KABARCEPU.ID – Menu sahur yang tepat merupakan momen penting selama Ramadan untuk menyiapkan tubuh agar tetap bertenaga dan terhindar dari dehidrasi sepanjang hari berpuasa.
Pilihan menu sahur yang tepat membantu menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan kadar gula darah sehingga Anda dapat menjalani ibadah dengan lebih nyaman.
Berikut menu sahur yang praktis, bergizi, dan fokus pada mencegah dehidrasi yang dikutip dari beberapa sumber.
1. Oat Susu dengan Topping Buah dan Kacang
- – Oat dimasak dengan susu rendah lemak atau susu nabati. Tambahkan potongan pisang atau melon dan taburan kacang almond/kenari.
- – Manfaat: karbohidrat kompleks + cairan dari susu + elektrolit dari pisang.
2. Roti Gandum Isi Telur Orak-Arik dan Sayur
- – Roti gandum panggang diisi telur orak-arik, irisan tomat dan selada, tambahkan sedikit alpukat.
- – Minum segelas air putih atau infused water (air + irisan lemon/timun).
- – Manfaat: protein, lemak sehat, sayur berair, dan hidrasi tambahan.
3. Nasi Merah dengan Ikan Panggang dan Lalapan
- – Seporsi kecil nasi merah, ikan panggang (salmon/tilapia) dan lalapan berbahan mentimun, tomat, dan selada.
- – Tambahkan sup bening ringan sebagai sumber cairan.
- – Manfaat: protein tinggi omega-3, karbo kompleks, dan cairan dari sup dan sayur.
4. Bubur Ayam Sehat
- – Bubur beras dicampur potongan ayam tanpa lemak, sayuran cincang, dan daun bawang. Hindari bubur terlalu asin.
- – Minum segelas susu atau air kelapa.
- – Manfaat: mudah dicerna, mengandung cairan, dan kenyang lama.
5. Smoothie Yogurt Buah + Granola
- – Yogurt plain/Greek blender dengan buah berair (melon, semangka, pisang) dan es batu, sajikan dengan taburan granola.
- – Manfaat: hidrasi dari buah dan yogurt, probiotik, serta energi dari granola.
6. Salad Kentang dengan Tuna dan Sayur
- – Kentang rebus (masih hangat) dicampur tuna, potongan timun, tomat, sedikit mayones yogurt, dan selada.
- – Disertai sebotol kecil air putih atau air kelapa.
- – Manfaat: kentang dan pisang membantu keseimbangan kalium; tuna sumber protein.
7. Telur Kukus dengan Sayuran
- – Telur dikukus bersama potongan jamur, wortel, dan daun bawang. Tekstur lembut dan mudah dicerna.
- – Sajikan dengan seporsi buah berair.
- – Manfaat: protein lembut, sayuran, dan hidrasi buah.
Tips Memilih Menu Sahur
- – Perbanyak cairan sehat: minum air putih, susu, atau minuman elektrolit rendah gula sebelum imsak. Hindari minuman berkafein atau sangat manis karena meningkatkan kehilangan cairan.
- – Pilih karbohidrat kompleks: nasi merah, roti gandum, atau oats melepaskan energi lebih lambat dan membantu menahan lapar tanpa menguras cairan tubuh.
- – Sertakan sumber protein: telur, ikan, tahu, tempe, atau yogurt meningkatkan rasa kenyang dan memperlambat penyerapan gula.
- – Tambah buah dan sayur yang mengandung air tinggi: semangka, melon, timun, tomat, jeruk — membantu menambah asupan cairan sekaligus vitamin.
- – Garam dan elektrolit secukupnya: sedikit garam atau makanan kaya kalium (pisang, kentang, alpukat) membantu menjaga keseimbangan elektrolit.
- – Hindari makanan terlalu pedas, terlalu asin, atau berminyak berlebih karena bisa menyebabkan haus berlebih.
Tips Sahur Tambahan Agar Tidak Dehidrasi
- – Minum 300–500 ml air putih saat sahur, lalu sisa kebutuhan cairan dipenuhi sepanjang malam (tetapi hindari minum berlebih sekaligus).
- – Konsumsi air kelapa atau minuman elektrolit rendah gula bila cuaca sangat panas atau aktivitas berat.
- – Batasi kopi, teh hitam, dan minuman berkafein lain di sahur karena sifatnya diuretik.
- – Hindari makanan terlalu asin atau olahan yang bisa meningkatkan rasa haus.
- – Tidur cukup dan hindari aktivitas fisik berat sebelum puasa untuk mengurangi risiko kehilangan cairan.
Memilih menu sahur yang tepat tidak hanya soal rasa atau kenyang, tetapi juga menjaga hidrasi dan energi selama berpuasa. Kombinasikan karbohidrat kompleks, protein, buah/sayur berair, dan asupan cairan yang cukup untuk menjalani hari dengan nyaman.***






