Pecinta Kopi Wajib Simak: Takaran Ideal Minum Kopi untuk Pendamping Sahur

KABARCEPU.ID – Memilih menu dan minuman yang tepat untuk pendamping sahur dapat membantu menjaga energi, hidrasi, dan kenyamanan sepanjang hari.

Kopi sering menjadi pilihan banyak orang untuk membangunkan selera dan memberikan dorongan energi sebelum menunaikan sahur.

Namun, seberapa banyak kopi yang ideal diminum saat sahur agar manfaatnya terasa tanpa menimbulkan efek samping?

Dilansir dari sejumlah sumber, berikut panduan ringkas dan praktis memilih kopi sebagai minuman pendamping sahur.

Mengapa Perlu Memperhatikan Takaran Kopi Saat Sahur?

  • – Kafein dalam kopi bersifat stimulan yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk—berguna saat bangun dini hari.
  • – Konsumsi kafein berlebih dapat meningkatkan dehidrasi, gangguan tidur, iritasi lambung, dan kecemasan—efek yang lebih terasa saat berpuasa karena tidak ada asupan cairan sepanjang hari.
  • – Waktu konsumsi kafein (dekat sahur) dan jenis kopi memengaruhi seberapa lama efeknya berlangsung.

Rekomendasi Takaran Kopi untuk Pendamping Sahur

  • – Jumlah kafein aman harian untuk orang dewasa sehat biasanya sekitar 200–400 mg. Untuk sahur, bijaksanalah mengambil porsi yang lebih moderat: 75–150 mg kafein.
  • – Itu setara dengan sekitar 1 cangkir (200–240 ml) kopi seduh biasa (brewed/black coffee) dengan kekuatan sedang, atau 1 espresso ganda (doppio) tergantung konsentrasi.
  • – Bagi yang sensitif terhadap kafein, batasi hingga 50–75 mg atau pertimbangkan kopi decaf setengah takaran.
  • – Untuk kopi susu atau minuman berbasis espresso (latte, cappuccino), perhatikan tambahan gula dan susu yang bisa menambah kalori dan mengubah rasa lapar saat puasa.

Praktik Terbaik Minum Kopi Saat Sahur

  • – Minum air putih sebelum dan setelah kopi: konsumsi segelas air sebelum kopi membantu hidrasi, dan menyisihkan air untuk diminum setelah sahur (jika jadwal memungkinkan) membantu menekan risiko dehidrasi.
  • – Hindari kopi terlalu pekat atau berlebih: kopi kental mempercepat efek kafein dan berpotensi meningkatkan asam lambung.
  • – Jangan menggantikan cairan penting: kopi bukan pengganti kebutuhan air; pastikan asupan cairan yang cukup saat sahur dan sebelum imsak.
  • – Perhatikan konsumsi gula: gula berlebih pada kopi meningkatkan lonjakan gula darah dan rasa haus, yang kurang ideal saat puasa. Pilih sedikit gula atau pemanis alami jika diperlukan.
  • – Sesuaikan dengan kondisi tubuh: jika memiliki riwayat gangguan jantung, tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan, atau kehamilan/menyusui, konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi kopi saat sahur.

Waktu Minum yang Disarankan

  • – Minumlah kopi segera setelah sahur selesai dan minimal 30–60 menit sebelum tidur kembali (jika berencana tidur sejenak). Ini mengurangi gangguan pada pola tidur menjelang imsak.
  • – Jika Anda bangun jauh sebelum imsak untuk aktivitas lain, pertimbangkan mengonsumsi kopi lebih awal agar efek kafein mereda sebelum waktu tidur lagi.

Kopi dapat menjadi pendamping sahur yang menyenangkan dan berguna untuk meningkatkan kewaspadaan jika dikonsumsi dalam takaran moderat—umumnya sekitar 75–150 mg kafein (sekitar 1 cangkir kopi seduh sedang).

KONTEN MENARIK UNTUK ANDA

Utamakan hidrasi, batasi gula, perhatikan sensitivitas tubuh, dan konsultasikan dengan profesional kesehatan bila perlu. Dengan demikian, sahur tetap aman, nyaman, dan mendukung ibadah puasa sepanjang hari.***

KONTEN UNIK DARI SPONSOR UNTUK ANDA

TERKINI

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BACA JUGA