8 Alasan Mengapa Buah Kurma Sangat Baik untuk Pendamping Sahur Maupun Berbuka Puasa

KABARCEPU.ID – Buah kurma telah lama menjadi pilihan utama bagi banyak umat Muslim saat menyambut sahur maupun berbuka puasa.

Selain memiliki nilai tradisi dan religius, buah kurma juga menawarkan manfaat gizi dan praktis yang membuatnya sangat cocok dikonsumsi di bulan Ramadan.

Mengutip dari sejumlah sumber, berikut beberapa alasan mengapa buah kurma layak menjadi pendamping sahur maupun berbuka puasa.

1. Sumber Energi Cepat dan Alami
Kurma kaya akan karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh. Setelah berjam-jam berpuasa, tubuh membutuhkan asupan energi cepat untuk menggantikan cadangan gula darah. Mengonsumsi beberapa butir kurma saat berbuka membantu mengembalikan energi dengan cepat tanpa membebani pencernaan.

2. Mengandung Serat yang Baik untuk Pencernaan
Kurma memiliki serat pangan yang membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit, masalah yang kadang dialami saat perubahan pola makan di bulan puasa. Serat juga memperlambat penyerapan gula sehingga memberikan rasa kenyang lebih stabil jika dikonsumsi saat sahur.

3. Kaya Akan Vitamin dan Mineral Penting
Dalam porsi kecil, kurma menyediakan mineral seperti kalium, magnesium, dan besi serta beberapa vitamin B kompleks. Kalium penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot, sementara magnesium berperan dalam metabolisme energi. Mineral-mineral ini membantu memulihkan kondisi tubuh setelah berpuasa.

KONTEN MENARIK UNTUK ANDA

4. Membantu Mengatasi Dehidrasi Ringan
Walau kurma tidak mengandung kadar air setinggi buah lain, konsumsinya bersama minuman seperti air putih atau susu saat berbuka membantu proses rehidrasi tubuh. Kandungan gula alami juga mendorong tubuh cepat menyerap cairan dan elektrolit.

5. Mudah Dicerna dan Praktis
Kurma mudah dikonsumsi tanpa persiapan khusus—cukup cuci atau langsung santap. Sifatnya yang ringan di perut membuatnya pilihan ideal untuk memulai berbuka sebelum mengonsumsi hidangan berat. Untuk sahur, kurma menjadi pilihan praktis ketika waktu terbatas.

6. Membantu Menstabilkan Gula Darah
Walaupun kurma mengandung gula alami, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi dalam jumlah sedang, terutama yang berserat tinggi, dapat membantu menjaga kestabilan gula darah bila dikombinasikan dengan sumber protein atau lemak sehat. Mengonsumsi kurma bersama yogurt, kacang-kacangan, atau selai kacang saat sahur dapat memberi efek kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah yang tajam.

7. Sumber Antioksidan
Kurma mengandung antioksidan seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolat yang membantu melawan radikal bebas dan mendukung kesehatan tubuh secara umum. Antioksidan ini berperan dalam mengurangi peradangan dan menjaga sistem imun selama berpuasa.

8. Menunjang Keseimbangan Elektrolit
Mineral seperti kalium dan magnesium dalam kurma membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh—penting untuk menghindari kram otot dan menjaga fungsi jantung serta sistem saraf selama menjalankan ibadah puasa.

Tips Konsumsi Buah Kurma:

  • – Berbuka: Mulailah dengan 1–3 butir kurma dan segelas air, lalu lanjutkan dengan makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan sayuran.
  • – Sahur: Konsumsi 1–2 butir kurma bersama sumber protein (mis. telur, yogurt, atau kacang-kacangan) untuk kenyang lebih lama dan keseimbangan gizi.
  • – Pilih kurma berkualitas: Varietas segar atau yang dikeringkan dengan proses baik tanpa tambahan gula berlebih lebih dianjurkan.

Buah Kurma bukan hanya warisan budaya dan religi; buah ini juga pilihan gizi yang cerdas untuk mendampingi sahur dan berbuka puasa. Kombinasi energi cepat, serat, vitamin, mineral, dan antioksidan menjadikan kurma makanan praktis dan sehat untuk membantu menjaga kebugaran selama Ramadan. Konsumsi secukupnya dan padukan dengan pola makan seimbang untuk mendapatkan manfaat optimal.***

KONTEN UNIK DARI SPONSOR UNTUK ANDA

TERKINI

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BACA JUGA