KABARCEPU.ID – Di balik semangat pembangunan infrastruktur, Bupati Blora, Arief Rohman, menyoroti masalah mendasar yang masih menghantui daerahnya. Anak Tidak Sekolah (ATS).
Dalam acara penerimaan KKN Selasa 7 Juni 2026, bupati secara khusus meminta bantuan mahasiswa untuk mengatasi hal ini.
Ia meminta mahasiswa UNS dan STAI Al-Anwar agar memetakan jumlah anak putus sekolah di desa-desa lokasi KKN.
“Kami minta tolong dipetakan, di desa itu anak yang tidak sekolah ada enggak, jumlahnya berapa, faktornya apa, dan rekomendasinya nanti seperti apa,” harap Bupati Blora.
Selain itu, terkait program unggulan Sekolah Sisan Ngaji, Bupati meminta mahasiswa STAI Al-Anwar untuk mengkaji efektivitas program pendidikan karakter yang digulirkannya.
Ia menegaskan program ini tidak hanya untuk siswa muslim, tetapi sebagai penguatan karakter seluruh siswa sesuai keyakinan masing-masing. (red)





