

Pemberangkatan peserta gowes ditandai dengan pelepasan balon udara dan pengibaran bendera start oleh Bupati dengan diiringi kesenian Barongan Krido Mudo dari Kelurahan Karangboyo Kecamatan Cepu. Seolah tidak mau kalah dengan yang muda-muda, Bupati pun langsung mengambil sepedanya dan ikut mengayuh pedal berkeliling Cepu bersama Forkopimda.

Dalam pelaksanaannya, Hery Sutiyono selaku panitia mengatakan bahwa gowes terbagi menjadi dua rute yakni track on road dan off road. On road selepas start di Mentul menuju Pertigaan Kapur Tulis, Jl.Stasiun Kota (Ngareng) – Jl.Diponegoro – Perempatan Kantor Pos – Taman Seribu Lampu – Jl.Randublatung – Pasar Merah – Kapuan – Jipang – Getas – Balun dan finish di Taman Tuk Buntung.

“Sedangkan untuk off road melewati Wonorejo – Cepu Asri lalu masuk hutan menuju Dukuh Jambe dan tembus ke Tambakromo Jl.Cepu-Randublatung – kembali ke Jl.Ronggolawe – Taman Seribu Lampu dan finish di Tuk Buntung. Alhamdulillah semua berjalan aman dan lancar,” terangnya.

Setibanya di finish, sambil menunggu seluruh peserta datang ditampilkan hiburan seni barongan dan musik dangdut dari OM Sanjaya. Panitia menyediakan hadiah utama sebanyak 7 buah motor roda dua dan ratusan hadiah menarik lainnya. Semuanya bergembira walaupun lelah usai mengayuh sepeda belasan kilometer dibawah cuaca terik.

Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora RI Bayu Rahadian, di sela kegiatan gowes, kepada awak media menyatakan terimakasih dan mengapresiasi kesuksesan gelaran Gowes Pesona Nusantara 2017 di Kabupaten Blora.

“Terimakasih, ini luar biasa. Antusias peserta sangat tinggi, membuktikan bahwa semangat berolahraga bagi masyarakat masih bagus dan perlu untuk terus ditingkatkan. Saya berharap event-event olahraga bersama seperti ini bisa digelar secara rutin. Tidak hanya menjelang Hari Olahraga Nasional saja,” katanya.

Menurutnya, acara Gowes Pesona Nusantara sendiri akan berakhir di Magelang 9 September mendatang bertepatan dengan puncak peringatan Hari Olahraga Nasional 2017. Presiden Joko Widodo direncanakan akan hadir dalam event tersebut. (*)

Libur Panjang, Polisi Razia Pengendara Motor

IMG 20170902 WA0120
foto: uqi

Cepu – Jajaran Satuan Lalulintas Polres Blora, lakukan razia pengendara motor di simpang 4 Kantor Pos Cepu, Sabtu (2/9/2017). Selama lebih dari 2 jam sebanyak 222 pengendara kena tilang dari petugas. Hal itu dilakukan dalam rangka menghadapi libur panjang guna menekan angka kecelakaan.

Untuk diketahui, simpang 4 tersebut menjadi jalur utama titik temu dari berbagai arah, serta manjadi kawasan tertib lalulintas. Sehingga masyarakat juga dihimbau untuk taat aturan berlalulintas demi terciptanya ketertiban dan keamanan dalam berlalulintas.

Ipda Zaiul Arifin, Kanit Laka Satlantas Polres Blora, menjelaskan, razia tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalulintas seperti liburan panjang sekarang ini. Serta lonjakan arus lalulintas yang berpotensi terjadinya pelanggaran.

“Dalam long week end seperti ini, biasanya terdapat peningkatan angka pelanggaran. Untuk di Cepu sendiri angka kecelakaannya cukup tinggi, yang disebabkan minimnya kesedaran taat aturan berlalulintas,” ujarnya.

