8 Amalan yang Dianjurkan Saat Hari Isra Miraj

KABARCEPU.ID – Hari Isra Miraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang diperingati sebagai perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha, dilanjutkan dengan perjalanan ke langit untuk menerima perintah salat.
Selain menjadi momentum untuk mengingat kebesaran Allah dan keutamaan Nabi, peristiwa Isra Miraj ini juga menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan amalan baik.
Mengutip dari BAZNAS, berikut amalan-amalan yang dianjurkan saat peringatan Isra Miraj, disajikan dengan bahasa yang lugas dan profesional.
1. Memperbanyak Doa dan Dzikir
Isra Mi’raj adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, dzikir, dan memohon ampunan kepada Allah. Doa-doa yang khusus terkait peristiwa tersebut seperti memohon kebaikan dunia dan akhirat, keselamatan, serta istiqamah dalam beribadah—dianjurkan. Dzikir pagi dan petang serta bacaan istighfar juga baik dipertahankan.
2. Mendirikan Salat Sunah dan Memperbaiki Salat Wajib
Menguatkan amalan salat adalah inti dari hikmah Isra Mi’raj. Disarankan untuk menambah salat sunah (misalnya duha, tahajud, dan witir) serta meningkatkan kualitas dan kekhusyukan salat wajib. Memperbaiki gerakan, bacaan, dan khusyuk membantu menjadikan salat lebih bermakna.
3. Membaca dan Merenungi Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an pada hari ini serta merenungi ayat-ayat yang berkaitan dengan perjalanan dan mukjizat Nabi dapat memperdalam pemahaman spiritual. Tafakkur terhadap makna ayat mendukung peningkatan keimanan dan ketakwaan.
4. Bersedekah dan Berbuat Kebaikan
Amalan sosial seperti sedekah, membantu sesama, atau kegiatan kemanusiaan dianjurkan. Isra Mi’raj mengingatkan umat tentang tanggung jawab sosial, sehingga memberikan sedekah kepada yang membutuhkan atau berkontribusi pada kegiatan dakwah dan pendidikan agama merupakan perbuatan yang sangat mulia.
5. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi
Mengirimkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan amalan yang dianjurkan sepanjang waktu, termasuk pada peringatan Isra Mi’raj. Shalawat mempererat cinta kepada Nabi dan mendatangkan keberkahan.
6. Mengadakan Kajian atau Majelis Ilmu
Peringatan Isra Mi’raj sering kali dimanfaatkan untuk mengadakan kajian, tausiyah, atau diskusi keagamaan yang membahas makna peristiwa tersebut dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mengikuti atau menyelenggarakan majelis ilmu membantu menambah wawasan dan membina komunitas yang beradab.
7. Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian Keluarga
Peristiwa Isra Mi’raj mengandung pelajaran tentang keteladanan. Menguatkan ikatan keluarga, saling memaafkan, dan memperbaiki hubungan antarsesama adalah amalan yang sejalan dengan semangat peringatan ini. Memberi contoh akhlak mulia kepada anak-anak juga sangat dianjurkan.
8. Berpuasa Sunah (bila dimampukan)
Beberapa ulama menganjurkan menunaikan puasa sunnah pada hari-hari istimewa sebagai bentuk penguatan diri, meskipun tidak ada ketentuan khusus yang tegas untuk Isra Mi’raj. Bagi yang mampu, puasa sunnah dapat menjadi sarana meningkatkan disiplin ibadah.
Isra Miraj bukan sekadar peristiwa historis, melainkan momentum spiritual untuk merefleksikan hubungan manusia dengan Tuhan, serta memperbaiki kualitas ibadah dan perilaku, agar peringatan Isra Miraj membawa manfaat rohani dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.***



