KABARCEPU.ID – Sebanyak 103 peserta mengikuti prosesi wisuda ke-23 SMK NU Kedungtuban Blora yang digelar pada Minggu, 3 Mei 2026, di kampus setempat. Acara berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat, terlebih dengan kehadiran Gunawan Trihantoro yang memberikan motivasi kepada para lulusan.
SMK NU Kedungtuban sendiri berada di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Saat ini, sekolah tersebut memiliki empat jurusan, yakni Akuntansi, Pemasaran, Teknik Bisnis Sepeda Motor, serta Teknik Komputer Jaringan Telekomunikasi.
Dalam sambutannya, Gunawan Trihantoro yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kreator AI Jawa Tengah menyampaikan pentingnya semangat belajar yang tidak boleh berhenti meskipun para siswa telah lulus dan memasuki dunia kerja.
Ia menegaskan bahwa para alumni diharapkan tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Setelah lulus dan bekerja, jangan berhenti menimba ilmu. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan,” ujarnya di hadapan para wisudawan.
Gunawan juga mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, menuntut ilmu merupakan kewajiban. Ia menyampaikan bahwa Allah SWT senantiasa memerintahkan umat-Nya untuk terus belajar. “Semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin tinggi pula derajatnya,” ungkapnya.
Menambahkan hal tersebut, Gunawan menyampaikan bahwa bekerja memiliki batas waktu, sedangkan menuntut ilmu tidak mengenal jeda. “Bekerja itu ada masa jedanya, tetapi mencari ilmu tidak ada masa jedanya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, perkembangan AI saat ini sangat masif dan perlu disikapi dengan bijak.
“Teknologi AI saat ini merajalela dan cukup mengkhawatirkan karena sangat memahami kebutuhan manusia. Oleh karena itu, alumni harus mampu mengikuti perkembangan ini,” jelasnya.
Gunawan menambahkan bahwa AI bukan untuk ditakuti, melainkan dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam dunia usaha dan industri. Dengan pemanfaatan yang tepat, AI justru dapat meningkatkan produktivitas dan membuka peluang baru di berbagai bidang pekerjaan.
Selain itu, ia turut mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka. Gunawan menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan.
“Penting sekali bagi orang tua untuk mendorong anaknya menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Jangan berhenti hanya bekerja,” tegasnya.
Acara wisuda ini tidak hanya menjadi momen pelepasan siswa, tetapi juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk melangkah menuju jenjang kehidupan berikutnya dengan bekal ilmu dan motivasi yang kuat.***