Operasi rutin tersebut, lanjut dia,  juga untuk menciptakan Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran berlalulintas).

“Kami menghimbau masyarakat untuk taat terhadap aturan berlalulintas. Karena pencegahan laka lantas didahului dengan tertib berlalulintas,” terangnya.
Dalam razia tersebut, tidak menyediakan E-Tilang. Hal itu dilakukan untuk menimbulkan efek jera bagi pelanggar. “Jika menghendaki E-Tilang, bisa dilayani di Kantor Blora,” terangnya.

Adapun dalam razia tersebut, polisi melayangkan 222 surat tilang dengan barang bukti, STNK sebanyak 181 buah , SIM sebanyak 19 buah , serta sepeda motor sebanyak 22 unit. (*)

Warga Tegalrejo Gelar Sedekah Bumi.

2017 09 01 18 32 58 523
foto: kbl

Cepu – Warga  Kampung Tegalrejo, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu gelar sedekah bumi di Sendang PP kampung setempat. Jum’at (1/9/2017). Bersamaan dengan hari raya Iedul Adha 1438 H.

Hal itu dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud sukur atas hasil panen melimpah yang diperoleh warga.

Sedekah Bumi ini salah satu tradisi masyarakat yang dilaksanakan secara turun temurun sejak zaman nenek moyang.

Para remaja hingga dewasa, tampak antusias mengikuti acara tersebut. Mereka saling  bertukar makanan usai pembacaan do’a oleh  sesepuh setempat. (kbl)

Berikut Tuntutan Korban Penggusuran Kali Balun

KABARCEPU.ID – Para korban penggusuran proyek normalisasi Kali Balun Kelurahan Balun Kecamatan Cepu, telah melakukan audiensi dengan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora, di gedung pertemuan kantor setempat pada Selasa (29/8/2017).

Kedatangan meraka, didampingi oleh tim advokad. Dalam kesempatan itu, para warga menucurahkan rasa kekecewaan mereka dan mengadukan tindakan kesewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, yang telah melakukan penggusuran pemukiman mereka.

Warga juga menyampaikan berbagai pertanyaan kepada pemerintah terkait hal-hal yang berkaitan dengan tindakan penggusuran serta menyampaikan tuntutannya kepada pemerintah, melalui audiensi tersebut.

“Kami meminta agar semua Pelanggaran Hukum dan HAM yang telah dilakukan Oleh Pemkab Blora harus di usut Tuntas. Kami meminta DPRD Kabupaten Blora membentuk tim Adhock untuk menyelidiki dan mengawal seluruh proses hukum yang akan berjalan,” ungkap Darda Syahrizal Ketua Tim Advokasi Korban Gusuran, dalam keterangan persnya.

Pihaknya juga meminta, meminta agar DPRD Blora menegur dan memberikan sanksi kepada oknum-oknum di Pemkab Blora atas tindakan sewenang-wenang yang telah dilakukan kepada korban penggusuran.

“Kami meminta agar DPRD menekan Pemerintah agar memberikan Ganti Rugi atas seluruh kerusakan yang Pihak kami derita serta memberikan relokasi yang layak bagi Pihak kami berupa tanah,” ujarnya.

sementara Ketua DPRD Blora, Bambang Susilo, menyatakan, jika pihaknya tidak bisa memberikan keputusan. Namun hanya bisa memberikan rekomendasi berdasarkan audiensi warga tersebut. “Tidak bisa memutuskan, hanya bisa memberi rekomendasi,” ujarnya.

Pihaknya juga mengaku tidak akan melakukan penekanan terhadap eksekutif. “Saya akan berdiri ditengah-tengah untuk mencari solusi terbaik,” terangnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungungan (Dinrumkimhub), Kabag Hukum, unsur pimpinan dewan beserta anggota dewan,  Sekretaris dewan. (*)

Informasi Kuliner, Wisata, Zodiak dan Gaya Hidup