Santri Ponpes Al-Ittihad Cepu Belajar Budidaya Ikan Tematik

KABARCEPU.ID – Para santri Pondok Pesantren Modern Al-Ittihad Tambakromo Cepu mengikuti kegiatan outing class dengan mengunjungi tempat budidaya ikan tematik yang berada di lahan Koperasi Merah Putih, Desa Kentong, Kecamatan Cepu, pada Selasa (10/3/2026).
Kegiatan outing class santri Ponpes Al-Ittihad Cepu ini menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas agar para santri mendapatkan pengalaman langsung di lapangan terkait budidaya ikan tematik.
Dalam kegiatan tersebut, para santri belajar mengenai proses budidaya ikan, mulai dari persiapan kolam, pemilihan bibit, hingga cara perawatan ikan agar dapat tumbuh dengan baik. Mereka juga diajak melihat secara langsung pengelolaan kolam dan sistem budidaya yang diterapkan di lokasi tersebut.
Pengelola budidaya ikan, Fatkur Rohman, menjelaskan bahwa budidaya ikan tematik ini dikembangkan sebagai sarana edukasi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi para santri karena mereka bisa memahami proses budidaya secara langsung.
“Belajar tidak hanya di dalam ruangan saja, tetapi juga perlu melihat langsung usaha di lapangan. Budidaya ikan lele ini bisa menjadi salah satu contoh pembelajaran bagi para santri,” ujar Fatkur Rohman.
Fatkur juga menambahkan bahwa dalam menjalani usaha apa pun diperlukan kesungguhan dan ketelatenan. Menurutnya, budidaya ikan tidak hanya sekadar memberi pakan, tetapi juga membutuhkan kesabaran serta ketelitian dalam merawatnya.

“Menjalani apapun itu harus dengan sungguh-sungguh dan telaten. Memelihara ikan juga perlu kesabaran dan ketelitian agar hasilnya bisa maksimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fatkur menegaskan bahwa para santri harus memiliki sikap gigih dan serius dalam menuntut ilmu, apa pun bidang yang dipelajari. Menurutnya, setiap ilmu yang dipelajari akan menjadi bekal berharga bagi masa depan.
“Santri itu harus gigih dan serius dalam belajar bidang apa pun, karena semua ilmu yang diserap akan menjadi bekal masa depan,” ungkapnya.
Para santri tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif bertanya mengenai berbagai hal terkait budidaya ikan serta praktik pengelolaan kolam yang baik.
Kegiatan outing class ini diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada para santri mengenai dunia usaha di bidang perikanan.
Dengan kegiatan belajar di lapangan seperti ini, para santri tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas, tetapi juga memperoleh pengetahuan praktis yang dapat menjadi bekal keterampilan di masa depan.*



