26.2 C
Cepu
BerandaCepuMengenal Lebih Dekat Choirul Anisa Firdaus, Wisudawan Terbaik PEM...

Mengenal Lebih Dekat Choirul Anisa Firdaus, Wisudawan Terbaik PEM Akamigas dari Cepu

Wajah sumringah Choirul Anisa Firdaus terpancar jelas saat menanti prosesi wisuda Program Sarjana Terapan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu ke-54.

Momen istimewa yang digelar di Grha Oktana pada Kamis, 17 Juli 2025, dan dihadiri langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ini menjadi puncak perjuangan bagi gadis kelahiran Blora, 31 Mei 2002 ini.

Choirul Anisa Firdaus, alumnus SMA Negeri 1 Cepu dari jurusan Teknik Pengolahan Minyak dan Gas ini, dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik PEM Akamigas.

Dari Cita-Cita Guru Hingga Menjadi Ahli Energi

IMG 20250720 WA0008 scaled

“Sejak kecil, saya selalu bercita-cita menjadi seorang guru. Saya mengagumi sosok guru yang sabar, tulus, dan mampu mengubah hidup banyak orang melalui ilmu pengetahuan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jalan Transisi II No 37 RT 02 RW 03 Kampung Baru, Kelurahan Ngelo, Cepu, belum lama ini

Choirul Anisa Firdaus yang akrab disapa Lulul, menceritakan, seiring bertambahnya usia, Lulul menyadari bahwa makna “mengajar” dan “bermanfaat bagi banyak orang” tidak hanya terwujud di ruang kelas. Dirinya mulai melihat lebih luas tentang tantangan dan kebutuhan masa depan, khususnya di industri energi.

KONTEN MENARIK UNTUK ANDA

“Saya menyadari bahwa minyak dan gas masih menjadi tulang punggung kehidupan modern, dan keberlanjutan sektor ini sangat menentukan kemajuan bangsa,” kata gadis yang tak bisa lepas dari opor ayam buatan ibundanya

Dari situlah, penghobi basket ini mantap memilih jurusan Teknik Pengolahan Minyak dan Gas di PEM Akamigas. Bidang ini, baginya, tidak hanya menawarkan peluang karier yang luas dan menjanjikan, tetapi juga membuka jalan untuk berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

“Ilmu yang dipelajari di sini sangat strategis, dan ke depan akan selalu dibutuhkan, baik dalam pengembangan energi fosil yang lebih efisien, maupun dalam transisi ke energi yang lebih bersih,” jelasnya.

Inovasi Riset dan Strategi Belajar Ala Wisudawan Terbaik

 

IMG 20250720 WA0009

Sebagai wisudawan terbaik, Lulul merasa sangat bersyukur atas proses belajar yang ia jalani. Salah satu capaian akademik yang paling ia banggakan adalah penelitiannya tentang pengaruh katalis NaOH/CaO dari tulang ayam pada sintesis biodiesel berbasis minyak jelantah menggunakan metode transesterifikasi.

“Penelitian ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang karakteristik bahan bakar B30, tetapi juga memberikan kontribusi nyata sebagai rekomendasi untuk efisiensi dan keberlanjutan energi,” ujar Lulul, menyoroti pentingnya inovasi biodiesel.

Strategi belajar Lulul terbilang sederhana namun efektif, selalu membuat skala prioritas dan tidak pernah menunda pekerjaan. “Jika pekerjaan ditunda, akan semakin banyak dan terasa lelah. Namun, jika satu per satu diselesaikan dengan konsisten, maka pekerjaan itu akan lebih maksimal dan tertata,” tuturnya.

Dukungan dari dosen, adik tingkat, dan kakak tingkat juga sangat berperan dalam perkembangannya. Selama berproses belajarnya di PEM Akamigas, tantangan terberat baginya adalah mengatur waktu dan menjaga fisik di lingkungan politeknik semi militer yang menuntut kedisiplinan tinggi.

“Jika saya ingin akademik, organisasi, dan sosial seimbang, maka harus ada waktu istirahat yang saya korbankan,” kenangnya.

Belajar di Lapangan dan Pentingnya Soft Skill

IMG 20250720 WA0017

Pengalaman magang selama enam bulan menjadi pelajaran berharga bagi Lulul. Ia bisa mengimplementasikan ilmu dan teori, bertemu langsung dengan praktisi lapangan, serta melihat equipment di plant.

“Saya belajar bahwa dunia industri tidak hanya mengandalkan pengetahuan teknis, tetapi juga sikap proaktif, komunikasi yang efektif, dan kemampuan beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika di lapangan,” kata Lulul.

Lulul juga menekankan peran penting organisasi kampus dan kegiatan non-akademik dalam mengasah soft skills. Aktif di Himpunan Mahasiswa Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, ia belajar tentang kepemimpinan, komunikasi, manajemen waktu, dan kerja sama tim.

“Jadi, saya percaya keseimbangan antara akademik dan organisasi justru membuat saya lebih siap untuk menghadapi tantangan profesional ke depan,” tegasnya.

Prospek Karier Lulusan Vokasi di Era Transisi Energi

IMG 20250720 WA0010

Setelah lulus, Lulul berencana mengembangkan karier di industri migas dan petrokimia, khususnya di bidang pengolahan dan kualitas bahan bakar. Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan untuk berkontribusi di sektor energi terbarukan.

Saat ini, ia tengah mengaplikasikan ilmunya di PT Polytama Propindo untuk mengontrol Process Safety Management. Lulul optimis bahwa lulusan vokasi seperti dari PEM Akamigas memiliki peran penting dalam transformasi energi nasional, termasuk pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Lulusan vokasi tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan praktis yang siap diterapkan langsung di lapangan,” tandasnya.

Ia melihat tantangan terbesar industri energi dan mineral saat ini adalah memenuhi permintaan energi yang terus meningkat sekaligus melakukan transisi ke energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Lulul membekali diri dengan kompetensi teknis yang kuat di bidang pengolahan migas, namun tetap terbuka untuk mempelajari teknologi EBT.

Pesan Wisudawan Terbaik PEM Akamigas

IMG 20250720 WA0014

“Kunci sukses bagi mahasiswa PEM Akamigas adalah disiplin dan konsistensi, mau belajar lebih dari yang diajarkan di kelas, aktif mengasah soft skills melalui organisasi atau proyek, serta membangun mental tangguh agar tidak mudah menyerah pada tantangan,” pesan Lulul kepada adik-adik tingkatnya.

Harapannya untuk PEM Akamigas adalah agar terus menjadi pusat pendidikan vokasi energi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri di era transisi energi. Ia berharap kampus ini memperkuat kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk energi baru terbarukan, sehingga lulusannya selalu kompetitif.

“Untuk masa depan sektor energi Indonesia, saya berharap kita bisa menjaga ketahanan energi nasional sambil perlahan beralih ke energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dengan SDM yang kompeten, lulusan vokasi seperti dari Akamigas dapat menjadi garda terdepan dalam menghubungkan teknologi dan implementasi nyata di lapangan, mendukung Indonesia menjadi bangsa yang mandiri energi,” pungkas Choirul Anisa Firdaus, sang wisudawan terbaik PEM Akamigas. ***

KONTEN UNIK DARI SPONSOR UNTUK ANDA
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru

Berita Terkait