Budget Mencapai 48 Miliar: 3 Ruas Jalan di Blora Dapat Dana Perbaikan dari Pemprov Jateng

Budget Mencapai 48 Miliar 3 Ruas Jalan di Blora Dapat Dana Perbaikan dari Pemprov Jateng

KABARCEPU.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) secara resmi telah mengalokasikan anggaran yang cukup signifikan, yakni mencapai total Rp48 miliar, guna merealisasikan proyek perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan pada tiga ruas jalan di Blora.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemprov Jateng dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah serta untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal melalui aksesibilitas yang lebih mumpuni.

Ketiga ruas jalan di Blora yang menjadi prioritas dalam skema pendanaan ini dipilih berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi mobilitas masyarakat, dengan harapan bahwa intervensi fiskal ini mampu mengatasi hambatan logistik serta meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna jalan.

Perihal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat meninjau kondisi ruas jalan Randublatung-Cepu, bersama Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, Selasa (9/6/2026).

Henggar mengemukakan, selain ruas jalan Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora juga memperoleh tambahan anggaran untuk penanganan sejumlah ruas jalan lainnya. Salah satunya di wilayah Kunduran yang mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp14,5 miliar. Sementara ruas Todanan–Ngawen juga akan mendapatkan pekerjaan pelapisan jalan senilai Rp3 miliar.

Lanjutnya dikatakan, tidak hanya fokus pada perbaikan, Pemprov Jateng juga mulai membuka peluang pengajuan ruas jalan yang menghubungkan Semarang–Blora–Cepu menjadi jalan nasional. Menurut Henggar, gagasan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mengurangi beban pemeliharaan yang selama ini ditanggung pemerintah provinsi.

KONTEN MENARIK UNTUK ANDA

Sementara itu, terkait perbaikan ruas jalan Randublatung-Cepu, Henggar mengungkapkan, Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran pembangunan yang ditambah melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) dengan total anggaran sebesar Rp30 miliar.

“Yang pertama alokasi kita Rp5,276 Miliar kemudian ditambahi lagi melalui Perkada Rp28,7 Miliar, jadi totalnya untuk satu ruas ini saja bila dijumlahkan sudah Rp30 Miliar lebih” ujarnya.

Dengan dukungan anggaran tersebut, Pemprov Jateng optimistis perbaikan ruas jalan Randublatung Cepu dapat dituntaskan. Bahkan, Pemprov Jateng mengupayakan agar memperoleh tambahan dukungan pendanaan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk pembangunan jalan di Blora.

“Insya Allah tuntas. Di satu sisi kita juga sebenarnya masih mengajukan lagi yang melalui Inpres Jalan Daerah. Mudah-mudahan kalau itu terealisasi nanti akan semakin tuntas lagi ruas-ruas yang ada di Kabupaten Blora,” tuturnya.

Dikatakan, perbaikan akan menggunakan konstruksi beton sebagai solusi yang tepat mengingat ruas Randublatung–Cepu selama ini menjadi jalur yang sering dilalui kendaraan bertonase besar.

Henggar meyakini konstruksi beton yang akan dibangun nanti akan memberikan kekuatan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas kendaraan berat, agar jalan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap beban kendaraan yang melintas setiap hari.

“Jadi begini, konstruksi ini nantinya akan kita lakukan perbaikan dengan menggunakan rigid, jadi perkerasan dengan menggunakan beton ini yang memang harapannya dari kemarin Bu Wakil Bupati juga selalu menyampaikan, Pak pokoknya itu beton. Nah ini yang nantinya akan kita realisasikan tahun ini,” tandasnya.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, pemanfaatan dana puluhan miliar tersebut diproyeksikan tidak hanya akan memperbaiki kondisi fisik aspal, tetapi juga mencakup aspek penguatan struktur jalan dan sistem drainase agar ketahanan infrastruktur tersebut dapat bertahan dalam jangka panjang di tengah tantangan cuaca dan beban kendaraan.***.

KONTEN UNIK DARI SPONSOR UNTUK ANDA