Gaya Hidup

8 Bumbu Dapur yang Berkhasiat untuk Kesehatan

KABARCEPU.ID – Bumbu dapur tidak hanya berfungsi memperkaya rasa masakan; banyak di antaranya juga memiliki khasiat yang mendukung kesehatan.

Memanfaatkan rempah dan bumbu secara rutin dalam masakan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, dan mendukung pencernaan.

Melansir dari sejumlah sumber, berikut beberapa bumbu dapur yang umum dan manfaat kesehatannya.

1. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin, zat aktif dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan kuat. Konsumsi kunyit secara rutin (misalnya pada masakan berkuah atau minuman seperti susu kunyit) dapat membantu mengurangi peradangan kronis, mendukung kesehatan hati, dan berpotensi memperbaiki fungsi kognitif. Untuk penyerapan kurkumin yang lebih baik, padukan dengan sedikit lada hitam yang mengandung piperin.

2. Jahe
Jahe terkenal sebagai antinyeri dan antinausea alami. Jahe membantu meredakan mual, meningkatkan pencernaan, dan memiliki efek antiinflamasi yang berguna pada kondisi seperti osteoartritis. Minuman jahe hangat atau tambahan jahe pada tumisan dan sup dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus kehangatan.

3. Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa yang memiliki sifat antimikroba dan kardioprotektif. Konsumsi bawang putih segar atau dalam masakan dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, cenderung cincang atau geprek bawang putih dan diamkan beberapa menit sebelum dimasak untuk mengaktifkan allicin.

KONTEN MENARIK UNTUK ANDA

4. Kencur
Kencur sering digunakan dalam jamu dan masakan tradisional; ia memiliki sifat antipiretik dan membantu meredakan gangguan pencernaan. Kencur juga dapat membantu mengurangi gejala batuk dan pilek ringan. Rasanya yang khas membuatnya cocok sebagai bumbu pelengkap dalam sambal atau sayuran.

5. Lada Hitam
Lada hitam mengandung piperin, yang meningkatkan penyerapan nutrisi tertentu—termasuk kurkumin dari kunyit. Selain itu, lada hitam membantu merangsang pencernaan dan dapat memberikan sedikit efek thermogenic yang mendukung metabolisme.

6. Kayu Manis
Kayu manis memiliki sifat antidiabetik ringan karena dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, kayu manis kaya antioksidan dan dapat digunakan pada minuman hangat, bubur, atau kue untuk menambah aroma dan manfaat kesehatan.

7. Daun Salam
Daun salam mengandung senyawa aromatik yang memiliki efek antimikroba dan membantu pencernaan. Menambahkan daun salam saat merebus sup atau daging tidak hanya menambah cita rasa tetapi juga dapat membantu mengurangi kembung dan memperlancar pencernaan.

8. Kemangi dan Peterseli
Herba segar seperti kemangi dan peterseli kaya vitamin (mis. vitamin C dan K) serta antioksidan. Mereka membantu meningkatkan kualitas nutrisi hidangan tanpa menambah banyak kalori. Kemangi juga memiliki sifat antimikroba ringan, sedangkan peterseli dapat membantu detoksifikasi ringan dan memperbaiki bau mulut.

Bumbu dapur tradisional menawarkan lebih dari rasa—mereka adalah sumber zat bioaktif yang dapat mendukung kesehatan jika digunakan secara bijak. Dengan mengintegrasikan bumbu seperti kunyit, jahe, bawang putih, dan kayu manis ke dalam pola makan sehari-hari, Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatannya sekaligus menikmati masakan yang lebih lezat.***

KONTEN UNIK DARI SPONSOR UNTUK ANDA

BACA JUGA