KABARCEPU.ID – Alexander Prabawa Priyo Nugroho, alumnus SMP Negeri 2 Blora, berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menjadi satu-satunya perwakilan siswa dari Kabupaten Blora yang lolos seleksi ketat masuk ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara pada tahun 2026 ini.
Pengumuman kelulusan seleksi masuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2026 yang disampaikan pada Kamis, 16 April 2026, menjadi puncak dari perjuangan panjang Alex, serta menjadi kabar membanggakan bagi dunia pendidikan di “Bumi Mustika”
Dari sekitar 17.000 calon siswa (casis) yang mendaftar dari seluruh Indonesia, Alex berhasil menembus jajaran 180 siswa terbaik nasional yang dinyatakan diterima.
Perjuangan Emosional Sang Anak Bungsu
Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian akademik bagi Alex, melainkan sebuah pembuktian cinta. Sebagai anak bungsu dari pasangan almarhum Yosep Rudi Priyo Nugroho dan Novianti Dwi Ratnasari, Alex membawa misi khusus dalam setiap tahapan tesnya.
“Puji Tuhan, dik Alex lolos masuk Top 180 Peserta Terbaik. Meski Papanya telah tiada, keberhasilan ini adalah kado terindah yang membuktikan bahwa perjuangan anak bungsu kebanggaannya tidak pernah sia-sia,” ungkap Novianti, ibunda Alex yang akrab disapa Bu Poppy, dengan nada haru, Senin (20/4/2026).
Sambil menahan air mata, Novi mengenang mendiang suaminya. Ia percaya bahwa di balik setiap tetes keringat Alex, ada doa dan “senyuman” almarhum yang mengiringi dari surga.
“Perjuangan yang tak mudah ini adalah penghormatan terbaik untuk mengenang almarhum Papa,” ucap Poppy.
Poppy menambahkan, Alex adalah lulusan PAUD dan TK SION Blora, SD Katolik Kridha Dharma Blora dan SMPN 2 BLORA.
“Dik Alex bercita-cita bisa kuliah di universitas ternama di Luar Negeri. Karena dia bisa berbahasa Inggris, seperti almarhum Papanya, mohon doa dan support dari semuanya, semoga dimudahkan dan dilancarkan segalanya,” ujarnya.
Menyaring yang Terbaik Melalui Meritokrasi
Keberhasilan Alex menembus SMA KTB bukanlah perkara mudah. Sekolah unggulan di bawah naungan Polri ini menerapkan standar seleksi yang sangat tinggi dan transparan. Alexander harus melewati rentetan ujian mulai dari Nusantara Standard Test (NST) hingga seleksi terpusat di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Data Menunjukkan Ketatnya Persaingan Tahun Ini:
Sistem Penilaian : Menggunakan Item Response Theory (IRT) untuk menguji Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris.
Skor Unggul: Skor Alex masuk dalam rentang Top 400 (630-770), jauh di atas rata-rata nasional (580).
Kategori Internasional : Hanya 15,1% peserta yang masuk kategori unggul berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB).
Tahapan Akhir : Meliputi tes kesehatan, psikologi, kesamaptaan jasmani, IELTS prediction, hingga Leaderless Group Discussion (LGD).
Dilansir dari news.detik.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa SPMB SMA KTB mengedepankan meritokrasi.
“Sistem ini dirancang transparan dan berbasis data untuk menjaring generasi muda yang memiliki karakter kuat dan jiwa kepemimpinan,” tegasnya.
Menjadi Inspirasi dari Daerah untuk Nasional
Dikenal sebagai sosok disiplin sejak di SMPN 2 Blora, kini langkah Alex semakin mantap menyongsong masa depan di sekolah SMA KEMALA TARUNA BHAYANGKARA. di bawah naungan POLRI.
Ia bertekad untuk terus menjaga nama baik keluarga dan daerah asalnya.
“Ini adalah tantangan baru. Saya ingin membuktikan bahwa putra daerah dari Blora mampu bersaing di tingkat nasional. Saya harap ini bisa membuka jalan bagi adik-adik kelas saya untuk tidak takut bermimpi tinggi,” ujar Alex penuh semangat.
Kini, Alexander siap memulai babak baru sebagai angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara, membawa harapan besar untuk mengharumkan nama Blora di kancah nasional.***

