10 SALAD TERBURUK di Dunia Tahun 2026 Versi TasteAtlas, Ini Daftarnya

10 Salad Terburuk di Dunia Tahun 2026 Versi TasteAtlas Ini Daftarnya
Fiambre dari Guatemala, salah satu salad terburuk di dunia tahun 2026 (dok foto by TasteAtlas).

KABARCEPU.ID – Dunia kuliner selalu menghadirkan perdebatan yang menarik, terutama ketika berbicara mengenai peringkat makanan global.

Baru-baru ini, TasteAtlas kembali merilis daftar kurasi audiens mereka untuk kategori “Salad Terburuk di Dunia” tahun 2026.

Meskipun istilah “terburuk” sering kali bersifat subjektif dan sangat dipengaruhi oleh preferensi budaya, daftar ini memberikan gambaran tentang hidangan mana yang paling sulit diterima oleh lidah internasional secara umum.

Berikut adalah ulasan 10 salad yang menempati peringkat terburuk tahun ini yang dilansir dari TasteAtlas:

1. Indigirka Salad (Rusia)
Masih menduduki posisi yang kontroversial, salad asal Siberia ini terdiri dari potongan ikan beku yang dicampur dengan bawang bombay, minyak, garam, dan lada. Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan tekstur ikan mentah yang membeku, pengalaman menyantap Indigirka bisa menjadi tantangan besar.

2. Frog Eye Salad (Amerika Serikat)
Jangan tertipu oleh namanya; salad ini tidak mengandung mata katak. Namun, kombinasi pasta acini di pepe yang kecil bulat dengan whipped topping, marshmallow, dan buah-buahan kaleng menciptakan tekstur yang sering dianggap aneh dan terlalu manis bagi standar salad modern.

KONTEN MENARIK UNTUK ANDA

3. Fiambre (Guatemala)
Hidangan tradisional ini biasanya disiapkan untuk merayakan Hari Arwah. Fiambre adalah campuran masif yang bisa terdiri dari 50 bahan lebih, mulai dari sosis, daging dingin, sayuran acar, hingga telur. Kompleksitas rasa dan visualnya yang sangat padat sering kali membuat penikmat kuliner kewalahan.

4. Serenata de Bacalao (Puerto Rico)
Salad ini berbahan dasar ikan kod asin (salted cod) yang dicampur dengan berbagai umbi-umbian rebus, alpukat, dan telur. Meski sangat dicintai di daerah asalnya, bau ikan asin yang tajam dan tekstur yang berat membuatnya kurang populer di mata kritikus global.

5. Amish Pasta Salad (Amerika Serikat)
Berbeda dengan pasta salad pada umumnya, versi kaum Amish ini dikenal sangat manis dengan saus yang didominasi oleh mayones, gula, dan cuka. Rasa manis yang dominan pada hidangan gurih sering kali menjadi alasan utama salad ini masuk dalam daftar.

6. Aginares Salata (Yunani)
Secara teknis, ini adalah salad artichoke. Namun, penggunaan artichoke mentah atau yang diproses dengan cara tertentu kadang menghasilkan rasa pahit yang konsisten. Jika tidak dieksekusi dengan keseimbangan lemon dan minyak zaitun yang tepat, hidangan ini bisa terasa sangat datar atau terlalu getir.

7. Betabeles (Meksiko)
Secara harfiah berarti “bit”, salad ini sering kali menyajikan bit merah rebus dalam jumlah besar. Bagi banyak orang, rasa tanah (earthy) yang sangat kuat dari bit, terutama jika disajikan tanpa kontras rasa yang cukup, dianggap kurang menggugah selera.

8. Empedrat (Catalonia, Spanyol)
Salad tradisional yang terdiri dari kacang putih, ikan kod asin, tomat, dan bawang. Masalah utama yang sering dilaporkan adalah tekstur kacang yang kadang terlalu keras atau kontras ikan asin yang tidak menyatu dengan baik bagi lidah orang luar Spanyol.

9. Gamjasaelleodeu (Korea Selatan)
Ini adalah salad kentang versi Korea Selatan. Hal yang membuatnya unik—sekaligus kontroversial—adalah teksturnya yang sangat halus seperti mashed potato namun sering kali dicampur dengan potongan apel, kismis, dan terkadang gula, memberikan sensasi rasa yang membingungkan antara hidangan pendamping dan pencuci mulut.

10. Esgarrat (Spanyol)
Lagi-lagi hidangan dari Spanyol yang menggunakan ikan kod asin. Esgarrat terdiri dari paprika merah panggang dan suwiran ikan kod dengan banyak minyak zaitun. Teksturnya yang berminyak dan kenyal dari ikan mentah yang dikeringkan sering kali menjadi alasan mengapa hidangan ini masuk dalam daftar “acquired taste”.

Peringkat dari TasteAtlas ini mengingatkan bahwa kuliner adalah produk budaya yang sangat spesifik. Apa yang dianggap “buruk” dalam skala global mungkin merupakan hidangan warisan yang sangat dihargai di daerah asalnya. Namun, bagi para pelancong kuliner, daftar ini dapat menjadi panduan untuk mempersiapkan ekspektasi sebelum mencicipi hidangan-hidangan unik di atas.***

KONTEN UNIK DARI SPONSOR UNTUK ANDA